Potensi Ekowisata Danau di Kawasan Kamipang Kalimantan Tengah

Decenly -, Tri Retnaningsih Soeprobowati, Fuad Muhammad

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengakaji potensi ekowisata di Kawasan Kamipang. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pra survei, survei dan analisis laboratorium. Pra survei dilakukan untuk menentukan 3 (tiga) stasiun pengukuran kualitas air dan 3 (tiga) posisi transek untuk analisis vegetasi. Survei meliputi pengukuran kualitas air danau, inventarisasi keanekaragaman ikan, analisis vegetasi, serta presepsi masyarakat lokal, pengunjung dan stakeholder. Analisis laboratorium yang meliputi identifikasi ikan dan tumbuhan. Potensi aspek abiotik dan sosial akan diuraikan secara deskriptif dan potensi aspek biologi dianalisis dengan pendekatan Indeks keanekaragaman ikan dan Indeks Nilai Penting (INP) untuk vegetasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa potensi abiotik yaitu berupa danau-danau alami dengan kondisi hidrologi yang cukup baik (nilai BOD berkisar antara 2-4 mg/L dengan kekeruhan kurang dari 25 NTU) dan iklim tropis dengan tanah yang subur, sedangkan potensi biologi yaitu berupa keanekaragaman ikan dan tumbuh-tumbuhan di sekitar danau ditambah dengan keberadaan ikan dan tumbuhan yang termasuk dalam The IUCN Red List of Threatened Species 2013 dengan kategori Least Concern yaitu Ikan Peang (Channa maurilius), Balida (Notopterus chitala) dan Tumbuhan Kantong Semar (Nepenthes gracilis). Adapun potensi sosial berupa keunikan budaya dan kesenian tradisional.

 

The study was aimed to evaluate the potential of ecotourism in Kamipang Region. The study was conducted through several stages of pre-survey, survey, and laboratory analysis. The pre-survey was conducted to determine three (3) water quality monitoring stations and three (3) transect positions for vegetation analysis. The survey included the measurement of lake water quality, the inventory of fish biodiversity, the vegetation analysis, and the perception of the local community, visitors and stakeholders. Laboratory analysis included the identification of fishes and plants. The potential of abiotic and social aspects were outlined descriptively and the potential biological aspects were analyzed using fish biodiversity index and vegetation important value index. The study showed the potential of abiotic aspects i.e. natural lakes with relatively good hydrological conditions (BOD value ranged between 2-4 mg/L and turbidity was less than 25 NTU) and tropical climate with fertile soil, whereas the biological potential comprised the diversity of fishes and vegetation around the lake along with the presence of fishes and plants that have been listed in the IUCN Red List of Threatened Species 2013 from the category of Least Concerned, i.e. Peang fish (Channa Maurilius), Balida (Notopterus Chitala) and Kantong Semar (pitcher) plants (Nepenthes Gracilis). The social potential was the uniqueness culture and the traditional arts.


Keywords


Ecotourism; Kamipang; development; potential

Full Text:

PDF

References


Atmoko, T. 2010 Strategi Pengembangan Ekowisata pada Habitat Bekantan (Nasalis Larvanus Wurmb) di Kuala Samboja Kalimantan Timur. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam 7 (4) : 425-437.

Badan Pembangunan dan Perancanaan (BAPPEDA) Daerah Kabupaten Katingan. 2012. Laporan Akhir Tahun 2012 Kab. Katingan. Kasongan, Kalimantan Tengah : Badan Pembangunan dan Perancanaan Daerah Kabupaten Katingan.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Katingan. 2012. Katingan dalam Angka. Kasongan, Kalimantan Tengah : Badan Pusat Statistik Kabupaten Katingan kerjasama dengan Badan Perencanaan Pengembangan Daerah Kabupaten Katingan.

Baloari, G., R. Linda dan Mukarlina. 2013. Keanekaragaman Jenis dan Pola Distribusi Nepenthes spp di Gunung Semahung Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak. Jurnal Protobiont 2 (1) : 1-6.

Bhatti, M. Z., M. Rafiq and A. Mian. 2013. Kayrotype of SOL (Channa marulius) From Indus River, Pakistan. Journal of Animal and Plant Sciences 23 (2) : 475-479.

Haryono, 2004. Komunitas Ikan Suku Cyprinidae di Perairan Sekitar Bukit Batikap Kawasan Pegunungan Muller Kalimantan Tengah. Jurnal lktiologi Indonesia l (2) : 8-13.

Hazarika, L. P. 2013. Diversity indices of macro invertebrates in the Satajan Wetland of Lakhimpur District, Assam. Journal Annals of Biological Research 4 (8) : 68-72.

International Union for Conservation of Nature (IUCN). 2014. Red List Overview.http://www.iucnredlist .org/about/red-list-overview. (diunduh 10 April 2014).

Maisyaroh, W. 2010. Struktur Komunitas Tumbuhan Penutup Tanah di Taman Hutan Raya R. Soerjo Cangar, Malang. Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari 1 (1) : 1-9.

Mardiastuti, A., M. D. Kusrini, Y. A. Mulyani, S. Manullang dan T. Soehartono. Arahan Strategis Konservasi Spesies Nasional 2008-2018. Jakarta : Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam-Departemen Kehutanan RI.

Mawazin dan A. Subiakto. 2013. Keanekaragaman dan Komposisi Jenis Permudaan Alami Hutan Rawa Gambut Bekas Tebangan di Riau. Jurnal Forest Rehabilitation 1 (1) : 59-73.

Muhammad, F. 2012. Model Ekowisata Kawasan Hutan Mangrove Berbasis Daya Dukung Fisik Kawasan dan Resiliensi Ekologi (Kasus Ekowisata Mangrove Blanakan, Subang, Jawa Barat). Disertasi. Bogor : Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor (IPB).

Nabeth, J. 2008. Kelimpahan Tumbuhan Akuatik di Danau Tondano. Jurnal EKOTON 8 (2) : 25-29.

Onrizal, C. Kusuma, B.H Raharjo, I.P Handayani dan T. Kato, 2005. Analisis Vegetasi Hutan Hujan Tropika Daratan Rendah Sekunder di Taman Nasional Danau Sentarum, Kalimantan barat. Jurnal Biologi 4 (6) : 359-372.

Ruthena, Y. 2010. Struktur Vegetasi Tumbuhan Air di Danau Lutan Palangka Raya. Journal of Tropical Fisheries 5 (1) : 470-475.

Seobagyo, 2012. Strategi Pengembangan Pariwisata di Indonesia. Jurnal Liquidity 1 (2) : 153-158.

Siagian, C. 2009. Keanekaragaman dan Kelimpahan Ikan serta Kaitannya dengan Kualitas Perairan di Danau Toba Balige Sumatra Utara. Tesis. Medan : Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sumatra Utara.

Sulistiyarto, B., D. Soedharma, M. F. Rahardjo dan Sumardjo. 2007. Pengaruh Musim terhadap Komposisi Jenis dan Kelimpahan Ikan di Rawa Lebak, Sungai Rungan, Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Jurnal Biodiversitas 8 (4) : 270-273.

Undang-undang Republik Indonesia No 5. 1990. Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Jakarta : Kementrian Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Zulkarnain. 2012. Evalusi Kondisi Vegetasi Hutan pada lahan Tambang Nikel (Studi Kasus PT. Starget Pasific Resources Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara). Jurnal AGRIPLUS 22 (3) : 11-21.




DOI: http://dx.doi.org/10.15294/biosaintifika.v6i2.3104

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License

Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education by Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International Licensep-ISSN (Print) 2085-191X | e-ISSN (Online) 2338-7610