METODE PEREKATAN DENGAN LEM PADA SAMBUNGAN PELEBARAN KAYU

Sri Handayani

Abstract


Widening system of timber connecting can be made in various methods. Nowadays, the gluing method is more useful. Connection by the gluing method is more quick and easy to do, it takes time shorter. This study aims to determine the strength of the glue (Cyanocrylate and epoxy) on the connection method in terms of shear strength. Results of analysis showed that the epoxy glue to hold the sliding force of 173.090 kg/cm2 and hold Cyanocrylate glue shear force of 169.902 kg/cm2. Based on the test of the mean difference analysis of the results obtained by a sliding strength has no significant difference between Cyanocrylate glue and epoxy glue. In other hand, based on the length of workmanship, the use of glue cyanocrylate more effective than the use of epoxy glue. Therefore Cyanocrylate glue can be used as a substitute for epoxy glue to consider the efficiency of time, but need precision in the process because of the nature of easy Cyanocrylate glue dry and brittle.

Penyambungan kayu ke arah melebar dapat dilakukan dengan berbagai metode. Metode yang pada saat ini banyak dipakai adalah metode perekatan dengan lem. Metode penyambungan dengan lem relatif lebih cepat dan mudah dikerjakan sehingga waktu yang diperlukan lebih singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan lem (Cyanocrylate dan Epoksi) pada metode sambungan ditinjau dari kuat geser. Hasil analisis menunjukkan bahwa lem Epoksi kuat menahan gaya geser sebesar 173,090 Kg/cm2 dan lem Cyanocrylate kuat menahan gaya geser sebesar 169,902 Kg/cm2. Berdasarkan uji analisis perbedaan mean dari kuat gesernya diperoleh hasil tidak ada perbedaan yang signifikan antara lem Cyanocrylate dan lem Epoksi. Sementara itu berdasarkan lamanya pengerjaan, penggunaan lem cyanocrylate lebih efektif dibandingkan dengan penggunaan lem epoksi. Oleh karena itu Lem Cyanocrylate dapat dipakai sebagai pengganti lem Epoksi dengan mempertimbangkan efisiensi waktu, akan tetapi perlu kecer


Keywords


gluing method; glue; cyanocrylate; epoxy; strong shear; metode perekatan; lem; cyanocrylate; epoksi; kuat geser

Full Text:

PDF

References


Awaludin, Ali, 2005. Dasar-Dasar Perencanaan Sambungan Kayu. Yogyakarta: Biro Penerbit KTMS FT UGM

Damanauw, J.F., 1982. Mengenal Kayu. Jakarta: PT. Gramedia

Harotomo A.J dkk., 1992. Memahami Polimer dan Perekat. Yogyakarta: Andi Offset.

Karnasudirja, Suparman dkk., 1974. Pedoman Pengujian Sifat Fisik Dan Mekanik Kayu. Bogor : Dirjend Kehutanan.

Moeljono, Soerjanto., 1974. Pengantar Perkayuan. Yogyakarta : Kanisius

PIKA, 1981. Mengenal Sifat-Sifat Kayu Indonesia dan Penggunaannya. Yogyakarta : Kanisius

Stefford, John dan Murdo Mc, Guy., 1986. Woodwork Technology. Jakarta ; Erlangga

Wiryomartono, Suwarno, 1976. Konstruksi Kayu. Yogyakarta : UGM




DOI: https://doi.org/10.15294/jtsp.v11i1.6962

Refbacks

  • There are currently no refbacks.