KARAKTERISTIK MARSHALL DAN INDEKS KEKUATAN SISA (IKS) PADA CAMPURAN BUTONITE MASTIC ASPHALT (BMA)

Wahjoedi Wahjoedi

Abstract


One of utilizing the latest technologies in this type asbuton asphalt mixture is asbutonmicro mixing with asphalt in the form of oil mastik called Butonite Mastic (BM), whereas the mixedtype generated by using this binder is a mixture Butonite MasticAsphalt (BMA). Therefore, thepurpose of this study is to evaluate the characteristics of the mixture Butonite Mastic Asphalt (BMA)and the Index Strength Time (IKS) BMA Mixture obtained from the Marshall immersion test(Marshall Immersion). According to the research objectives, then the object of research used amixture of BMA and mix Asphalt Concrete Layer Bina Marga No.garadasi. IV for comparison. Typeof testing is limited to testing and soaking Marshall Marshall (Marshall Immersion). While theanalysis focuses on parameter analysis, Marshall and Strength Time Index (IKS) a second mixture.The research results showed that the mixture of BMA has a lower reliability than the AsphaltConcrete Layer mixture of water infiltration due to the influence of soaking process Marshall.However, BMA mixture has an endurance of more than a mixture of asphalt concrete layer to theinfluence of the addition or subtraction and asphalt content. In addition, the value of the mixture IKSafter Marshall Immersion BMA still be above the minimum value of 75% is required by Bina Marga.

 

Salah satu pemanfaatan teknologi terbaru dalam campuran aspal asbuton tipe asbutonmikro adalah pencampuran dengan aspal dalam bentuk minyak mastik yang disebut ButoniteMastic (BM), sedangkan jenis campuran yang dihasilkan dengan menggunakan pengikat inimerupakan campuran Butonite MasticAsphalt (BMA). Oleh karena itu, tujuan dari penelitian iniadalah untuk mengevaluasi karakteristik dari campuran Butonite MasticAsphalt (BMA) dan IndeksKekuatan Sisa (IKS). Campuran BMA diperoleh dari uji perendaman Marshall (MarshallImmersion). Sesuai dengan tujuan penelitian, maka objek penelitian yang digunakan adalahcampuran BMA dan campuran Lapisan Beton Aspal Bina Marga No gradasi IV untukperbandingan. Jenis pengujian terbatas pada pengujian dan perendaman Marshall (MarshallImmersion). Penelitian difokuskan pada analisis parameter, Marshall dan Indeks Kekuatan Sisa(IKS) kedua campuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran BMA memiliki keandalanyang lebih rendah dibandingkan dengan campuran Lapisan Beton Aspal terhadap peresapan airakibat pengaruh proses perendaman Marshall. Namun, campuran BMA memiliki daya tahan lebihdibandingkan campuran lapisan aspal beton terhadap pengaruh penambahan atau pengurangankadar aspal. Selain itu, nilai IKS campuran setelah Perendaman Marshall, BMA masih berada diatas nilai minimal 75% yang diperlukan oleh Bina Marga.


Keywords


lapisan aspal beton; perendaman marshall; indeks kekuatan waktu.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.15294/jtsp.v11i2.1720

Refbacks

  • There are currently no refbacks.