PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU MOTIF UNTUK MENINGKATKAN APRESIASI MOTIF NUSANTARA BAGI SISWA KELAS VIIB SMP N 2 GEBOG KUDUS

Mohammad Sukarno(1),


(1) Guru Seni Budaya di SMP 2 Gebog Gebog Kudus

Abstract

Terdapat masalah umum berupa rendahnya kualitas pembelajaran di kelas VII B SMP 2 Gebog Gebog Kudus dalam memahami sebuah motif . Peneliti berkolaborasi denan guru melakukan upaya tindakan untuk meningkatkan kemampuan apresiasi siswa kelas VII B, yakni menggunakan media pembelajaran kartu motif. Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini yaitu: (1) bagaimana peningkatkan kemampuan siswa Kelas VIIB SMP 2 Gebog Gebog Kudus dalam hal apresiasi motif setelah menggunakan media kartu motif ?, (2) bagaimana bentuk dan penggunaan media pembelajaran kartu motif yang dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas VIIB SMP 2 Gebog Gebog Kudus dalam mengapresiasi motif ? Penelitian ini adalah Classroom Action Research (CAR). Tindakan yang dilakukan sebanyak dua siklus (siklus I dan siklus II). Data penelitian dikumpulkan melalui tes dan nontes. Rata-rata nilai tes siswa pada kondisi awal/prasiklus sebesar 56,11 meningkat menjadi 67,78 (20,4%,) pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 76,67 (21,2%) pada siklus II. Bentuk dan penggunaan media kartu motif adalah: (a) tampilan fisik yang baik dan menarik, (b) bahasa yang mudah dipahami, (c) menampilkan motif berbagai corak, (d) petunjuk penggunaan media, (E) digunakan metode diskusi kelompok. Saran yang dapat diajukan adalah: (1) guru seni rupa perlu menggunakan media kartu motif, yang dikembangkan sesuai dengan karakteristik subjek belajar, (2) praktisi pendidikan seni dapat melakukan penelitian lanjutan untuk mengembangkan media pembelajaran kartu motif .

Keywords

kemampuan;apresiasi;kartu motif;kritik;

Full Text:

PDF

References

Arikunto, S., Suhardjono, dan Supardi. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Bastomi, S. 2003. Kritik Seni. Semarang: Unnes.

Depdiknas. 2003. Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning [CTL]). Jakarta: Direktorat Pendidikan lanjutan Pertama Depdiknas.

Dimyati dan Mudjiono. 1994. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Depdikbud.

Hamalik, O. 1989. Media Pendidikan. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Soeparno. 1988. Media Pengajaran. Klaten: PT Intan Pariwara.

Sudjana, N dan Ahmad, R. 2002. Media Pembelajaran. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Suparno, P. 2008. Riset Tindakan untuk Pendidik. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Susanto, M. 2002. Diksi Rupa. Yogyakarta: Kanisius.

Wilkinson, G L. 1984. Media dalam Pendidikan, Penelitian Selama 60 Tahun (terjemahan Zulkarimein Nasution). Jakarta: Pustekkom Dikbud dan CV Rajawali.

Wiriaatmadja, R. 2005. Metode Penelitian Tindakan Kelas, untuk Meningkatkan Kinerja Guru dan Dosen. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.