SINTESIS NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN METODE POLIOL DENGAN AGEN STABILISATOR POLIVINILALKOHOL (PVA)

DOB Apriandanu(1), S Wahyuni(2), S Hadisaputro(3), Harjono -(4),


(1) Jurusan Kimia, FMIPA, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
(2) Jurusan Kimia, FMIPA, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
(3) Jurusan Kimia, FMIPA, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
(4) Jurusan Kimia, FMIPA, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Abstract

Abstrak

__________________________________________________________________________________________

Nanopartikel perak merupakan produk berbasis nanoteknologi yang sedang berkembang saat ini dan dapat diaplikasikan sebagai katalis dan detektor sensor optik. Faktor yang dapat mempengaruhi ukuran nanopartikel adalah konsentrasi garam dan agen pereduksi. Nanopartikel perak bersifat tidak stabil. Oleh karena itu, perlu adanya penambahan polivinil alkohol sebagai agen stabilisator dalam sintesis nanopartikel perak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio mol reduktor EG/Ag+ dan % PVA (b/v) dalam sintesis nanopartikel perak terhadap karakteristik produk yang dihasilkan. Nanopartikel perak disintesis dengan metode poliol yaitu melarutkan AgNO3 ke dalam etilen glikol sebagai reduktor dan polivinilalkohol (PVA) sebagai stabilisator. Karakterisasi dilakukan menggunakan Spek-trofotometer UV-Vis dan TEM (Transmission Electron Microscope). Analisis terhadap spektra UV-Vis menunjukkan bahwa nanopartikel yang relatif stabil pada pengukuran panjang gelombang maksimum 417 hingga 418 nm adalah nanopartikel yang disintesis menggunakan PVA 3%. Karakterisasi dengan TEM menunjukkan nanopartikel perak yang disintesis berdasarkan rasio mol etilen glikol terhadap Ag+ 50:1 memiliki ukuran terkecil dengan kisaran 10,15–27,56 nm dengan struktur kristal face centered cubic (FCC). Semakin tinggi rasio mol EG /Ag+ dalam sintesis nanopartikel perak, semakin tinggi pula peningkatan absorbansinya.

 

Abstract

__________________________________________________________________________________________

Silver nanoparticles are nanotechnology based product which can be applied as a catalyst and optic sensor detector. The factors that can effect on nanoparticle size are salt concentration and reductor agent. Silver nanoparticles are unstable material, so polyvinylalcohol needs to be added  as a stabilizer agent in their synthesis. The aims of this research are to find out the effect of mole ratio of EG/Ag+ reductor and % PVA (b/v) in silver nanoparticles synthesis toward the characteristic of the resulted product. Silver nanoparticles are synthesized by using polyol method by dissolving AgNO3 into ethylen glycol as a reductor and polyvinylalcohol (PVA) as a stabilizer  agent. Then, the characteristic of colloidal silver nanoparticles are analyzed by UV-Vis Spectrofotometre and TEM. The analysis of UV-Vis spectra showed that the most stable particle was silver nanoparticles which used polyvinylalcohol (PVA) 3 % on λ maks 417 to 418 nm. The TEM’s characterization showed that silver nanoparticles which were synthesized by mole ratio EG/Ag+ 50:1 had the smallest particle size by range of 10.15–27.56 nm with the structure of face centered cubic’s (FCC) crystal. The higher of the mole ratio reductor EG/Ag+ in  silver nanoparticle synthesis, the higher absorbance’s increasing.

Keywords

polyvinylalcohol; polyol method; synthesis of silver nanoparticle; stabilizer agent

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.