Caring for Labuhan Merapi Tradition, One of The Local Wisdom-Based Disaster Risk Reduction Efforts

Rizki Arumning Tyas, Pujianto Pujianto, Suyanta Suyanta

Abstract

Local wisdom is the result of the dialectic process between the individual and his environment. One of the local wisdom in Merapi Mountain, Indonesia is the traditional ceremony of Labuhan. This study is a qualitative descriptive study with literature review techniques. Based on the results of this study, it is known that the traditional ceremony of Labuhan Merapi is one of the local wisdom, tradition, culture, and traditional intelligence in the residents of the southern slope of Mount Merapi. Merapi's traditional ceremony is one of the traditional intelligence that can be managed in building a community-based disaster risk reduction system, especially at the disaster mitigation stage. Traditional intelligence is formed from the results of people's interaction with their physical environment over a long period of time. The formation of traditional intelligence allows people to know and read the signs of nature related to the eruption disaster of Mount Merapi.

Keywords

Tradition, Labuhan Merapi, Disaster Risk Reduction, Local Wisdom

Full Text:

PDF

References

Degroot, V.M.Y. 2009. “Candi Space and Landscape: A Study on the Distribution, Orientation, and Spatial Organization of Central Javanese Temple Remainsâ€. Disertasi Universiteit Leiden. Diakses melalui www.openaccess.leidenuniv.nl pada tanggal 30 November 2018.

Endraswara, S. 2012. Memayu Hayuning Buwana. Yogyakarta: Ampera Utama.

Fidiyani, R. dan Kamal, U. 2012. Penjaba¬ran Hukum Alam Menurut Pikiran Orang Jawa Berdasarkan Pranata Mangsa. Ju¬rnal Dinamika Hukum Vol 12 No 3: 421-436.

Gunawan, FX Rudy. 2006. Mbah Maridjan: Sang Presiden Gunung Merapi. Jakarta: Gagas Media.

Gunawan, Roebiyanto, H., Sugiyanto, dan Murni, R. 2007. Pemberdayaan Keluarga Pazca Bencana Alam: Konsisi Sosial Masyarakat Dalam Manajemen Bencana. Jakarta: Puslitbang Kesos, Badiklit Kesos, Kemensos RI.

Gunawan. 2014. Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Penanggulangan Bencana: Kasus Kearifan Masyarakat Lereng Merapi Bagian Selatan, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Informasi Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 19 No. 2: 91 - 106.

Kresna, A. A. 2013. Demokrasi dan Kekayaan dalam Pandangan Hidup Orang Jawa. Jurnal Ultima Humaniora Vol 1 No 2: 60 – 70.

Krisanto, Y. A. 2011. Relokasi Korban Bencana: Legalistik vs Kultural-Historis (Kajian Penolakan Warga Lereng Merapi terhadap Kebijakan Relokasi). Diakses melalui http://hukum.kompasiana.com pada tanggal 29 November 2018.

Lavigne, F., Coster, B.J., Juvin, N., Flohic, F., Gaillard, J.C., Teixer, P., Morin, J., dan Sartohadi, J. 2008. People’s Behaviour in the Face of Volcanic Hazards: Perspectives From Javanese Communities, Indonesia. Journal of Volcanology and Geothermal Research Vol 172 No 2: 273-287.

Nababan, A. 1995. Kearifan Tradisional dan Pelestarian Lingkungan Hidup di Indonesia. Analisis CSIS, Th XXIV, No.6.

Purwadi. 2012. Ensiklopedi Adat-Istiadat Budaya Jawa. Yogyakarta: Pura Pustaka Yogyakarta.

Sartini. 2004. Menggali Kearifan Lokal Nus¬antara Sebuah Kajian Filsafati. Jurnal Fil¬safat Vol 37 No 2: 111-120.

Sudibyakto. 2011. Persepsi Penduduk Merapi dalam Manajemen Bencana, Indonesia Kemana?. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Suhartini. 2009. Kajian Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Pendidikan dan Penerapan MIPA FMIPA UNY.

Sunarto. 2008. Kecerdasan Tradisional untuk Kajian Kebencanaan dalam Perspektif Hermeneutika. Jurnal Kebencanaan Indo¬nesia Vol 1 No 5: 323-334.

Sunarto. 2011. Pemaknaan Filsafati Kearifan Lokal untuk Adaptasi Masyarakat Terha¬dap Ancaman Bencana Marine dan Fluvial di Lingkungan Kepesisiran. Jurnal Forum Geo-grafi Indonesia Vol 25 No 1: 1-16.

Triyoga, Lucas Sasongko. 1991. Manusia Jawa dan Gunung Merapi: Persepsi dan Sistem Kepercayaannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Wikantiyoso, R. 2010. Mitigasi Bencana di Perkotaan: Adaptasi atau Antisipasi Perencanaan dan Perancangan Kota (Potensi Kearifan Lokal dalam Perencanaan dan Perancangan Kota untuk Upaya Mitigasi Bencana). Jurnal Kearifan Lokal Vol 2 No 1: 18-29.