PENERAPAN PBL BERBASIS KEGIATAN PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN IKLIM KELAS, MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PESERTA DIDIK KELAS XII MIPA-6 SMA

Nanik Murti Prasetyanti

Abstract


Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis kegiatan pratikum pada materi pembelajaran Metabolisme (Fotosinntesis) bertujuan untuk meningkatkan iklim kelas, motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik. Bentuk dan strategi dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR) untuk memecahkan masalah yang dihadapi dirasakan oleh guru di kelas untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran di kelas dapat berjalan dengan optimal. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XII SMA 3 Surakarta semester gasal tahun pelajaran 2015/2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik lebih aktif, bertanggungjawab, disiplin, dan memahami serta menguasai materi pelajaran dalam proses pembelajaran biologi dengan kegiatan praktikum dan diskusi LKPD tentang fotosintesis. Hal ini terlihat pada rata- rata indikator iklim kelas siklus I diperoleh 81,75 dan mengalami kenaikan menjadi 90,59 pada siklus II. Pada aspek motivasi belajar peserta didik diperoleh rata-rata 75,97 pada siklus I dan terjadi penguatan motivasi pada siklus II dengan rata-rata indikator menjadi 84,71. Hasil belajar kognitif pada siklus I diperoleh ketuntasan 91,18% dan 100% tuntas pada akhir siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbasis Kegiatan Praktikum dapat meningkatkan aktivitas iklim kelas, motivasi belajar peserta didik dan hasil belajar kognitif peserta didik pada KD Metabolisme untuk materi Fotosintesis kelas XII-MIPA- 6 SMA Negeri 3 Surakarta semester gasal tahun pelajaran 2015/2016.

Full Text:

PDF

References


Amri, S., Ahmadi, I.K.(2010). Proses PembelajaranKreatifdanInovatifdalamKelas.Jakarta: PT. PrestasiPustakarya.

Anderson, H.M. (2003). Dales Cone of Experience, Successful Teaching Excellent Perspectives for Pharmacy Educators.Journal For Medical Education, Fall 2003, Vol 4, No 1. Diaksestanggal 2 Februari 2011.

Arends, R.I. (1997). Classroom Instruction And Management. United States Of America: The Clarinda Company.

Arnyana, I.B.P. (2006). PengaruhPenerapan Model BelajarBerdasarkanMasalahdan Model PengajaranLangsungdipanduStrategiKooperatifTerhadapHasilBelajarBiologiSiswa SMA. JurnalPendiddikandanPengajaran IKIP NegeriSingaraja, (4), 695-714.ISSN 0215-8250.

Bilgin, I., Senocak, E., danSozbilir, M. 2009. The Effects Of Problem Based Learning. Instruction On University Student Perfomance Of Conceptual And Quantitative Probelms In Gas Conceps. Eurasia Journal Of Matematic, Science, & Technology Education, 5(2), 153-164. ISSN 1305-8223.

Borich, G.D. 2006. Introdution to Thingking Skills. Ong, AC., Borich (Eds). Tea-ching Strategies that Promote Thingking Model and Curriculum Appoaches. Singapore: McGraw-Hill.

Deci, E.L.,Vallerand. J.R.,Pelletier, L.G., dan Ryan, R.M. (1991).Motivation And Education: The Self-Determination Perspective.Journal Educational Psychologist, 26 (3&4) 325-346.

Dorman, J.P, Aldridge, M.J.,danFraser, B.J.(2006). Using StudentsAssessment Of Classroom Environment To Develop A Typology OfSecondary School Classrooms.International Education Journal, 7 (7), 906-915.

Festiyed dan Ermawati.(2008). Pembelajaran Problem Based Instruction BerbasisMedia SederhanaUntukMeningkatkanAktivitasdanHasilBelajarFisikaSiswaSekolahMenengahPertama.JurnalPembelajaran,30 (2), 74-139.

IMSA. (2008). Problem-Based Learning Matter. USA: Illinois Mathematics and Science Academy.

Liu, M. (2005). Motivating Students Through Problem-based Learning. Austin University of Texas.

Mergendoller, J.R., Maxwell, N.L., danBellisimo, Y.(2010). TheEffectiveness of Problem-based Instruction: A Comparative Study of Instructional Methods and Student Characteristic. The InterdisciplinaryJournal of Problem-based Learning, 1(2), 49-69.

Muhtadi, A. (2006).Menciptakan Iklim Kelas (Classroom Climate) Yang Kondusif Dan Berkualitas Dalam Proses Pembelajaran. (Online), http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/132280878/5.%20Menciptakan%20iklim%20kelas%20yang%20kondusif%20dan20berkualitas.pdf.diakses tanggal 4 Oktober 2011.

Nurhadi.(2004). Kurukulum 2004 (PertanyaandanJawaban). Jakarta: GramediaWidiasarana Indonesia.

Ong, A.C danBorich, D. G. (2006).Teaching Strategies That PrometeThingking.Singapore :Mcgraw-Hill Education.

Paidi. (2009). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Dan Pengaruhnya Terhadap Kemampuan Metakognitif, Pemecahan Masalah, dan Penguasaan Konsep Biologi. Jurnal Pendidikan Biologi, 1(1), 36-47, ISSN 2085-6873.

Sudjana, N. (2005). Dasar-DasarProses BelajarMengajar. Bandung: SinarBaruAlgensindo.

Supardi.(2001). MetodologiPenelitianPendidikan. Jakarta: BumiAksara.

Suprijono, A. (2010). Cooperative Learning. Yogyakarta: PustakaPelajar.

Sutopo, H. B.(2002). MetodologiPenelitianKualitatif. Surakarta: UNS Press.

Tarmidi.(2006). IklimKelasdanPrestasiBelajar.Thesis. Medan: Universitas

Sumatera Utara.

Trianto.(2009). Mendesain Model PembelajaranInovatif-Progresif: Konsep, Landasan, danImplementasinyaPadaKurikulum Tingkat SatuanPendidikan (KTSP) . Jakarta: Kencana.

Widoyoko, S.E.P. (2008). Pengembangan Model EvaluasiKualitasdan Output Pembelajarn IPS di SMP.Jurnal Penelitiandan Evaluasi Pendidikan, 11(1).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.