PRODUKTIVITAS KERJA GURU DITINJAU DARI PERILAKU KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, IKLIM KERJA ORGANISASI SEKOLAH, DAN MOTIVASI KERJA GURU DI SMP NEGERI SE-KOTA SEMARANG

Amin Yusuf

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menguji kontribusi faktor-faktor: (1) perilaku kepemimpinan kepala sekolah, (2) iklim kerja organisasi sekolah, dan (3) motivasi kerja guru terhadap produktivitas kerja guru SMP Negeri di Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survey explanatory, dengan fokus hubungan kausal antar faktor pembentuk produktivitas kerja guru sebagaimana telah diuraikan di atas. Populasi penelitian adalah guru-guru SMP Negeri di Kota Semarang yang tergabung dalam empat MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran), yaitu mata pelajaran: matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan ilmu pengetahuan alam. Data dikumpulkan dengan alat pengumpul data kuesioner dari 92 orang guru dan dianalisis dengan teknik analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor perilaku kepemimpinan kepala sekolah, dan iklim kerja organisasi sekolah secara simultan dan signifikan berkontribusi terhadap faktor motivasi kerja guru sebagai pembentuk produktivitas kerja sebesar 35%, sisanya dibentuk oleh faktor lain di luar faktor yang diteliti.

 

This study aims to examine the contribution of three different factors, namely, (1) the school principals’ leadership; (2) school organization working climate; and, (3) teachers’ work motivation, to the overall productivity of State Junior High School teachers of Kota Semarang. This study employed explanatory survey method, which focused on the causal relationship amongst the factors that determine teachers’ working productivity. The population in this study is the teachers of the State Junior High Schools of Kota Semarang who are the active members of the Teachers Working Groups (Musyawarah Guru Mata Pelajaran, MGMP) of four different subjects, namely Mathematics, Bahasa, English, and Science. The data were gathered through questionnaires given to 92 participating teachers and then analyzed through path analysis approach. The results of this study show that simultaneously both the school principals’ leadership and the working climate of school organization gave a significant contribution to the teachers’ working motivation (35%). The remaining was contributed by different factors uninvestigated in this study.

 


Keywords


school principal’s leadership behavior, school organizational working climate, teachers’ working motivation, teachers’ working productivity

Full Text:

PDF

References


Amirullah dan Hanafi. 2002. Produktivitas: Apa dan Bagaimana?. Jakarta: Bumi Persada.

Arikunto, Suharsimi dan Wuraji. 2005. Iklim Organisasi Sekolah Dasar dan Motivasi Mengembangkan Mutu Profesional Guru Hubungannya dengan Semangat Mengajar Guru SD se-Jawa. Laporan Penelitian. Jogjakarta. Lembaga Penelitian Universitas Negeri Jogjakarta.

Dirjen PMPTK. 2009. Analisis Data Guru. Jakarta: Dirjen PMPTK Depdiknas.

Dubrin, A. J. 2004. Leadership: Research Finding, Practice, and Skill. New York: Houghton Mifflin Company.

Edy, Sutrisno, 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.

Hersey, P., Blanchard, P., & Dewey, F. 1996. Management of Organizational Behavior. New Jersey: Prentice Hall International Inc.

Hoy, K.W. & Miskell,C.G. 2001. Educational Adminstration Theory Research and Practice. New York: Random House.

Kurnia Ningsih. 2007. Kontribusi Iklim Organisasi dan Motivasi Kerja terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Subang. Bandung UPI. Disertasi. Tidak Dipublikasikan.

Kusnendi. 2005. Structural Equation Modeling: Analisis Pemodelan Persamaan Struktural dalam Penelitian Manajemen. Jurnal Manajemen dan Sistim Informasi. Program Studi Pendidikan Manajemen UPI. Vol. 2. No. 3. Oktober 2005. Hal. 68-82.

Maslow, Abraham. 1980. Motivation and Personality. New York: McGraw-Hill Book Company.

Morris, J.H. 2001. Structural Influences on Organizational Commitment. Journal of Philosophy of Education. Vol. 40. No. 3. Diunduh pada tanggal 5 Juli 2011 dari http:// www.scienccedirect.com pdf.

Ranai, B. Womack. 1996. Measuring The Leadership Style and Scholarly Productivity of Nursing Departement Chairpesrsons. Jurnal of Profesional Nursing. Vol. 12. No. 3. (May-June). Diunduh pada tanggal 15 Juli 2011 dari http:// www.scienccedirect.com pdf.

Ridwan dan Engkos. 2008. Rumus dan Data untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Robbins, P. Stephen. 2001. Organizational Behavior. 9th edition. Prentice Hall International.

Rusidi. 1992. Materi Kuliah Metode Penelitian Ilmu-ilmu Sosial. Bandung: Program Pascasarjana UNPAD.

Siagian, P. Sondang. 2009. Kiat Meningkatkan Produktivitas Kerja. Jakarta: Rineka Cipta.

Singarimbun, Masri. 1995. Metode Penelitian Survey. Jakarta: LP3ES

Timpe, D. 2002. Seri Manajemen Sumber Daya Manusia: Produktivitas. Jakarta: Gramedia.

Usman, Husaini. 2008. Manajemen: Teori, Praktik dan Riset Pendidikan. (Edisi Ke dua). Jakarta: Bumi Aksara.

Zamroni. 2007. Meningkatkan Mutu Sekolah: Teori, Strategi dan Prosedur. Jakarta: PSAP Muhammadiyah.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.