Reader Comments

Lima Belas Langkah Optimalisasi SEO On Page untuk Situs serta Blog

by Bettie Merrill (2020-05-10)

 |  Post Reply

Sistem optimalisasi SEO On Page di Konten Web Anda
Dalam SEO, ada banyak unsur yang perlu diamati supaya web dapat naik peringkat di hasil pencarian dengan cepat. Untuk memudahkan praktiknya, SEO dibagi menjadi dua ragam, ialah SEO on page serta off page. Di artikel ini, kami akan membahas mengenai apa itu on page SEO serta bagaimana metode optimalisasinya.

Jasa seoApa Itu SEO On Page?
SEO on page yaitu praktik optimalisasi SEO yang dikerjakan pada konten yang diterbitkan. Langkah optimalisasi on page SEO konsentrasi pada unsur-unsur yang ada dalam konten. Secara simpel, on page SEO dapat diartikan sebagai langkah optimasi meningkatkan mutu konten supaya mudah dibaca dan dipahami pembaca situs atau blog.

Tidak cuma itu, on page SEO yang dioptimasi dengan baik juga akan memudahkan mesin pencari untuk memahami konteks konten serta relevansi website Anda dengan kata kunci yang dicari.


15 Cara optimasi SEO On Page untuk Laman serta Blog
Setidaknya terdapat 15 metode optimalisasi on page SEO yang perlu Anda lakukan. Dari mengubah permalink menjadi simpel hingga mengganti pengaturan tautan menjadi open in new tab. Apa saja langkah-langkahnya? Simak penjelasannya di bawah ini!

1. Gunakan Permalink Sederhana
Permalink sederhana merupakan salah satu indikator utama SEO 2019. Permalink yang simpel akan memudahkan mesin pencari untuk mengenali topik yang Anda bahas. Idealnya permalink cukup mengandung focus keyword yang Anda targetkan saja.

Umpamanya, Anda menargetkan kata kunci jam tangan pria. Permalink yang ideal untuk konten hal yang demikian merupakan seperti ini:

www.websiteanda.com/jam-tangan-pria

Sayangnya, WordPress secara default membikin permalink Anda seperti ini:

www.websiteanda.com/2019/05/judulartikel

Jadi Anda perlu mengubahnya secara mandiri. Hening, cara merubah struktur permalink ini cukup mudah. Anda cuma perlu membuka dashboard WordPress lalu klik Settings > Permalink. Setelah itu, pilih struktur permalink Post Name dan klik Save.

Selesai! Kini struktur permalink website Anda sudah jadi simpel serta mudah dikenali Google.

2. Buat Judul Konten yang Menarik
Saat orang-orang mencari sebuah kata kunci di Google, mereka cuma dapat melihat judul dan deskripsi singkat konten Anda di hasil pencarian. Jadi Anda perlu membikin judul semenarik mungkin agar orang seketika beratensi membaca konten Anda.

Anda dapat menambahkan angka atau kata sifat untuk membikin judul konten lebih menarik. Berdasarkan Content Marketing Institute, judul dengan angka menghasilkan daya kerja 45 persen lebih bagus dibanding judul tanpa angka. Sebagai figur:

50 Template Blog Keren dan SEO Friendly
Bagaimana Metode Membuat Web dari Nol? Cek Panduan Ini!
Cara Menjadikan Uang dari Blog dalam 6 Langkah
Walaupun semacam itu, tidak semua konten Anda pantas untuk memakai angka pada judulnya. Tentu Anda tidak wajib saklek selalu menerapkan angka dalam judul. Ada banyak jenis judul lainnya yang juga dapat menarik perhatian pembaca. Supaya lebih trampil dalam membikin judul yang menarik, Anda bisa baca kiat-tipsnya di artikel 10+ Langkah Mudah Membuat Judul Artikel Blog yang Menarik.

3. Tambahkan Gambar atau Video
Konten yang berisi teks saja tentu sungguh-sungguh membosankan bagi pembaca. Selain membosankan, konten tanpa media visual apa malah juga akan melelahkan untuk dibaca. Jadi pastikan untuk menambahkan setidaknya satu atau dua gambar pada tiap-tiap konten Anda.

Lebih bagus lagi kalau Anda menambahkan media visual seperti video. Menurut Vidyard, artikel dengan video punya peluang 53 kali lebih besar untuk timbul di halaman pertama hasil pencarian Google dibanding tulisan tanpa video.

4. optimasi Gambar
Di skor ketiga, kami menganjurkan untuk menambahkan gambar di konten Anda. Supaya gambar yang Anda tambahkan dapat meningkatkan kualitas SEO on page, ada beberapa hal yang perlu Anda amati.

Pertama, pastikan ukuran gambar tak terlalu besar. Gambar berukuran besar cuma akan memperlambat loading laman. Oleh karena itu, Anda perlu memperkecil ukuran gambar. Setidaknya ukuran satu gambar tak lebih dari 100KB.

Anda bisa memanfaatkan layanan kompres gambar seperti TinyPNG, ILoveIMG, Trimage, Kraken, serta OptiPNG. Layanan-layanan tersebut akan membantu Anda mengecilkan ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya.

Kedua, berikan nama file pantas dengan focus keyword yang Anda targetkan. Nama file yang layak dengan focus keyword bisa menolong gambar hal yang demikian untuk timbul di Google Image Search.

Ketiga, ubah alt text layak focus keyword. Alt text atau alternative text berfungsi untuk membantu Google mengidentifikasi topik yang Anda bahas di konten. Kecuali itu, alt text yang tepat juga memudahkan gambar untuk timbul di hasil pencarian gambar.

Untuk mengubah alt text, klik gambar kemudian di samping kanan Anda akan mengamati pembatasan seperti ini. Ubah alt text pantas focus keyword yang Anda targetkan. Sekiranya ada sebagian gambar di sebuah konten, Anda bisa memodifikasi alt text dengan keyword turunan atau LSI-nya.


5. Manfaatkan Heading dan Subheading
metode menulis tulisan heading
Manfaatkan Heading dan Sub Heading
Untuk memudahkan pengunjung dalam membaca konten, Anda perlu membikin struktur konten yang terang serta gampang dipahami. Salah satu sistem membikin struktur konten yang mudah dipahami ialah dengan memanfaatkan heading dan subheading.

Heading serta subheading berfungsi untuk memecah artikel Anda menjadi beberapa bagian. Singkatnya, heading serta subheading adalah bab dan subbab seperti di buku. Dengan adanya heading dan subheading, pembaca akan lebih gampang menemukan nilai-nilai penting yang mereka butuhkan.

Selain itu, heading dan subheading juga menolong mesin pencari untuk memahami konten Anda. Heading mempermudah search engine bot untuk melakukan crawling di konten serta melihatnya sebagai pokok bahasan konten.

WordPress menyediakan Heading 1 sampai Heading 6. Heading 1 lazimnya sudah otomatis digunakan judul. Jadi yang dapat Anda manfaatkan berikutnya adalah Heading 2 hingga Heading 6. Melainkan, lazimnya Anda hanya memerlukan sampai Heading 4. Di setiap heading tersebut, sebaiknya masukkan focus keyword atau turunannya.

6. Letakkan Focus Keyword di 100 Kata Pertama
Selain judul, alinea pertama juga patut memberikan kesan pertama yang bagus pada pembaca. Anda harus to the point mengenai apa yang akan Anda sampaikan di konten tersebut. Jadi sebaiknya, letakkan focus keyword di 100 kata pertama bila memungkinkan.

Sedangkan semacam itu, tidak semua focus keyword sesuai untuk diletakkan pada 100 kata pertama. Seandainya memang tidak memungkinkan, Anda tak perlu memaksakan untuk meletakkan focus keyword di alinea pertama. Dengan catatan, Anda membikin alinea pertama yang menarik dan terang sehingga pembaca seketika tahu apa yang akan Anda bahas di tulisan hal yang demikian.

7. Gunakan Tema Responsif (Mobile Friendly)
Bagus dimaksud dengan tema responsif yaitu tema yang kompatibel dengan perangkat apa pun. Lebih-lebih dibuka di perangkat desktop, tablet, ataupun perangkat mobile, situs Anda konsisten berjalan dengan bagus serta responsif.

Sayangnya tidak seluruh tema WordPress responsif. Jadi Anda patut teliti sebelum memilih tema untuk website Anda. Pastikan tema yang Anda pilih responsif di seluruh perangkat, terlebih perangkat mobile.

Seandainya lagi, Google sekarang sudah menerapkan mobile first indexing yang menuntut pemilik website untuk membuat website yang mobile friendly. Dengan Google Mobile First Index, sekarang Google mengukur daya kerja web via web versi mobile. Kalau web versi mobile Anda menciptakan daya kerja yang buruk, kemungkinan besar akan berakibat buruk pada mutu SEO situs keseluruhan.

8. Sisipkan Outbound Saat
Dikala membuat konten, usahakan setidaknya ada satu link ke web lain atau outbound link. Namun, bukan laman asal-asalan, ya. Pastikan website yang Anda jadikan sumber referensi punya reputasi yang baik.

Outbound tautan berfungsi untuk menampakkan bahwa konten yang Anda buat punya sumber yang kredibel. Dengan link yang mengarah ke sumber acuan yang pantas, konten Anda juga dianggap punya topik yang sama dengan situs rujukan tersebut.

9. Maksimalkan Internal Dikala
Tidak cuma outbound link, Anda juga perlu mengembangkan internal tautan. Internal link yakni link yang mengarah ke konten lain di laman Anda. Selain link ini penting untuk memudahkan pembaca bermigrasi dari satu konten ke konten lainnya di laman Anda.

Selain itu, internal tautan juga membantu mesin pencari untuk memahami konteks serta kekerabatan antar halaman dalam web. Google mengutamakan situs yang kontennya saling berkaitan. dan melalui internal link, Anda bisa menonjolkan keterhubungan antar konten di web Anda.

10. Tingkatkan Kecepatan Web
Loading web lambat hanya akan membuat pengunjung frustasi lalu meninggalkan web Anda. Maka banyak yang meninggalkan web Anda, kian tinggi pula bounce rate-nya. Bounce rate yang tinggi tentu akan berakibat buruk pada kwalitas SEO Anda.

Kini dari itu, Anda harus meningkatkan kecepatan laman Anda. Bila coba cek berapa kecepatan loading laman Anda. Anda bisa mengeceknya menggunakan salah satu dari 10 tools ini.

Apabila kecepatan loading situs Anda masih di atas 5 detik, Anda harus mulai waspada. Melainkan berdasarkan riset Google, 53 persen pengunjung meninggalkan laman yang loading-nya lebih dari 3 detik.

Apa yang perlu Anda lakukan untuk meningkatkan kecepatan web? Ada banyak langkah yang dibutuhkan untuk mempercepat loading laman. Namun, Anda tidak perlu cemas karena kami telah merangkumnya dalam Ebook Tips 20+ Membuat Membuat WordPress Super Pakai.

11. Gunakan LSI Keyword
Anda memang perlu mengulang focus keyword beberapa kali dalam satu konten. Tapi, bukan berarti Anda bisa mengulangnya secara berlebihan. Mengulang kata kunci secara berlebihan cuma akan membikin Google menganggap konten Anda sebagai spam.

Untuk menyiasatinya, Anda dapat memanfaatkan LSI keyword. LSI keyword ialah kata kunci yang masih punya makna mirip dengan keyword yang Anda targetkan.

Sebab Anda perlu menerapkan LSI keyword? Walhasil kata kunci yang dikasih keyword tool umumnya ialah hasil penyeragaman dari sebagian kata kunci yang mirip. Padahal ragam kata kunci yang dikasih terbatas.

Meskipun tak segala orang menggunakan satu kunci yang sama persis. Realitanya orang-orang mengaplikasikan berbagai macam kata kunci untuk mencari sebuah topik. Nah, ragam kata kunci itulah yang disebut dengan LSI keyword. Untuk menemukan LSI keyword, Anda bisa menerapkan layanan seperti LSIGraph atau LSIKeywords

12. Tambahkan Tombol Share Media Sosial
Walaupun share di media sosial tak berakibat secara lantas ke kualitas SEO, Anda tidak dapat mengabaikannya. Media sosial dapat membantu Anda menjangkau serta membangun audiens baru di bermacam platform.

Apalagi masyarakat Indonesia diketahui aktif di media sosial. Agar penelitian APJII 2017, 87 persen pengguna dunia maya Indonesia memanfaatkan internet untuk membuka media sosial. Harapannya pembaca Anda akan membagikan konten Anda ke sahabat-teman dan followers-nya di media sosial.

Agar pembaca dapat membagikan konten dengan gampang, Anda perlu menambahkan tombol share di semua konten situs Anda. Dengan seperti itu, mereka cuma perlu menekan tombol share dan otomatis berbagi konten di media sosial opsinya.

Untuk menambahkan tombol share di media sosial, Anda dapat menerapkan bantuan plugin. Terdapat banyak plugin media sosial yang bisa Anda pilih. Observasi plugin media sosial yang sesuai untuk situs Anda di artikel ini.

13. Tak Panjang Konten
Jumlah kata dalam konten juga menjadi salah satu indikator SEO on page yang perlu Anda amati.

Tidak ada angka pasti berapa jumlah kata yang seharusnya ada dalam konten. Tapi penentuan jumlah kata selalu berbeda tergantung kata kunci yang ditargetkan serta konten saingan. Sesudah saja Anda perlu membikin konten 800 kata untuk keyword A, sedangkan untuk keyword B, Anda semestinya membuat konten 2000 kata.

Anda perlu mengukur berapa panjang konten yang sepatutnya Anda buat. Caranya yaitu dengan mengamati jumlah kata konten kompetitor. Setidaknya lihat jumlah kata konten yang ada di peringkat tiga teratas hasil pencarian. Sesudah itu, buat konten yang jumlah katanya sama atau lebih dari saingan.

14. Pastikan Buat Konten Kecuali serta Solutif
Selain jumlah kata, hal lain yang wajib dipandang ketika membuat konten yakni kualitasnya itu sendiri. Tanpa kualitas yang bagus, sebanyak apa pun jumlah kata yang Anda tuliskan, akan susah untuk memenangkan kompetisi di hasil pencarian Google.

Cara apa konten yang bermutu?

Konten patut menjawab pertanyaan pembaca. Ketika mereka mengetikkan sebuah kata kunci di mesin pencari, yang mereka harapkan adalah jawaban. Jadi pastikan untuk memberikan informasi yang relevan cocok keperluan pencari.

Baca Juga: 17 Cara Menulis Artikel SEO Friendly untuk Laman serta Blog

15. Atur Ketika Jadi Open in New Tab
Mungkin membuka tautan di tab baru tampak remeh, tapi dapat meningkatkan mutu pengalaman pengunjung laman Anda. Bayangkan, apabila ada tiga atau empat link di satu tulisan, pembaca perlu menekan tombol back berulang kali untuk kembali ke konten pertama. Kecuali melelahkan bagi pembaca, membuka tautan di tab yang sama juga dikhawatirkan akan meningkatkan bounce rate.

Sayangnya, WordPress secara otomatis mengendalikan pembaca untuk membuka link di tab yang sama. Jadi Anda perlu merubah penguasaan ini secara mandiri. Jika perlu cemas karena caranya amat mudah.

Anda bisa memodifikasi penguasaan link menjadi open in new tab di editor WordPress seperti ini:

1. Klik Ketika Setting


2. Pilih Open in New Tab

Kekurangan dari cara di atas ialah Anda perlu memodifikasi pengaturan link tiap-tiap memasukkan tautan di konten. Sistem ingin cara otomatis, Anda bisa menggunakan bantuan plugin WP External Links.

Penutup
optimalisasi on page SEO bukanlah hal susah. Dengan memakai 15 langkah di atas, Anda sudah meningkatkan kualitas on page SEO dengan bagus. Sesudah melakukan optimalisasi pada on page, yang perlu Anda lakukan berikutnya merupakan optimalisasi off page SEO. Bagaimana caranya? Simak selengkapnya di tulisan Sistem optimalisasi Off Page SEO.

Dipersembahkan oleh: jasa seo rental mobil - https://jambuid.wordpress.com.

Add comment