NILAI PENDIDIKAN DALAM CERITA RAKYAT DAN PERANANNYA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA

Juanda Juanda

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi nilai pendidikan seperti nilai kebaikan dan kejahatan, nilai kualitas dan nilai sosial dalam cerita rakyat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pemaparan data secara deskriptif. Penelitian ini sumber datanya dari sastra lisan yang telah dibukukan oleh Bambang Suwondo tahun 1980/1981 “Cerita Rakyat (Mite dan Legenda) Daerah Sulawesi Selatan”. Sampel dalam penelitian ini adalah cerita rakyat yang berjudul: Kepemimpinan Batara Wajo La Tenribali, La Tungke, Burung Beo yang Setia, Sebabnya Kalelawar Menggantungkan Diri, dan La Benngo. Temuan nilai pendidikan dalam penelitian ini adalah terdapat nilai kebaikan yaitu: saling membantu dalam kehidupan kerajaan dan keluarga, saling memotivasi, ingat-mengingatkan, tolong-menolong dan saling menghargai; temuan nilai kejahatan, seperti penipuan, penyiksaan, ketidakadilan dan kelicikan; nilai kualitas adalah kejujuran, keadilan, dan kesopanan; nilai sosial ialah kekeluargaan, kepedulian dan kegotongroyongan. Cerita rakyat etnis Bugis dapat diaplikasikan dalam pembentukan karakter siswa.


Keywords


nilai pendidikan, sosial , cerita rakyat, siswa

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.