Teenage Pregnancy as a Risk Factor of Stunting and Wasting among Children Aged 6-23 Months in Indonesia (IFLS 5 Analysis Study)

Justiyulfah Syah(1), Abdul Wahab(2), BJ. Istiti Kandarina(3),


(1) Institut Kesehatan Mitra Bunda
(2) Universitas Gadjah Mada
(3) Universitas Gadjah Mada

Abstract

Abstrak. Stunting dan wasting saling terkait dengan peningkatan mortalitas terutama ketika keduanya dialami oleh anak yang sama serta meningkatnya angka kematian dan kesakitan perinatal di Indonesia diakibatkan oleh kehamilan dan kelahiran pada usia remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya risiko kehamilan usia remaja terhadap kejadian stunting dan wasting pada anak usia 6-24 bulan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain nested case-control study dengan menganalisis data Indonesia Family Life Survey (IFLS) periode ke-5. Hasil analisis bivariabel kejadian stunting dan wasting  tidak berhubungan secara statistik terhadap kehamilan usia remaja dengan nilai p=0, 39 (OR=1, 30; CI 95 = 0, 67-2, 48). Hasil analisis multivariat kejadian stunting dan wasting dengan kehamilan usia remaja dengan mengikut sertakan variabel berat badan lahir, tinggi badan ibu, penyakit infeksi, dan lokasi tempat tinggal tidak berhubungan secara statistik dengan nilai p=0,47 (OR=1,25; 95% CI=0,67-2,35). Penelitian ini didapatkan bahwa tidak berhubungan secara statistik antara kehamilan usia remaja dengan kejadian stunting dan wasting, namun tetap di perlukan startegi untuk menurunkan angka kehamilan usia remaja melalui sosialisasi dan edukasi bahaya pernikahan dini guna mendapatkan generasi dengan status kesehatan yang lebih baik.

Keywords

Kehamilan Usia Remaja, Stunting-Wasting, IFLS 5

Full Text:

PDF

References

Adair, L. S. (1989). Growth of Filipino infants who differ in body proportions at birth. American Journal of Human Biology, 1(6), 673–682.

Anisa, P. (2012). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 25-60 Bulan di Kelurahan Kalibaru Depok Tahun 2012. Universitas Indonesia.

Anwar, K., Juffrie, M., & Julia, M. (2006). Faktor Risiko Kejadian Gizi Buruk di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Gizi Klinik Indonesia, 2, 108–116.

Assefa, H., Belachew, T., & Negash, L. (2013). Socioeconomic Factors Associated with Underweight and Stunting among Adolescents of Jimma Zone , South West Ethiopia : A Cross-Sectional Study. 2013.

BAPPENAS. (2013). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013. Laporan Nasional 2013, 1–384. https://doi.org/1 Desember 2013

BKKBN, BPS, & Kemenkes. (2013). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2012. Direktorat Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan BPS, Puslitbang Kependudukan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN),Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Briend, A., Khara, T., & Dolan, C. (2015). Wasting and stunting-similarities and differences: Policy and programmatic implications. Food and Nutrition Bulletin, 36(1), S15–S23.

Byberg, K. K., Oymar, K., Eide, G. E., R.Forman, M., & Juliusson, P. B. (2017). Exposure to preeclampsia in utero affects growth from birth to late childhood dependent on child ’ s sex and severity of exposure : Follow-up of a nested case-control study. Plos One, 1–15.

Christian, P. (2009). Prenatal origins of undernutrition. Nestle Nutrition Workshop Series. Paediatric Programme, 63, 57-59,259-268.

Fikadu, T., Assegid, S., & Dube, L. (2014). Factors associated with stunting among children of age 24 to 59 months in Meskan district, Gurage Zone, South Ethiopia: A case-control study. BMC Public Health, 14(1), 1–7.

Hien, N. N., & Hoa, N. N. (2009). Nutritional Status and Determinants of Malnutrition in Children under Three Years of Age in Nghean , Vietnam. Pakistan Journal of Nutrition, 958–964.

Kementerian Kesehatan. (2017). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2017. Kementerian Kesehatan RI.

kementerian kesehatan RI. (2016). InfoDATIN. Situasi Balita Pendek, 2442–7659.

Khara, T., & Dolan, C. (2014). The relationship between wasting and stunting, policy, programming and research implications. Additives for Polymers, 8.

Mishra, K., Kumar, P., & Basu, S. (2013). Risk Factors for Severe Acute Malnutrition in Children below 5 y of Age in India : A Case-Control Study. India Journal Pediatrics, April 2010.

Ni ’mah, K., & Nadhiroh, S. R. (2015). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Media Gizi Indonesia, 10(1), 13–19.

Pravana, N. K., Piryani, S., Chaurasiya, S. P., Kawan, R., Thapa, R. K., & Shrestha, S. (2017). Determinants of severe acute malnutrition among children under 5 years of age in Nepal : a community- based case – control study. BMJ Open, 1–7.

Rahman, M. S., Howlader, T., Masud, M. S., & Rahman, M. L. (2016). Association of low-birth weight with malnutrition in children under five years in Bangladesh: Do mother’s education, socio-economic status, and birth interval matter? PLoS ONE, 11(6), 1–16.

Singh, L., Rai, R. K., & Singh, P. K. (2012). Assessing The Utilization Of Maternal and Child Health Care Among Married Adolescent Women: Evidence From India. Journal of Biosocial Science, May 2019, 1–26.

UNICEF. (2013). Improving Child Nutrition - The achievable imperative for global progress. United Nations Children’s fund.

Vienne, C. M. De, Creveuil, C., & Dreyfus, M. (2009). European Journal of Obstetrics & Gynecology and Reproductive Biology Does young maternal age increase the risk of adverse obstetric , fetal and neonatal outcomes : A cohort study §. European Journal of Obstetrics & Gynecology and Reproductive Biology, 147, 151–156.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.