Pengaruh Pemberian Vitamin A terhadap Penurunan Parasitemia Mencit Strain Swiss yang diinfeksi Plasmodium berghei

Umi Isnaeni, Retno Sri Iswari, Nugrahaningsih WH, R. Susanti

Abstract


Vitamin A merupakan vitamin yang berperan sebagai imunostimulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian vitamin A dapat menurunkan parasitemia Plasmodium berghei pada mencit strain Swiss. Penelitian ini menggunakan 24 ekor mencit strain Swiss jantan berumur 6-8 minggu dengan berat badan 20-30 gram/ekor. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental dengan menggunakan time series design. Dalam penelitian ini dilakukan perlakuan berupa pemberian vitamin A dengan 3 variasi dosis yaitu 0 IU/g BB, 35 IU/g BB dan 70 IU/g BB serta kelompok kontrol negatif dengan masing- masing kelompok terdiri dari 6 ekor mencit. Vitamin A diberikan 1 jam sebelum penginfeksian dan mencit dirawat sampai mencit pada kelompok kontrol negatif mati. Sediaan apus darah tipis dibuat 2 hari sekali dan parasitemia dihitung dengan pengecatan Giemsa. Data parasitemia dianalisis dengan ANOVA.Untuk hasil yang signifikan maka dilanjutkan dengan uji lanjut Post hoc pada taraf kesalahan 1%. Hasil uji ANOVA untuk kelompok perlakuan B, C dan D diperoleh nilai p <0,001 pada masing-masing kelompok perlakuan. Hal tersebut menyatakan bahwa adanya perbedaan yang signifikan pada perlakuan yang diberikan. Begitu juga untuk uji lanjut Post hoc yang telah dilakukan diperoleh nilai p < 0,001. Dapat disimpulkan bahwa pemberian vitamin A berpengaruh terhadap penurunan parasitemia Plasmodium berghei pada mencit strain Swiss.

Vitamin A is a vitamin that acts as an immunostimulant. This research aims to determine whether the administration of vitamin A can reduce parasitaemia of Plasmodium berghei in Switzerland strain mice. This research used 24 mice Switzerland strain mice 6-8 weeks old weighing 20-30 grams/tail. Research conducted experimentally by using time series design. In this research, the provision of vitamin A treatment with 3 doses of variation is 0 IU/g BW, 35 IU/g BW and 70 IU/g BW as well as the negative control group, with each group consisting of 6 mice. Vitamin A was given 1 hour before infection then treated mice to mice in the negative control group died. Thin blood smears were made 2 days and parasitaemia was calculated by Giemsa staining. Parasitaemia data were analyzed with ANOVA. Significant results then followed by a further test Post hoc at 1% error level. ANOVA test results for the treatment group B, C and D obtained value of p <0.001 for each treatment group. It is claimed that there are significant differences in the treatment given. Likewise for further Post hoc testing that has been done obtained value of p <0.001. It can be concluded that the administration of vitamin A affects the reduction in parasitaemia of Plasmodium berghei in Switzerland strain mice.


Keywords


parasitemia; Plasmodium berghei; switzerland strain mice; vitamin A

Full Text:

PDF

References


Carter, V., Cable, H. C., Underhill, B. A., Williams, J. & Hurd, H. (2003). Isolation of Plasmodium berghei ookinetes in culture using nycodenz density gradient columns and magnetic isolation. Malaria Journal, 2(1), 35.

Chadijah, S., Labatjo, Y., Garjito, T. A., Wijaya, Y. & Udin, Y. (2006). Efektifitas diagnosis mikroskopis malaria di Puskesmas Donggala, Puskesmas Lembasada, dan Puskesmas Kulawi, Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Ekologi Kesehatan, 5(1), 385-394.

Groff, J. L. & Gropper, S. S. (2000). Advanced Nutrition and Human Metabolism. Wadsworth Thomson Learning, 3(10), 316-328.

Harijanto, P. N. (2000). Malaria: Epidomiologi, Patogenesis, manifestasi Klinis dan Penanganan. Jakarta: EGC.

Inocent, G., Gustave, L. L., Issa, S., Yolande, M., Bertand, P. M. J., Richard, E. A. & Felicit, T. M. (2007). Influence of malaria on the serum levels of vitamin A, zinc and calcium of children in Douala-Cameroon. African Journal of Biotechnology, 6(7), 871- 876.

Jason, J., Archibald, L. K., Nwanyanwu, O. C., Sowell, A. L., Buchanan, I., Larned, J., Bell, M., Kazembe, P. P., Dobbie, H. & Jarvis W. R. (2002). Vitamin A Levels and Immunity in Humans. Clin Diagn Lab Immunol, 9(3), 616621.

Mora, J. R., Iwata M. & Andrian U. H. (2008). Vitamin Effects On The Immune System: Vitamins A and D Take Centre Stage. Immunology, 8, 685- 698

Papyrus, E. (2007). Aspek Imunitas Malaria. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 13, 31-48.

Sadikin, M., Jusman, S. W. A., Dhairyani, M. R. & Azizahwati. (1994). Vitamin A dan imunitas: peningkatan titer antibodi pada tikus yang disuntik dengan vitamin A. Majalah Kedokteran Indonesia, 44(12), 737-742.

Villamor, E. & Fawzi W. W. (2005). Effects of Vitamin A Supplementation on Immune Responses and Correlation with Clinical Outcomes. Clin Microbiol Rev, 18(3), 446464.

Walther, M., Woodruff, J., Edele, F., Jeffries, D., Tongren, J. E., King, E., Andrews, L., Bejon, P., Gilbert, S. S., Souza, J. B. D., Sinden, R., Hill, A. V. S. & Riley E. M. (2006). Innate immune response to human malaria: heterogeneous cytokine response to bloodstage Plasmodium falciparum correlate with parasitological and clinical outcomes. The Journal of Immunology, 177, 5736-5745.

Wijayanti, M. A., Soeripto, N., Supargiyono & Firi, L. E. (1997). Pengaruh Imunisasi Mencit dengan Parasit Stadium Eritrositik terhadap Infeksi Plasmodium berghei. Berkala Ilmu Kedokteran, 29(2), 53-59.

Yuliawati, A. (2006). Pengaruh Pemberian Likopen Tomat Terhadap Parasitemia Plasmodium berghei Pada Mencit Strain Swiss. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang.




DOI: https://doi.org/10.15294/biosaintifika.v4i2.3930

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.