The Problematic Issue of Sharia Court’s Absolute Authority under Indonesia Judicial System

Luthfiyah Trini Hastuti, Anti Mayastuti, Diana Lukitasari

Abstract

The amendment of the Sharia Court position within the Indonesia’s public court jurisdiction is contained in Article 27 of Law Number 48 of 2009 concerning Judicial Powers where the existence of the Sharia Court is no longer stated to be included in the scope of the special court within this law. The amendment set different tone from what is contained in Law No. 4 of 2004 which in the elucidation of Article 15 states that, the Sharia Court is part of a special court. The problematic issue of Sharia Court’s absolute authority in Aceh province under Indonesia judicial system is also the main study discussed in this article. At the end of the article, suggestions for improvement are also presented in order to strengthen the position of the Sharia Court in Indonesia judicial system.

Keywords

Absolute Authority; Islamic Sharia; Sharia Court, Jinayah

Full Text:

PDF

References

Ahmed An-Naim, Abdullahi. (2007). Islam dan Negara Sekuler: Menegosiasikan Masa Depan Syariah. Bandung: Mizan.

Al-Qadir Audah, Abd dalam Ahmad Wardi Muslich. (2005). Hukum Pidana Islam. Jakarta: Sinar Grafika.

Al-‘Ala Al-Mawdudi, Abu. Khilafah dan Kerajaan. (1990). alih bahasa Muhammad Al-Baqir. Mizan: Bandung.

Al A’la Al-Maududi, Abu. (1993). Hak-hak Minoritas dalam Negara Islam. Terj. Syatibi Abdullah. Bandung: Sinar Baru.

Ali, Achmad & Heryani, Wiwie. (1998) Menjelajahi Kajian Empiris terhadap Hukum. Jakarta: Kencana.

Aripin, Jaenal. (2013). Jejak Langkah Peradilan Agama di Indonesia. Jakarta: Kencana.

Cotterrell, Roger. (2012). Sosiologi Hukum The Sosiology of Law. Bandung: Nusa Media.

Daud Ali, Mohammad. (1991). Hukum Islam. Jakarta: Raja Grafindo.

Dewi, Gemala. (2009). Kewenangan Pengadilan Agama (Mahkamah Sharia) di NAD dalam Melakukan Eksekusi Sanksi Pidana Islam (Hukum Jinayat) Menurut Ketentuan Hukum dan Sistem Peradilan di Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan Edisi Khusus Dies Natalis 85 Tahun FHUI.

Dien Syamsudin, M. (1996). Usaha Pencarian. Cirebon; Jilli.

Efendi, Jonaedi & Ibrahim, Johnny. (2020) Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris. Jakarta: Kencana.

Helmys, Naldo. (2016). Ekspor Revolusi Islam dan Identitas Republik Islam Iran. Andalas Journal of International Studies, 5 (2).

J. Moleong, Lexy. (2015). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: P.T Remaja Rosdakarya.

Madjid, Nurcholis dkk. (2004). Fiqih Lintas Agama: Membangun Masyarakat Inklusif Pluralis. Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina dan The Asia Foundation.

Mahmud Marzuki, Peter. (2014). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Muazzin. (2011). Hambatan Eksekusi Putusan Hakim dalam Perkara. Jinayah Kanun Jurnal Ilmu Hukum, 53.

Qardhawi, Yusuf. (1994). Minoritas Non-Muslim di dalam Masyarakat Islam. Diterjemahkan oleh Muhammad al-Baqir. Bandung: Karisma. Cet. Ke-3.

Rhiti, Hyronimus. (2011) Filsafat Hukum Edisi Lengkap (dari Klasik sampai Postmodernisme). Yogyakarta: Atma Jaya.

Sabiq, Sayyid. (2008). Fiqih Sunnah jilid 2. Jakarta: Al I’tishom.

Sulistyono, Adi & Isharyanto. (2018) Sistem Peradilan di Indonesia dalam Teori dan Praktik. Depok: Kencana.

Suteki & Galang Taufani. (2020). Metodologi Penelitian Hukum Filsafat, Teori, dan Praktik. Jakarta: Rajawali Press.

Wahid, Marzuki & Rumadi. (2001). Fiqh Madzab Negara. Yogyakarta: LKIS.

Wehr, Hans. (1976). English Arabic Language Dictionaries. Itacha New York: Spoken Language Service, Inc.

Wignjosoebroto, Soetandyo. (2013). Hukum Konsep dan Metode. Malang: Setara Press.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
 |  Add comment