Profitabilitas Usaha Sentra Keripik Pisang

Ardansyah -, Olivia Tjioener

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui profitabilitas usaha sentra keripik pisang di daerah Bandar lampung. Usaha Mikro adalah usaha produktif milik perorang dan/atau badan usaha perseorangan yang pada umumnya berupa sektor informal. Selanjutnya dalam penelitian ini disebut dengan Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Penelitian ini dilakukan pada UMK berupa sentra keripik pisang yang berada di Jalan Pagar Alam Desa Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat Kotamadya Bandar Lampung. Berdasarkan hasil observasi awal diketahui bahwa sebagian besar usaha di sentra keripik (47%) menghasilkan keripik antara 12 s.d. 199 kg per minggu, 44% menghasilkan keripik antara 200 s.d. 414 kg per minggu, dan hanya 9% atau 3 unit usaha saja yang menghasilkan keripik antara 415 s.d. 3.036 kg per minggu. Berdasarkan hasil analisis tersebut, peneliti menyarankan agar Pemerintah Kota Bandar Lampung perlu mengupayakan untuk meningkatkan pembinaannya terhadap para pengusaha UMK, khususnya pada sentra keripik pisang.


The aims of this study is to determine the business profitability of centers MSE Banana chips located in Bandar Lampung. Micro is a productive enterprise belonging to individual and /or individual entity that is generally in the form of the informal sector. Furthermore, in this study referred to the Micro and Small Enterprises (MSEs). The research was conducted in the form of centers MSE banana chips located in Jalan Desa All mider strapless Pagar Alam, District Municipality of West Tanjung Karang Bandar Lampung. Based on the preliminary observations in mind that most of the businesses in the center of crisps (47%) yield of chips between 12 sd 199 kg per week, 44% yield of chips between 200 sd 414 kg per week, and only 9% or 3 business unit that produces between 415 sd chips 3036 kg per week. Based on the analysis, the researchers suggested that the Government should seek Bandar Lampung to increase fostering the MSE entrepreneurs, especially in the center of banana chips.

Keywords

Productivity; Profitability; Micro and Small Enterprises (MSEs)

Full Text:

PDF

References

Afifah, N. N. 2009. Peran Kewirausahaan Dalam Memperkuat UKM Indonesia Menghadapi Krisis Finansial Global. Working Paper in Accounting and Finance. Universitas Padjadjaran, Bandung.

Asmaul, S., Wijana, S & Nastain, N. 2006. Analisis Aspek Pemasaran dalam Pengembangan Usaha Tahu Taqwa di Kediri. Jurnal Teknologi Pertanian. Vol. 7, No. 2, pp: 135-140.

BPS. 2010. Bandar Lampung Dalam Angka.

Brigham, E. F & Houston, J. F. 2010. Dasar-dasar Manajemen Keuangan. Ed. 11, Vol. 1. Jakarta: Salemba Empat.

Kumalaningsih, S. 2006. Strategi Pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam Bidang Industri Pangan Tradisional. http://www.bptp-jatim-deptan.go.id/templates/templates/utama-3-kumalaningsih.pdf. Diunduh 30 januari 2007.

Mansur, A & Sulistio, J. 2010. Policy Analysis And Design of Small and Medium Entreprises for Development Program. APIEM 11th Asia Pasific Industrial Engineering And Management Systems Conference. Malaka, 7-10 Desember 2010.

Undang-Undang Republik Indonesia 2008, No. 20 tahun 2008, Tentang UMKM.

Undang-Undang Republik Indonesia No. 9 tahun 1995 Tentang Usaha Kecil, Departemen Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil, 1995/1996.

Wijana, S., Nurika, I & Ningsih, I. 2011. Analisis Kelayakan Teknis dan Finasial Produksi Tapioka dari Bahan Baku Gaplek pada Skala Industri Kecil Menengah Studi Kasus di Sentra Industri Tapioka Kabupaten Kediri, Jatim. Jurnal Teknologi Pertanian. Vol. 12, No. 7, pp: 130-137.


View Counter: Abstract - 1634 and PDF - 1062

Refbacks

  • There are currently no refbacks.