Penerapan Pembelajaran Kooperatif TGT Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII SMP

Muzaemah Muzaemah

Abstract

Penggunaan metode yang kurang tepat dapat menimbulkan kebosanan sehingga siswa tidak termotivasi untuk belajar dan masih rendahnya hasil belajar IPS disebabkan masih dominannya skill menghafal daripada memproses. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran kooperatif tipe TGT atau Teams Games Tournament dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS kelas VIIIG SMP Negeri 26 Purworejo tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian  dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap siklus terbagi  3 kali pertemuan yang meliputi  perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil angket motivasi siklus I kepada  diperoleh 21  atau 75%  termotivasi , siklus II   25 atau 89%  termotivasi, hasil belajar siklus I  yang  tuntas  16 atau 57,1 %  belum tuntas 12 atau 42,9 %. Sedangkan  siklus II   siswa yang  tuntas  24  atau 85,7% yang belum tuntas 4  atau 14,3%. Berdasarkan data siklus I dan  II  sangat signifikan adanya kepuasan siswa terhadap pembelajaran kooperatiftipe TGT.

The use of inappropriate method can lead to boredom, and still low  in Social  learning results are caused by the still dominant skills of memorizing skills rather than processing their own understanding of a material.The aim of classroom action research is to know in two cycles  how the application of cooperative learning model type TGT (Teams Games Tournament) can improve the motivation and learning 28 the students of outcomes IPS class VIIIG SMP Negeri of 26 Purworejo academic year 2017/2018. This study was conducted with 2 (two) cycles, each cycles is divided into three  (3) consisting of planning, implementation, observation and reflection. From the result of motivation questionnaire in the first cycle to 28 students, 17 students 60,7%) were highly motivated.  While in the second cycle obtained the results of the questionnaire of motivation 24 (85,7%) have been highly motivated. From posttest in cycle I with KKM score 74, is 64,3% (18 students) and got score below  is 10 students  (36,7%). While the results of postest cycle II, It is proved that the students who got the complete score is 25 students (89,3%), and the unfinished 3 students (10,7%).Based on the data of motivation and learning result from cycle I and cycle II are very significant and There is students' satisfaction on cooperative learning TGT type.

Keywords

Cooperative type TGT; Motivation; Learning outcome

Full Text:

PDF

References

Ardani, N. P. M., Putra, I. K. A., & Kristiantari, M. R. (2014). Pengaruh Model Kooperatif TGT Berbantuan Media Question Card Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V. MIMBAR PGSD Undiksha, 2(1).

Arikunto, S. (2008). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Astutik, T. (2013). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(2), 1-11.

Darsono, M. (2000). Belajar dan Pembelajaran. Semarang: IKIP Semarang.

Hamalik, O. (2001). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Komalasari, K. (2013). Pembelajaran Kontekstual Konsep dan Aplikasi. Bandung: PT. retika Aditama

Maisaroh, S. (2011). Upaya Peningkatkan Motivasi Dan Prestasi Belajar IPS Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament. Dinamika Pendidikan, 6(2), 150-169.

Mulyasa, E. (2013). Praktek Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Muslimin, I. (2001). Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: UNESA

Prasetyo, H. E. (2015). Hubungan Persepsi Penerapan Metode TGT, Teknik Reward and Punishment dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN I Ngrejo Tulungagung. Konstruktivisme: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(2), 119-129.

Sagala, S. (2009). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, W. (2013). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Slavin, R.E. (2009). Cooperative Learning Teori Riset dan Praktik. Bandung : Nusa Media.

Sardiman, A.M. (2012). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta: Kencana.

Trianto. (2011). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif.

Uno, H. (2012). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: PT. Bumi Aksara.


View Counter: Abstract - 30 and PDF - 27

Refbacks

  • There are currently no refbacks.