Mes 56: Praktik Edukatif Seni Fotografi Kontemporer di Yogyakarta

Mayanga Anggrian

Abstract


MES 56 adalah satu-satunya komunitas yang fokus bergerak dalam pengembangan seni berbasis fotografi pada masa akhir tahun 1990-an hingga tahun 2000-an..Pada periode tersebut muncul kecenderungan untuk membangun ruang alternatif sebagai ruang pergerakan seni rupa kontemporer di Yogyakarta. Pada saat yang bersamaan, dunia fotografi di Indonesia masih awam dengan pemahaman fotografi seni dalam praktik seni rupa kontemporer. Ketika fotografi seni dan seni rupa masih berjarak dalam praktik dan pewacanaannya, MES 56 menjadi pioneer yang menjembatani dalam mewacanakan hal tersebut pada masyarakat. Oleh sebab itu perlu diketahui bagaimana posisi dan peran edukatif MES 56 sebagai katalisator dalam perkembangan seni fotografi kontemporer di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian naturalistik. Subjek penelitian adalah para eksponen MES 56 dengan menggunakan teori sosiologi seni untuk menelaah eksistensi kolektif seniman beserta peranannya. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa lewat ruang alternatif yang didirikannya komunitas MES 56 memiliki posisi dan peran yang strategis di medan seni rupa kontemporer Yogyakarta sebagai suatu simpul pergerakan seni rupa kontemporer. MES 56 merintis infrastruktur seni berbasis fotografi di Yogyakarta. Mereka juga berperan penting dalam mendeseminasikan praktik dan wacana seni fotografi kontemporer melalui program-program workshop, diskusi, projek komunal maupun individual dari eksponennya, serta advokasi seniman-seniman muda berbasis fotografi lewat residensi seni di ruang alternatif mereka. Dari program dan kegiatan yang dihasilkan MES 56 mampu menunjukkan bahwa seni berbasis fotografi kontemporer mampu memproduksi nilai dan makna. Dengan demikian MES 56 telah merepresentasikan posisi dan peran ruang alternatif yang memberi kontribusi edukatif bagi perkembangan seni rupa kontemporer di Yogyakarta. Melalui segala macam kegiatan di atas MES 56 mengisi kesenjangan praktik dan teoritis pendidikan seni berbasis fotografi dalam lingkup seni rupa kontemporer di masyarakat.. Selain itu kehadiran mereka juga mampu menawarkan solusi sebagai media pendidikan alternatif terkait seni rupa kontemporer yang berbasis fotografi melalui pendidikan nonformal.


Keywords


Komunitas, MES 56, Ruang alternatif, Seni berbasis fotografi, Seni rupa kontemporer

Full Text:

PDF

References


Barret, Terry Michael. 1993, Critizing Art: Understanding the Contemporary, California: Mayfields Publishing Company

Bahari, Nooryan. 2008. Kritik Seni: Wacana, Apresiasi dan Kreasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Dahlan, Muhidin M. 2012 Almanak Seni Rupa Indonesia: Secara Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia

Darmawan, Ade , dkk, 2006. Apresiasi Seni Media Baru. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata: Jakarta

Hauser, Arnold. 1982. The Sociology of Art. Chicago: University of Chicago Irianto, Jono Asmujo dkk. 1998. Bendel Makalah Responsi Hasil Penelitian Seni Rupa Kontemporer di Yogyakarta. Yogyakarta: Pusat Penelitian Kebudayaan dan Perubahan Sosial Universitas Gajah Mada Yogyakarta

Irianto, Jono Asmujo. 2004. “Ruang Alternatif, yang Mana?”. Surat Yayasan Seni Cemeti. Vol 19. Februari-April 2004. pp.6-8

Kurniawan, Agung. 2002. “Pemberontakan dari Ruang Tamu”, Jurnal karbon. Edisi 5.pp 33- 39 Miarso, Yusufhadi. 2005. Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Jakarta: Kencana

Rath, Amanda Katherine. 2002. “Perihal Seni Alternatif dan Ruang Seni Alternatif/ Altered-natives & Altered Space”. Jurnal Karbon. Edisi 5. 2002. pp.4-15

Rohani, Ahmad. 1997. Media Instruksional Pendidikan Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta

Rohidi, Tjejep Rohendi. 2011. Metodologi Penelitian Seni. Semarang: Cipta Prima Nusantara

Ruch, Floyd L. 1967. Psychology and Life 7Edt. Scoot. Atlanta: Foresman and Company

Soedarso, SP.1990. Tinjauan Seni: Sebuah Pengantar untuk Apresiasi Seni. Yogyakarta: Saku Dayar Sana Yogyakarta

Sudjana, Nana. Rivai, Ahmad. 2009. Media Pengajaran: Penggunaan dan Pembuatannya. Bandung: Sinar Baru Algesindo Sudjana, H.D. 2004, Pendidikan Nonformal: Wawasan, Sejarah, Perkembangan, Filsafat, Teori Pendukung, Asas. Bandung: Falah Production

Suhartono, Suparlan. 2008. Wawasan Pendidikan: Sebuah Pengantar Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media

Supartono, Alex. 2007. Fotografi dan Budaya Visual, Jurnal Kalam. Jakarta : Salihara

Susanto, Mike. 2002. Diksi Rupa: Kumpulan Istilah Seni Rupa. Yogyakarta: Kanisius


Refbacks

  • There are currently no refbacks.