Authentic Assessment Based on Curriculum 2013 Carried by EFL Teacher

Inggid Hana Rizavega

Abstract

The curriculum 2013 realisation uses authentic assessment in assessing the students. This final project focused on the analysis of the implementation of the authentic assessment based on curriculum 2013. The objectives of the study are to describe the ability of the English teachers in planning the design of lesson plans (assessment part) and implementing the authentic assessment in teaching-learning process. This study was a descriptive qualitative research. The researcher used interview, lesson plans analysis, student worksheets analysis, and classroom observation checklists as the instruments of the research in gathering the data. The English teachers already put the answer keys for all assessments except the last part of the eighth meeting’s assessment. However, they made some mistakes in the rubrics of the assessments. It also happened with some assessments which were not relevant with the basic competences, indicators, and the aspects of authentic assessments. In implementing the authentic assessment, the researcher just sat down in the back of the classroom as the observer. The researcher used twelve numbers of checklists to observe the teaching-learning activities in the classrooms. The results showed that the implementation of the authentic assessments presented 75%success which included in satisfactory category. It can be concluded that the English teachers were competent enough in planning, designing and implementing the authentic assessments. Time management was the biggest problem for the English teachers in implementing the authentic assessments. It is suggested that the implementation of the authentic assessment needs serious attention. The English teachers need lots of trainings to make them more understand in implementing the authentic assessment. 

Penerapan kurikulum 2013 menggunakan teknik baru dalam menilai siswa yang disebut dengan penilaian autentik. Penelitian ini berfokus pada analisis penerapan penilaian autentik berdasarkan kurikulum 2013. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan guru Bahasa Inggris dalam merancang rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) pada bagian penilaian dan penerapan penilaian autentik dalam kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Peneliti menggunakan wawancara, analisis RPP, analisis lembar kerja siswa, dan observasi di dalam kelas sebagai instrumen penelitian dalam mengumpulkan data. Kedua guru Bahasa Inggris sudah membuat kunci jawaban untuk masing-masing lembar kerja siswa kecuali lembar kerja siswa pada penilaian pertemuan ke delapan. Namun, mereka membuat beberapa kesalahan pada rubrik penilaian yang mereka buat. Hal tersebut juga terjadi pada beberapa penilaian yang tidak sesuai dengan kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi (IPK), dan aspek dari penilaian autentik. Dalam penerapan penilaian autentik, peneliti hanya duduk di belakang kelas sebagai “observer”. Peneliti menggunakan tabel yang dilengkapi dengan dua belas indikator untuk mengobservasi penerapan penilaian autentik dalam kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Hasil dari observasi di dalam kelas menunjukkan bahwa penerapan penilaian autentik yang dilakukan oleh guru menunjukkan 75% kesuksesan yang termasuk dalam kategori memuaskan. Dapat disimpulkan bahwa kedua guru Bahasa Inggris sudah cukup mampu dalam merancang, mendesain, dan menerapkan penilaian autentik. Pengelolaan waktu merupakan masalah terbesar yang dihadapi oleh kedua guru Bahasa Inggris dalam menerapkan penilaian autentik. Peneliti menyarankan agar penerapan penilaian autentik harus dengan menggunakan perhatian yang serius. Guru Bahasa Inggris memerlukan banyak pelatihan untuk membuat mereka paham dalam menerapkan penilaian autentik.

Keywords

curriculum 2013; implementation of authentic assessment; lesson plan; worksheets analysis

Full Text:

PDF

References

Aliningsih, Fitri & Sofwan, A. (2015). English Teachers’ Perceptions and Practices of Authentic Assessment. Journal lof Language and Literature X/I.

Brown, D. H. (2000). Principles of Language Learning & Teaching. (4th ed.). New York: Longman.

Cresswell, J. (1994). Research Design: Quali-tative and Quantitative Approaches. Thousand Oaks, CA: Sage Publica-tions.

Nunan, D. (1992). Research Method in Lan-guage Learning. Cambridge University Press.

O’Malley and Pierce. (1996). Authentic As-sessment for English Language Learners: Practical Approaches for Teachers. Addison- Wesley Publishing Company: USA.

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Ke-budayaan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2013 Tentang Standar Penilaian Pendidikan.

Retnawati, H., Hadi, S., and Nugraha, A.C. (2016). Vocational High School Teachers’ Difficulties in Implementing the Assessment in Curriculum 2013 in Yogyakarta Province of Indonesia. In-ternational Journal of Instruction, Vol.9, No.1.

Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D), Bandung: Alfabeta, 2010.

Undang-Undang No. 20 tahun 2003 Pasal 1 Ayat (19) tentang Sistem Nasional Pendidikan.


View Counter: Abstract - 1121 and PDF - 478

Refbacks

  • There are currently no refbacks.