The Existence of Culinary at Lomban Festival in Jepara: Comparative Study of the Dutch East Indies and Reformation Period

Sri Indrahti, Yanuar Yoga Prasetyawan, Alamsyah Alamsyah, Siti Maziyah

Abstract

In Jepara, various cultural activities are conducted regularly every year. This cultural activity is always accompanied by a culinary presentation in accordance with the activities, needs, and interests. One of the cultural activities in Jepara is the lomban festival. In this local tradition, a variety of culinary is presented as complement to the cultural activities. The culinary consists of various types, such as market snacks and complete food with rice, vegetables, and side dishes. The culinary in this lomban activity is described in sequence and detail. The culinary depicts the belief, symbolic and spiritual meaning of the supporters of that culture. Through this study, various types of culinary in cultural activities are well described including the symbolic and spiritual meaning behind the culinary presentation.

Keywords

Lomban Festival, Cuisine; Culture; Description; Simbolic; Jepara

Full Text:

PDF

References

Alamsyah, 2013. “Budaya Syawalan atau Lomban di Jepara: Studi Komparasi Akhir Abad Ke-19 dan Tahun 2013.” HUMANIKA, Volume 18, Nomor 2.

--------, Indrahti, Sri, dan Maziyah, Siti, 2013. “Pemasaran Pariwisata Melalui Model Pembelajaran Pada Guide dengan Berbasis Peninggalan Budaya Lokal di Jepara.” Laporan Hibah Bersaing Dikti Dana BOPTN, Semarang: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Diponegoro.

Anwar, Khoirul, 2013. ”Makna Kultural Dan Sosial-Ekonomi Tradisi Syawalan.” Jurnal Walisongo. Volume 21, Nomor 2, November 2013.

Atmosudiro, Sumijati, 2004. ”Khasanah Sumberdaya Arkeologi Indonesia: Peluang dan Kendala Pemanfaatannya.” Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar, Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Boikhutso, Doreen Nanky, 2012. “Methods of Indigenous Knowledge Preservation in South Africa”.(Tesis). South Afrika: Tshwane University Of Technology. encore.tut.ac.za/iii/cpro/app?id...itemId=1000655...

Christomy, Tomy dan Yuwono, Untung, 2004. Semiotika Budaya. Depok: Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Budaya DRPM UI.

Endraswara, Suwardi, 2003. Mistik Kejawen Sinkretisme, Simbolisme dan Sufisme dalam Budaya Spiritual Jawa, Yogyakarta: Narasi.

Garraghan, S.J. Gilbert, 1957. A Guide to Historical Method, New York: University Press.

Geertz, Clifford, 1976. Arts as Cultural System. MLN, Comparative Literature.

Geertz, Clifford, 1992. Tafsir Kebudayaan. Diindonesiakan oleh Francisco Budi Hardiman, Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Husain, Fadly, 2011, “Sistem Budaya bahari Komunitas Nelayan Lungkak Desa Tanjung Luar, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat”, KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE, 3 (1), 40-50.

Indrahti, Sri dan Maziyah, Siti, 2016. “Pemberdayaan Kuliner Berbasis Budaya Pada Masyarakat Kabupaten Jepara Untuk Pengembangan Produktivitas dalam Sektor Makanan Tradisional.” Prosiding Seminar Antarbangsa: “Membangun Kapasitas Kreatif dan Kedasaran Budaya Menuju Keunggulan Peradaban Bangsa,” Semarang: Program Studi Magister dan Doktor. Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, hlm. 29-44.

Indrahti, Sri, Maziyah, Siti, dan Alamsyah, 2017. “Ragam Kuliner Sesaji dalam Upacara Tradisi di Kabupaten Jepara.” Jurnal Sejarah Citra Lekha, 2(1), 61-74. doi:http://dx.doi.org/10.14710/jscl.v2i1.14547.

Koentjaraningrat, 2003. Pengantar Antropologi I, Cetakan kedua, Jakarta: PT Rineka Cipta.

Permana, S., Liernoor, D., Slamet, A., & Juhadi, J. 2017. Community Rituals in Facing Volcanic Eruption Threat in Java. KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE, 9(1), 29-36. doi:https://doi.org/10.15294/komunitas.v9i1.7069

Poesponegoro, Marwati Djoened, 1993. Sejarah Nasional Indonesia III. Jakarta: Balai Pustaka.

Sholikhin, Muhammad, 2010. Ritual dan Tradisi Islam Jawa. Penyunting: Lilih Prilian Ari Pranowo. Yogyakarta: Narasi.

Soekmono, 1993. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 2. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Soeratno, Chamamah, 2005. “Ekspresi Islam dalam Simbol-Simbol Budaya di Indonesia.” Dalam Triratnawati, Atik, dan Amini, Mutiah. 2005. Ekspresi Islam dalam Simbol-Simbol Budaya di Indonesia. Cetakan I, Yogyakarta: Lembaga Kebudayaan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah bekerjasama dengan Adicita Karya Nusa.

Sulistyono, Singgih Tri, dkk., 2005. Penulisan Dan Pengkajian Upacara Tradisional Di Kabupaten Jepara. Semarang: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Tengah.

Suliyati, T., Rochwulaningsih, Y., & Utama, M. 2017. Interethnic Interaction Pattern in Karimunjawa Island. KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE, 9(2), 302-309. doi:http://dx.doi.org/10.15294/komunitas.v9i2.10719

TNI, 1868. Het Pada Loemban Feest Te Japara

Veth, P.J, 1882. Jawa: Geographisch, Ethnologisch, Historisch, derde deel. Haarlem, de Erven F. Bohn.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.