MASALAH KEAKTORAN DALAM TEATER MODERN (The Problem of Being an Actor in Modern Theater)

Muh Doyin

Abstract


Aktor adalah unsuryang memegang peran penting dalam teater modern. Perbedaan utama antara aktor dalam teater modem dan dalam teater tradisional terletak pada pertanggungjawabannya atas naskah atau teks yang menjadi sumber pementasan. Dalam teater tradisional, pertanggungjawaban aktor terhadap naskah tidak begitu ketat –bahkan  boleh dikatakan sangat longgar, sementara dalam teater modern sangat ketat. Hal ini disebabkan oleh adanya tuntutan yang berat bagi seorang  aktor teater modern, yaitu kemampuan menempatkan dirinya pada tokoh yang diperaninya dan kemampuan mengomunikasikan apa yang  dipahaminya itu melalui permainannya di panggung. Melihat kondisi seperti ini, seorang aktor memang harus rajin berlatih (pernafasan, vokal, ekspresi,  gesture, dan interpretasi naskah) dan senantiasa mengikuti perkembangan  teater. Pelajaran Richard Boleslavsky dengan demikian juga menjadi  penting, sehingga seorang aktor mampu bermain dan tahapan yang paling  rendah sampai pada akhirnya dapat bermain secara sempurna. Ukuran keberhasilan permainan seorang aktor dapat dilihat dengan kriteria lima  tingkatan, yaitu tahap memerankan, tahap sebagai, tahap menjadi, tahap  adalah, dan tahap sempurna. Semakin tinggi tahap yang dapat dicapai oleh  seorang aktor, semakin tinggi pula nilai permainannya.

Kata Kunci: aktor, pelajaran Richard Boleslavsky, pelatihan dasar


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.15294/harmonia.v2i3.858

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.