PENERAPAN PEMBELAJARAN IPA TERPADU DI SMP MENJELANG IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

Noeraida Noeraida

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran penerapan pembelajaran IPA Terpadu di SMP menjelang implementasiKurikulum 2013. Penelitian ini merupakan studi kasus tentang penerapan pembelajaran IPA Terpadu di salahsatu SMP di Kota Bandung. Obyek penelitian terdiri dari 1 orang guru IPA SMP dan 75 siswa kelas IX (2 kelas). Data penelitian yang dikaji peneliti terdiri atas perangkat pembelajaran (silabus, RPP, bahan ajar) yang dibuat, proses pembelajaran IPA di kelas, serta tanggapan guru dan siswa terhadap pembelajaran IPA. Berdasarkan studi ini diperoleh informasi bahwa pelaksanakan pembelajaran IPA Terpadu belum dilaksanakan dengan optimal. Sementara itu siswa lebih berminat melaksanakan pembelajaran IPA secara kontekstual dan terpadu dengan metode eksperimen/praktek.Guru kurang siap melaksanakan pembelajaran IPA Terpadu pada Kurikulum 2013 karena beberapa faktor yaitu terbatasnya pemahaman guru tentang pembelajaran IPA Terpadu dan model pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran IPA Terpadu; bahan ajar IPA Terpadu (buku dan LKS) yang belum menunjukkan keterpaduannya; dan motivasi guru yang kurang. Dari hasil temuan tersebut perlu dilakukan suatu tindak lanjut terkait dengan pelaksanaan pembelajaran IPA Terpadu di SMP yaituberupa pelatihan bagi guru IPA SMP tentang pembelajaran IPA Terpadu dan model-model pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran IPA Terpadu, dan perlu adanya media pendukung pembelajaran IPA Terpadu berupa media dan bahan ajar IPA Terpadu yang mampu mengembangkan 4 kompetensi inti dalam Kurikulum 2013.

This research aims to get the description of implementing of integrated science learning in junior high school in facing of Curriculum 2013. This is a case study about integrated science learning implementation in a Junior High School in Bandung. The object of study is 1 junior high science teacher and 75 ninth junior high students (in 2 classes). The collected data as follow: syllabi, lesson plans, learning materials (textbook and worksheet) which conducted by the teacher, science learning process in class, and the opinion of the teacher and the students related to science integrated learning. Based on this study, the science integrated learning in junior high school has not been implemented well, yet. While the students are more interested to contextual and integrated science by experiments or practical exercises. The teacher is less ready to implement the integrated science learning in Curriculum 2013. It is because of such factors: the teacher’s understanding of integrated science learning is low; the current learning material of integrated science which has not showed the integrity; and teacher’s motivation is weak. Based on this results, it is needed to conduct an action plan related to implementation of integrated science in junior high school, i.e. conducting of teacher training of integrated science learning and the suitable models of integrated science learning; the need for developing supporting learning material of integrated science which able to develop the 4 Core Competences in Curriculum 2013.


Keywords


Curriculum 2013; Integrated Science; Learning Material

Full Text:

PDF

References


Abdul Majid. (2005). Perencanaan Pembelajaran, Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Asniar. (2012). Efektifitas Software Pembelajaran IPA Terpadu Model Connected Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Kelas VII Pada Tema Rokok dan Kesehatan. Tesis SPS UPI: Tidak diterbitkan.

Cruickshank, Donald R. Jenkins, Deborah Bainer. Metcalf, Kim K. (2006). The Act of Teaching. Fourth Edition. New York: McGraw Hill.

Depdiknas. (2006). Panduan Pengembangan Pembelajaran IPA Terpadu. Jakarta: Puskur-Balitbang.

Fogarty, Robin. (1991). How to Integrate the Curricula. Palatine: IRI/Skylight Publishing, Inc.

Fraenkel dkk. (2012). How to Design and Evaluate Research in Education. New York: McGraw-Hill

Kemendikbud. (2013). Permendikbud No. 68 tahun 2013 tentang Kurikulum 2013. Jakarta: Kemendikbud

Kemendikbud. (2013). Konsep Pendekatan Saintifik. Jakarta: Kemendikbud

Kemendikbud. (2013). Model Pembelajaran Penemuan (Discovery Learning). Jakarta: Kemendikbud

OECD. (2009). PISA 2009 Assessment Framework – Key Competencies In Reading, Mathematics And Science.

Siregar, Nelson. (2013). Pedagogi Materi Subyek. Program Pendidikan Biologi. Program Pasacsarjana UPI Bandung: tidak diterbitkan

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta

Uus dkk. (2011). Membangun Literasi Sains Peserta Didik. Bandung: Humaniora




DOI: https://doi.org/10.15294/lik.v43i1.3168

Refbacks

  • There are currently no refbacks.