PENDEKATAN KEBUDAYAAN DALAM PENELITIAN PENDIDIKAN SENI

Triyanto Triyanto

Abstract


Pendidikan seni dalam konteks penelitian adalah objek material yang menjadi sasaran kajian untuk memecahkan permasalahan yang secara ontologis muncul dalam pandangan peneliti atau yang dimunculkan oleh peneliti. Sebagai persoalan kebudayaan, maka secara epistemologis penelitian terhadapnya sangat tepat bila menggunakan pendekatan kebudayaan. Implikasi metodologis pendekatan kebudayaan dalam penelitian pendidikan seni ini secara operasional dapat dikembangkan dalam bentuk desain metode kualitatif yang bersifat etnografis- fenomenologis. Penggunaan pendekatan kebudayaan ini secara aksiologis, memberikan mafaat dapat diperolehnya sistem penjelasan holistik yang dapat digunakan sebagai media solusi dalam memecahkan masalah yang dikaji. Berdasarkan manfaat ini, dalam melakukan penelitian pendidikan seni sebagai persoalan kebudayaan, disarankan para peneliti menggunakan pendekatan kebudayaan. 


Keywords


Penelitian; Pendidikan Seni; Permasalahan; Pendekatan Kebudayaan; Metode Kualitatif

Full Text:

PDF

References


Bahtiar, H. W. 1980. “Bhineka Tunggal Ika dalam Kebudayaan” dalam : Analisis Kebudayaan. Jakarta: Depdikbud.

Baker, J.W.M. 1990. Filsafat Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius.

Bogdan, R.C. and Biklen, S.K. 1982. Qualitative Research for Education: An Introduction to Theory and Methods. Boston Mass: Allyn and Bacon.

Bourdieu, P. 1986. “The Forms of Capital”. in: J.Richardson (ed). Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education. New York: Greenwood.

Budhisantoso, S. 1987. “Jawanisasi atau Keterikatan Budaya dalam Kontak Antarkebudayaan” dalam: Muhajir (eds.) Evaluasi dan Strategi Kebudayaan. Jakarta: Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

Chapman, L.H. 1978. Approach to Art in Education. New York: Harcourt Brace Javanovich, Publishers.

Creswell, J.W. 1994. Research Design- Qualitative and Quantitative Approach. USA: Sage Publication

___________. 2012. Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Edisi Ketiga, Terjemahan: Achmad Fawaid, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Denzin, N.K and Lincoln , Y.S. 2008. Hand Book of Qualitative Research. Terjemahan: Dariyatno, dkk. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Geertz, C. 1973. The Interpretation of Culture: Selected Essays. New York: Basic Books.

Kayam, U. 1981. Seni, Tradisi, Masyarakat. Jakarta: Sinar Harapan.

Koetjaraningrat. 1985. Metode-metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: P.T. Gramedia.

______________. 1986. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Bina Aksara.

Kroeber, A.L and Kluckhohn, C. 1952. Culture A Critical Review of Concept and Definition. Cambridge, Massachusetts, USA: Published by The Museum.

Lasmawan, W. 2008. “Pendidikan Teknohumanistik (Pengembangan Model Pertahanan dan Keamanan Berbasis Soft Security)”. Makalah. Singaraja: KNPI Kabupaten Buleleng.

Lansing, K.M. 1969. Art, Artists, and Art Education. New York: Mc Graw-Hill Book Company.

Lindholm, C. 2007. Culture and Identity, The History, Theory and Practice of Philosopical Anthroplogy. Boston: Mc.Graw-Hill, USA.

Miles, M.B dan Hubermen, A.M. 1992. Analisis Data Kualitatif. Terjemahan : T.R. Rohidi. Jakarta: Penerbit U.I Press.

Otten, C.M. 1971. Anthropology and Art: Reading in Cross-Cultural Aethetics. New York: Garden City.

Parsons, T. 1964. The Social System. New York: The Free Press.

Rapoport, A. 1980. “Cross-Cultural Aspects of Environmental Design”. Makalah dalam Seminar tentang Rancang Bangun Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada Yohyakarta.

Read, H. 1970. Education through Art. London: Faber and Faber.

Ritzer, G & Goodman, D.J. 2007. Teori Sosiologi Modern. Terjemahan: Ali Mandan. Jakarta: Kencana Prinada Media Group.

Rohidi, T.R.dkk. 1994. Pendekatan Sistem Sosial Budaya dalam Pendidikan. Semarang: IKIP Semarang Press.

Rohidi, T.R. 2011. Metodologi Penelitian Seni. Semarang: Cipta Prima Nusantara.

_________. 2014. Pendidikan Seni, Isu dan Paradigma. Semarang: Cipta Prima Nusantara.

Salam,S.2003.“JustifikasiPendidikanSenidi Sekolah Umum” dalam: Warsono (eds.) Bunga Rampai Kajian Seni Rupa dalam Kenangan Purnatugas Prof. Drs. Suwaji Bastomi. Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang. Hal 9-24.

Soehardjo, A.J. 2012. Pendidikan Seni dari Konsep sampai Program. Malang: Universitas Negeri Malang.

Spradley, J.P. 1972. Culture and Cognition: Rules, Maps, and Plans. New York : Chandler Publishing Company, USA.

___________. 1997. Metode Etnografi. Terjemahan: Misbah Yulia Elizabeth. Yogyakarta: P.T. Tiara Wacana Yogya.

Sugiharto. ed. 2013. Untuk Apa Seni. Bandung: Matahari.

Triyanto. 2017. Spirit Ideologis Pendidikan Seni. Semarang: Cipta Prima Nusantara.

Unesco. 2006. “Road Map for Art Education”,

The World Conference on Arts Education: Building Creative Capacities for the 21st Century, Lisbon, 6-9 March 2006 (diunduh 4 November 2013)

Wahyudin, D, dkk. 2009. Pengantar Pendidikan.

Jakarta: Universitas Terbuka

Wolff, J. 1989. The Social Production of Art. New York : New York University Press.

Zuchdi, D. 2010. Humanisasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.