Aplikasi Pupuk Kandang Kotoran Ayam pada Tanaman Kacang Tanah (Arachis Hypogeae L.)

Neni Marlina, Raden Iin Siti Aminah, Rosmiah -, Lusdi Ramlan Setel

Abstract


Pupuk kandang kotoran ayam diharapkan dapat memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah, sehingga dapat menyuburkan tanah dan membantu dalam menyumbangkan unsur hara yang dapat digunakan dalam meningkatkan hasil kacang tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan takaran pupuk kandang kotoran ayam yang tepat dalam meningkatkan produksi tanaman kacang tanah. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun petani di Desa Payakabung Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir dari bulan Januari sampai dengan April 2014. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga perlakuan dan delapan kelompok, sehingga berjumlah 24 petak penelitian dan setiap petak diambil 10 tanaman sebagai sampel . Perlakuannya adalah takaran pupuk kandang kotoran ayam 5, 10 dan 15 ton ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa takaran pupuk kandang kotoran ayam sebanyak 10 ton ha-1 memberikan pertumbuhan dan produksi terbaik dengan ditunjukkan produksi per petak sebesar 2,73 kg petak-1.

Poultry manure is expected to improve soil physical, chemical and biological properties. It can improve soil fertility and help in nutrients contribution that can be used to increase the yield of peanut. This study aimed to get the right dose of poultry manure fertilizer in increasing the production of ground peanut plants. This research was conducted in farmyard in the North Indralaya Payakabung District of Ogan Ilir from January to April 2014. The design used in this study was a randomized block design with three treatments and eight groups, thus consisting 24 research plots and each plot was taken as a sample of 10 plants. The treatments of poultry manure fertilizer rate 5, 10 and 15 ton ha-1. The results showed that poultry manure fertilizer rate as much as 10 tons ha-1 gave the best growth and production of 2.73 kg per plot.


Keywords


poultry manure fertilizer, ground peanut

Full Text:

PDF

References


Adisarwanto, T. (2000). Meningkatkan Produksi Kacang Tanah di Lahan Sawah dan Lahan Kering. Penebar Swadaya. Jakarta.

Badan Litbang Pertanian.(2005). Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Volume 27 nomor 6. Pusat Penyebaran Informasi Pertanian. Badan Litbang Pertanian. Deptan

Bagaskara.( 2011). Pengaruh Pemberian Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Kacang Jenis Pelanduk Dan Gajah. http://baskara90.wordpress.com/2011/01/03/pengaruhpemberian-pupuk-npk-terhadappertumbuhan-kacang-jenis-pelanduk-dangajah/

Budiastuti, M.S. (2000). Penggunaan Triakontanol dan Jarak Tanam pada Tanaman Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.).Jurnal Agrosains 2(2): 59-63

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. (2012). Road Map Peningkatan Produksi Kacang tanah dan Kacang Hijau Tahun 2010 2014.

Gardner, F.,T., R. B. Pearce, R. L. Mitchell. (2008). Fisiologi Tanaman Budidaya. Penerjamah Herawati Susilo, pendamping Subiyanto

Sitompul, S.M. dan B. Guritno. (1995). Analisis Pertumbuhan Tanaman. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. 465 h

Hanafiah, K.A. (2005). Dasar-dasar Ilmu Tanah. RajaGrafindo, Jakarta

Hardjowigeno, S. (2003). Ilmu Tanah. Jakarta: Penerbit Akademika Pressindo

Hartatik, W., Suriadikarta, D.A., Prihati, T. (2002). Teknologi Pengelolaan Bahan

Organik Tanah. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat.

Junaedy, A. (2009). Pengaruh Jenis dan Dosis Pupuk Bokashi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Panjang (Vigna sinensis L.). J. Agrovigor 2(1): 42-46

Marschner, H. (1989). Mineral Nutrition of Higher Plant. Akademic Press. London

Marzuki, H.A.R. (2007). Bertanam Kacang Tanah. Edisi Revisi. Jakarta : Penebar Swadaya. 43 hal.

Mayadewi, A. (2007). Pengaruh Jenis Pupuk Kandang dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan Gulma dan Hasil Tanaman Jagung. Agritrop 26(4): 153-159

Murbandono, H. S. (2000). Pembuatan Kompos. Penebar Swadaya. Jakarta

Nasahi, C.M.I. (2010). Peran Mikroba dalam Pertanian Organik. Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Padjadjaran Bandung

Pardono. (2008). Pengaruh Pupuk Organik Air Kencing Sapi dan Pupuk Kandang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Panjang (Vigna sinensis L.)

Purnawanto, AN dan Bambang , N. (2003). Uji Efektivitas Sumber Fosfor dan Pupuk Organik pada Budidaya Kacang Tanah. Diunduh dari (http://download.portalgaruda.org/article.php?article=97339&val=626 pada 15 Januari 2014.

Rosmarkam, A., dan N. W. Yuwono. (2002). Ilmu Kesuburan Tanah. Kanisius, Yogyakarta. 224 p.

Rusnetty.( 2000). Beberapa Sifat Kimia Erapan P, Fraksionasi Al dan Fe Tanah, Serapan Hara, serta Hasil Jagung Akibat Pemberian Bahan Organik dan Fosfat Alam pada Ultisols Sitiung. [Disertasi]. Bandung: Universitas Padjadjaran.

Subhan, N., Nurtika dan W. Setiawati. (2005). Peningkatan Efisiensi Pemupukan NPK dengan Memanfaatkan Bahan Organik terhadap Hasil Tomat. J. Hort 15 (2): 91-96.

Sumampow, D.M.F. (2009). Response of Plant Growth and Yield Peanut (Arachis hypogeael L.) on Organic NPK Fertilization. Soil Anvironment 7 (2):145-149

Sutanto, R. (2002). Penerapan Pertanian Organik, Pemasyarakatan dan Pengembangannya. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Suwardjono. (2001). Pengaruh Berbagai Jenis Pupuk Kandang terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah. Jurnal Matematika, Sains dan Teknologi 2 (20) : 5-12.

Wididana, G.N. (1993). Peranan Effective Microorganism 4 dalam Meningkatkan Kesuburan dan Produktivitas Tanah. Indonesian Kyusei Farming Societes. Jakarta. 17 hal

Wijaya, K.A. (2008). Nutrisi Tanaman. Prestasi Pustaka. Jakarta




DOI: https://doi.org/10.15294/biosaintifika.v7i2.3957

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.