STRATEGI ADAPTASI ORANG MINANG TERHADAP BAHASA, MAKANAN, DAN NORMA MASYARAKAT JAWA

Nur Indah Ariyani

Abstract

Suku Bangsa Minangkabau adalah suku yang terkenal dengan kebiasaan merantau. Salah satu tempat di Semarang yang banyak ditemukan orang Minangkabau adalah Sekaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana strategi adaptasi orang Minang terhadap bahasa Jawa, makanan Jawa dan norma masyarakat Jawa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan strategi adaptasi orang Minang terhadap bahasa Jawa adalah dengan lebih sering menggunakan bahasa Indonesia untuk berkomunikasi dengan orang Jawa agar mengurangi adanya kesalahpahaman, serta tetap berusaha untuk belajar bahasa Jawa. Strategi adaptasi orang Minang terhadap makanan Jawa adalah dengan memilah-milah makanan yang pedas sesuai dengan selera atau dengan memasak sendiri. Orang Minang yang mempunyai tempat usaha warung makan khas masakan Minang meyesuaikan menu dengan selera masyarakat sekitar. Strategi adaptasi orang Minang terhadap norma masyarakat Jawa adalah dengan berusaha mematuhi segala tata tertib yang ada dan menyesuaikan dengan tradisi Jawa serta menggunakan panggilan Jawa yang sering digunakan oleh orang Jawa.

The Minangkabau is well-known for its migration habit. One of the places in Semarang with many Minangkabau people is Sekaran. The study was conducted to examine the adaptation strategies of Minang people to Javanese people, Javanese food and the Java community norms. The research was conducted using qualitative research methods. The results showed that the Minang adaptation strategies for the Javanese language is by more often by using the Indonesian language to communicate with Javanese in order to reduce the misunderstandings, though they are still trying to learn the Javanese language. Adaptation strategies of Minang people to Javanese food is by sorting out the spicy foods according to their taste or cook for themselves. Minang people who have a small restaurant usually cook dishes tailored to the taste of the surrounding communities. Adaptation strategies of Minang people is by trying to comply with Javanese norm all the discipline, and adjust to the traditions of Java and using Javanese calls that are often used by the Javanese.

Keywords

adaptation strategies, food, language, norm

Full Text:

PDF

References

Fatimah, N. 2011. Strategi Bertahan Hidup Masyara¬kat Miskin Pinggiran Kota Akibat Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Pemukiman. Jurnal Forum Ilmu Sosial. 38(2):156 – 15437

Fitriani, R. 2012. Peranan Paguyuban Tionghoa Pur¬balingga dalam Pelestarian Tradisi Cap Go Meh. Guibernau, M. dan Rex, J. 2010. The Ethnicity Read¬er: Nationalism, Multiculturalism and Migration. London: Polity Press.

Haviland, W.A. 1999. Antropologi Jilid 1. Jakarta. Er¬langga.

Keesing, R.M. 1999. Antropologi Budaya Suatu Perspe¬ktip Kontemporer. Jakarta. Erlangga.

Kymlicka, W. 2007. Multiculturalism and the welfare state: recognition and redistribution in contemporary democracies. Oxford: Oxford University Press.

Modood, T. 2007. Multiculturalism. London: Polity Press.

Mumfangati, T. 2004. Kearifan Lokal di Lingkungan Ma¬syarakat Samin kabupaten Blora Jawa Tengah. Yo¬gyakarta: Jarahnita.

Parekh, B. 2002. Rethinking Multiculturalism: Cultural Diversity and Political Theory. Harvard: Harvard University Press.

Pederson, P. 1998. Multiculturalism as a fourth force. Lon¬don: Routledge.

Philips, A. 2009. Multiculturalism without culture. Princ¬eton: Princeton University Press.

Riady, M. 2004. Adaptasi Masyarakat Transmigran dan Beberapa Faktor yang Mempengaruhinya (Studi Kasus di Daerah Pemukiman Trans¬migrasi Kota Bangun Propinsi Kalimantan Timur). Etnovisi, Jurnal Antropologi Sosial Bu-daya. 1(2):20-30

Sniderman, P., dan Hagendoorm, B. 2010. When ways of life collide: Multiculturalism and its discontents in the Netherlands. Princeton: Princeton University Press.

Sumyati. 2006. Strategi Adaptasi Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Banjir Pasang Air Laut di Kota Pekalongan. Jurnal Prisma. 20(1):51-72.

Sunarto, Kamanto. 2004. Pengantar Sosiologi Edisi Re¬visi. Jakarta: FE-UI

Suparlan. 2004. Manusia dan Kebudayan dalam Perspe¬ktif Ilmu Budaya Dasar. Jakarta. Rineka Cipta.

Suseno, F. 2003. Etika Jawa; Sebuah Analisa Falsafati tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa. Jakarta. PT. Gramedia.

Wetembossy, A. 2005. Strategi Adaptasi Ekologi dan Sosial Ekonomi Rumah Tangga Masyarakat Korban Bencana Alam Tsunami Peserta Pro¬gram Resettlement di RW Angkasa Mulyono Kelurahan Amban Kecamatan Manokwari Kabupaten Manokwari. Jurnal Penelitian Hu¬maniora. 8(2):65-85

Refbacks

  • There are currently no refbacks.