Transformasi α-Pinena dengan Bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 25923

Nanik Wijayati(1), Christina Astutiningsih(2), Suci Mulyati(3),


(1) Jl Raya Sekaran Gunungpati Semarang, 50229 Telp: 081575579586
(2) Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi ”Yayasan Pharmasi” Semarang
(3) Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi ”Yayasan Pharmasi” Semarang

Abstract

Indonesia adalah Negara utama yang memproduksi minyak atsiri di dunia. Minyak terpentin adalah minyak atsiri yang dihasilkan dari destilasi getah pinus Pinus merkusi J ungh. Et. De. Vr. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan nilai minyak terpentin dengan mengubah kandungan utamanya, α-pinena menjadi senyawa baru menggunakan P. Aeruginosa dalam metode mikrobiologi. Minyak terpentin diambil dari Perhutani Laboratorium Jawa Tengah, dibuat dengan seri konsentrasi 0,5%, 1%, 2%, dan 4%. Minyak terpentin diinokulasi dalam suspensi P. areuginosa selama 48 jam pada suhu kamar (25-28oC). Hasilnya diekstraksi menggunakan dietil eter. Filtrat Terpentin dianalisis menggunakan GCdan IR. Hasil analisis GC menunjukkan puncak baru di konsentrasi 0,5%, 1%, dan 2%, tetapi dalam konsentrasi 4% tidak menunjukkan puncak baru. Hasil IR menunjukkan hidroksil (OH-) dan C-O alkohol. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa minyak terpentin dapat ditransformasi untuk menjadi senyawa yang mengandung gugus-OH melalui metode mikrobiologi dengan menggunakan bakteri P. aeruginosa.

 

Indonesia is the main producer of essential oil in the world. Turpentine oil is an essential oil which is obtained from pine resin distillation of Pinus merkusi Jungh. et. De.Vr. The aim of this experiment was to increase the value of turpentine oil by changing its main content, i.e. α-pinene, into a new compound using P. aeruginosa in microbiological method. Turpentine oil was collected from Perhutani Central Java Laboratory, and was made into 0.5%; 1%; 2%; and 4% concentrations and it was inoculated in P. areuginosa suspension for 48 hours in room temperature (25°C-280C). The result was extracted using diethylether. The filtrate of turpentine was analyzed using GC and IR. The GC analysis result showed a new peak in 0.5%; 1%; and 2% concentrations, but in the 4% concentration didn’t show a new peak. The IR result showed alcohol with hydroxyl (-OH) and –C–O groups. This experiment concluded that turpentine oil may be transformed using P. aeruginosa in a microbiological method to become a substance containing –OH group.

Keywords

pinena; P. Aeruginosa; Pinus merkusii

Full Text:

PDF

References

Carvalho CCCR and Fonseca MMR. 2006. Biotransformation of terpenes, Biotechnology Advances, vol. 24, issue 2, 134-142

Demyttenaere J and Kimpe N. 2001. Biotransformation of terpenes by fungi: Study of the pathways involved, Journal of Molecular Catalysis B: Enzymatic, vol. 11, issue 4-6, 265-270

Illanes A, Cauerthff A, Wilson L, and Castro GR. 2012. Recent trends in biocatalysis engineering, Bioresource Technology, vol. 115, 48-57

Jawetz, M and Aldeberg. 2008. Mikrobiologi Kedokteran, edisi 23, Diterjemahkan oleh Huriwati Hartanto dkk, Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran ECG.

Li L, Yu. S, Liu F, Yang J, and Zhaug S. 2005. Reaction of turpentine using Zr-MCM-41 family mesoporous molecular sieves, Catal. Let., vol 100, issue 3-4, 227-233.

Lindmark, MH. 2003. Biotransformation of Turpentine Constituents:Oxygenation and Esterification. Doctoral Thesis, Sweden: Sweden University.

Madigan MT, Martinko JM, Dunlap PV, and Clark DP. 2008. Biology of Microorganisms 12th edition. San Francisco: Pearson.

Phillips, MA, Savage, TJ, Croteau R. 1999. Monoterpenes Synthases of Lobolly Pine (Pinus Taeda) Produce Pinene Isomers and Enantiomers. Arch Biochem. Biophys, Vol. 372 : 11272-11273.

Wijayati N. 2014. Sintesis α-terpineol melalui hidrasi α-pinena dengan katalis homogen (SA, MCA, TCA) dan heterogen (ZHY, TCA/ZHY) serta uji aktivitas α-terpineol sebagai zat antibakteri, Disertasi, Yogyakarta: FMIPA UGM.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.