Oil & Community Welfare: A Case Study on People Oil Mining in Indonesia

Nugroho Trisnu Brata

Abstract

Usually in the oil mining area was exploited by oil company that under licensed from the state. Nevertheless on an oil mining field in East Java Province in Indonesia there is people oil mining that exploited and distributed by the people. They are working on the people oil mining area. Working is a phenomenon inherent to adults in satisfying their needs. People work for a multitude of motivation. Working may lead a particular worker to occupy certain social status within the society. This paper aims to examine the phenomenon of people working in the oil distribution link from people oil mining to consumer. More specifically, this study aims to describe the impacts of working in the oil mining on the miners social and economic life. The method used in this research is ethnography. Data were collected through observation, in-depth interviews, note taking, and recording. The location of research is in a petroleum artisanal mining area in East Java Province. The results showed that the impact of working in the oil distribution link from people oil mining to consumer is the generation of income used to meet the basic needs, to purchase personal means of transportation, to purchase some piece of land, and to pay for the childrens education.

Biasanya ladang minyak dieksploitasi perusahaan yang memperolehy ijin dari negara. Akan tetapi ada ladang minyak di Jawa Timur yang dieksploitasi oleh masyarakat. Mereka bekerja pada ladang seperti itu. Pekerja memiliki motivasi bermacam-macam dalam pekerjaanya. Bekerja membantu seseorang memperoleh status tertentu dalam masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menelaah fenomena pekerja ladang minyak. Pertanyaan yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah: (1) mengapa orang bekerja di ladang minyak?; (2) bagaimana kesejahteraan mereka?; dan (3) bagaimana pengaruh bekerja di ladang minyak pada kehidupan sosial dan ekonomi para pekerja?. Penelitian menggunakan metode etnografi. Penelitian dilakukan di Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan yang diperoleh digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar, membeli alat transportasi pribadi, membeli tanah dan membayar pendidikan anak.

Keywords

oil distribution; community welfare; oil artisanal mining; employment system

Full Text:

PDF

References

Adrial. 2006. Pertambangan Rakyat di Sawahlunto, dalam Alfan Miko (Ed) Dinamika Kota Tambang Sawahlunto dari Ekonomi Kapitalis ke Ekonomi Rakyat. Padang: Andalas University Press.

Aspinall, C. 2001. Small-Scale Mining in Indonesia. Mining, Minerals, and Sustainable Development No. 79 (September).

Atkinson, P. & Martyn H. 2009. Etnografi dan Observasi Partisipan dalam Norman K. Denzin & Yvonna S. Lincoln Handbook of Qualitative Research. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Breman, J. 1994. Wage Hunters and Gatherers Search for Work in The Urban and Rural Economy of South Gujarat. New York: Oxford University Press.

Bogdan, R. & Tylor, S.J. 1992. Pengantar Metode Penelitian Kualitatif Suatu Pendekatan Fenomenologis terhadap Ilmu-ilmu Sosial. Surabaya: Usaha Nasional.

Denzin, N.K. & Lincoln, Y.S. 2009. Pendahuluan: Memasuki Bidang Penelitian Kualitatif dalam Norman K. Denzin & Yvonna S. Lincoln Handbook of Qualitative Research. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dwiyanto, A. 2007. Peranan Penambangan Minyak Tradisional dalam Pembangunan Masyarakat Desa (Studi Kasus Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora). Tesis. Prodi Magister Teknik Pembangunan Wilayah dan Kota. Semarang: Universitas Diponegoro.

Erman, E. 2009. Dari Pembentukan Kampung ke Perkara Gelap Menguak Sejarah Timah Bangka-Belitung. Yogyakarta: Ombak.

Husken, F. 1998. Masyarakat Desa dalam Perubahan Zaman: Sejarah Diferensiasi Sosial di Jawa 1830-1980. Jakarta: Grasindo.

Indriyo, D.W. 2008. Politik Harga BBM Eksplorasi Politik Kebijakan Subsidi Harga BBM Pemerintahan SBY-JK. Malang: Averroes Press.

Kiroyan, N. 2009. CSR dalam Penyelenggaraan Lingkungan dan Sumber Daya Alam Indonesia, dalam Bambang Widianto & Iwan Meulia Pireous (ed) Kumpulan Tulisan Koentjaraningrat Memorial Lectures I-IV/ 2004-2008 Perspektif Budaya. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Liebow, E. 1993. Manusia dan Pekerjaan dalam Parsudi Suparlan (ed)., Kemiskian di Perkotaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Miko, A. 2006. Dinamika Kota Tambang Sawah Lunto dari Ekonomi Kapitalis ke Ekonomi Rakyat. Padang: Andalas University Press.

Mizuno, K. 1996. Perubahan Sektor Ekonomi Nonpertanian dan Perpindahan Tenaga Kerja di Desa Karang Tengah dan Desa Pesantren dalam Hiroyosi Kano dkk., Di Bawah Asap Pabrik Gula Masyarakat Desa di Pesisir Jawa Sepanjang Abad Ke-20. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Salim, H.S. 2005. Hukum Pertambangan di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo.

Spradley, J.P. 1997. Metode Etnografi. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Sutedi, A. 2011. Hukum Pertambangan. Jakarta: Jakarta: Sinar Grafika.

Strauss, A. & Corbin, J. 2003. Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif Tata Langkah dan Teknik-Teknik Teoritisasi Data. Alih bahasa oleh Muhammad Sodiq dan Imam Muttaqien. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Vidich, A.J. & Lyman, S.M. 2009. Metode Kualitatif; Sejarahnya dalam Sosiologi dan Antropologi, dalam Norman K. Denzin & Yvonna S. Lincoln Handbook of Qualitative Research. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wallman, S. 1979. Social Anthropology of Work. London: Academic Press.

Wiriosudarmo, R. 2001. Baseline Study and Gap Analysis on Mining in Indonesia. Mining, Minerals, and Sustainable Development No. 183 (October).

PPT MIGAS. 1994. 100 Tahun Perminyakan di Cepu. Cepu: PPT MIGAS.

Mass Media:

Kedaulatan Rakyat,12-12-2009.

Kompas rubrik Jawa Tengah. 29 Juni 2009. Memungut Sisa-sisa Lantung Londo. Halaman A.

Kompas, 27-10-2011. Freeport Force Majeur.

Internet:

www.pbase.archiaston/texas_van_java, diunduh 16 Agustus 2010.

www.inz-myjourney.blogspot.com/2009/07.untuk-menikmati-blok-cepu.html

www.wikipedia.org

Refbacks

  • There are currently no refbacks.