MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN MATERI ORGANISASI KEHIDUPAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KETRAMPILAN MENDISKRIPSIKAN SISWA


Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pengetahuan dan ketrampilan mendeskripsikan keragaman pada sistem organisasi kehidupan mulai dari tingkat sel sampai organisme serta komposisi utama penyusun sel dengan menerapkan model pembelajaran jigsaw dengan membuat media pembelajaran berupa media presentasi. Hasil penelitian, hasil belajar pengetahuan siswa pada prasiklus rata-rata 55,81 dengan ketuntasan 29,03 %, setelah siklus I nilai pengetahuan rata-rata menjadi 58,00 dengan ketuntasan 36,66 %, dilanjutkan siklus II nilai pengetahuan rata-rata meningkat menjadi 69,25 dengan ketuntasan 77,42 % dan pada akhir siklus nilai pengetahuan meningkat menjadi 78,00 dengan ketuntasan 100 %. Sedangkan hasil nilai ketrampilan siswa pada prasiklus diperoleh 1rata-rata 57,26 dengan ketuntasan 29,03 %, setelah siklus I nilai ketrampilan rata-rata meningkat menjadi 88,50 dengan ketuntasan 100 %, setelah siklus II nilai ketrampilan rata-rata meningkat menjadi 95,97 dengan ketuntasan 100 % . Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran jigsaw dengan pembuatan media pembelajaran berupa media presentasi dapat meningkatkan hasil belajar pengetahuan dan ketrampilan pada siswa kelas VII C SMP N 13 semarang tahun pelajaran 2014/ 2015.

This research aims to improve learning outcomes describe the diversity of knowledge and skills in the organizational system of life from the cellular level to the organism as well as the main constituent of the composition of a cell by applying the learning model jigsaw to make learning media in the form of media presentation. Results of research, learning outcomes of students' knowledge on prasiklus average of 55.81 with 29.03% completeness, after the first cycle of the average value of knowledge into 58.00 by 36.66% completeness, followed by the second cycle the average value of knowledge increases into 69.25 by 77.42% completeness and at the end of the cycle of knowledge value increased to 78.00 with 100% completeness. While the results of the students' skills in prasiklus average gained 57.26 with the thoroughness of 29.03%, after the first cycle the average skill value increased to 88.50 with 100% completeness, after the second cycle skills of the average value increased to 95 , 97 with completeness 100%. It can be concluded that the application of learning models jigsaw with the creation of learning media in the form of media presentations can improve learning outcomes of knowledge and skills in class VII C SMP N 13 semarang the school year 2014/2015.


Keywords


Jigsaw, Media,Hasil Belajar, Ketrampilan

Full Text:

PDF

References


Agustina, E. 2013. Penggunaan Metode Pembelajaran Jigsaw Berbantuan Handout Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Siswa Pada Materi Pokok Hidrokarbon kelas XC SMA Negeri 1 Gubug Tahun Ajaran 2012/ 2013. Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) 2 (4) (2013): 66-71.

Aqib, Z. 2014. Model-Model, Media, dan Strategi pembelajaran Kontekstual (Inovatif). Bandung: Yrama Widya.

Huda, M. 2014. Model- model Pengajaran dan Pembelajaran: Isu-Isu Metodis dan Paradigmatis. Yogyakarta: Pustaka pelajar.

Jumarni, S. 2013. Penerapan Pembelajaran Fisika Model Kooperatif tipe jigsaw Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil belajar Fisika Siswa di SMP. Jurnal Pendidikan Fisika (2013) vol 1 (2) : 34.

Kemendikbud. 2014. Panduan Penilaian Pencapaian Kompetensi Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama. Jakarta : Kemendikbud Direktorat Pendidikan Dasar dan Direktorat Pembinaan Sekolah menenngah Pertama.

Kurniawan, A.D. 2013. Metode Inkuiri Terbimbing Dalam Pembuatan Media pembelajaran Biologi Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Kreativitas Siswa SMP. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia.JPII 2 (1) (2013) : 8-11.

Rahadi, A. 2003. Media Pembelajaran. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Tenaga Kependidikan.

Setyawan, B. Pengaruh Media Power Point Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Biologi Siswa Kelas IX-G SMP Negeri 39 Surabaya. E-Jurnal Dinas Pendidikan Kota Surabaya; volume 4 : 1-12

Suprayekti. 2003. Interaksi Belajar Mengajar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Tenaga Kependidikan.

Trianto. 2011. Panduan Lengkap Penelitian Tindakan Kelas ( Classroom Action Research) Teori dan Praktek. Jakarta : Prestasi Pustakaraya.

Tukija. 2014. Upaya Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Jigsaw Pada Materi Organisasi Kehidupan Pada Siswa Kelas VII A SMP N 1 Waway Karya Semester 2 tahun ajaran 2012/ 2013. http://digilib.unila.ac.id/3156/18. pada 20 November 2014.

Wibowo, F.C & Subandi, A. 2013. Penerapan Model Science Creative Learning (SCL) Fisika Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif dan Ketrampilan Berpikir kreativ. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia. JPII 2 (1) (2013) : 67-75.

Yulianti, D. 2010. Penerapan jigsaw Puzzle Competition Dalam Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Fisika Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 6 (2010):84-89.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.