PEMBUATAN FILM PLASTIK BIODEGRADABLE DARI LIMBAH BIJI DURIAN (Durio zibethinus Murr.)

Prima Astuti Handayani, Hesmita Wijayanti

Abstract

Pembuatan film plastik biodegradable dilakukan melalui proses pencampuran menggunakan pelarut aquades dengan komposisi 10 g tepung biji durian, 50 mL larutan kitosan 2% , dan gliserol 25% dari berat pati.Variasi suhu pencampuran yaitu 70oC, 80oC, dan 90oC. Film plastik biodegradable yang dihasilkan dilakukan karakterisasi FTIR, biodegradasi, kuat tarik dan elongasi. Hasil penelitian menunjukkan variasi suhu proses pengadukan mempengaruhi kemampuan kuat tarik dan elongasi. Film plastik biodegradable terbaik dihasilkan pada suhu pengadukan 80oC dengan nilai kuat tarik sebesar 1187,732 N/m2 dan % elongasi sebesar 7,547%. Film plastik biodegradable dari limbah biji durian mampu terdegradasi selama 15 hari, sedangkan variasi suhu proses pengadukan tidak mempengaruhi kemampuan biodegradasi.Gugus fungsi yang terdapat dalam film plastik biodegradable diantaranya C-H, O-H, N-H, C-O, C?C, C=O, dan C=C. Adanya gugus fungsi amida dan ester dalam analisis FTIR menunjukkan film plastik biodegradable dari limbah biji durian ini dapat terdegradasi dan dapat dikatakan sebagai plastik yang ramah lingkungan.

Kata kunci: film plastik biodegradable, biji durian, degradasi, kuat tarik, elongasi, dan FTIR.

The manufacture of the biodegradable plastic film was done through the mixing process using an aquades solvent with 10 g of durian seed flour, 50 mL of 2% chitosan solution, and 25% of glycerol from the weight of starch. The variation of the mixing temperature are 70oC, 80oC, and 90oC. The biodegradable plastic film was characterized by FTIR, its biodegradation, tensile strength, and elongation. The results were showed that the variations of temperature mixing proses affecting the ability of tensile strength and elongation.The best biodegradable plastic film was produced from the mixing process at 80oC and the value of tensile strength at 1187,732 N/m2 and percentation of elongation at 7,547%. The biodegradable plastic from the waste of durian seed was able to relegated up to 15 days, after while the variation of mixing process temperature was not affect to the ability of the biodegradation. The functional groups that is contained in the bidegradable plastic film are including C-H,O-H, N-H, C-O, C=C, C=O, and C=C. The existence of amida and ester functional groups in the FTIR analysis showed that the bidegradable plastic film from this waste of durian seed can be degraded and can be regarded as an environmentally friendly plastic.

Key word : biodegradable plastic film, durian seed, degradation, tensile strength, elongasi, and FTIR.

Full Text:

PDF

References

Dani, I Made dan Mawarani, Lizda Johar. 2012. Pembuatan dan Karakterisasi Polimer Ramah Lingkungan Berbahan Dasar Glukomanan Umbi Porang. Jurusan Teknik Fisika, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Darni, Y. dan H. Utami.2010. Studi Pembuatan dan Karakteristik Sifat Mekanik dan Hidrofobisitas Bioplastik dari Pati Sorgum. Jurnal Rekayasa Kimia dan Lingkungan, 7(4):88-93

Huda, T. dan F. Firdaus. 2007. Karakteristik Fisikokimiawi Film Plastik Biodegradable dari Komposit Pati Singkong-Ubi Jalar. Jurnal Penelitian dan Sains Logika. 4(2):3-10

Nadarajah, K. 2005. Development and Characterization of Antimicrobial Edible Dessertation in Department of Food Science. University of Paradeniya

Nurminah, M. 2002. Penelitian Sifat Berbagai Bahan Kemasan Plastik dan Kertas serta Pengaruhnya terhadap Bahan yang Dikemas. Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian USU.

Sanjaya, I Gede dan Puspita, Tyas.2014. Pengaruh Penambahan Khitosan Dan Plasticizer Gliserol Pada Karakteristik Plastik Biodegradable Dari Pati Limbah Kulit Singkong. Jurusan Teknik Kimia FTI-ITS

Septiosari, A., dkk. 2014. Pembuatan dan Karakterisasi Bioplastik Limbah Biji Mangga dengan Penambahan Selulosa dan Gliserol. Indonesian Journal of Chemical Science.

Sitomurang, R. 2009. Usaha Pembuatan Keripik Biji Durian Bumbu Balada Dengan Tingkat Pedas yang Berbeda.Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara.

Widyasari, Rucitra. 2010. Kajian Penambahan Onggok Termoplastis Terhadap Karakteristik Plastik Komposit Polietilen. Teknologi Industri Pertanian. Institut Pertanian Bogor.

Zulfa, Z. 2011. Pemanfaatan Pati Ubi Jalar untuk Pembuatan Biokomposit Semikonduktor. Depok: Universitas Indonesia.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.