CERITA API DI BUKIT MENOREH KARYA SH MINTARDJA : UPAYA LEGIMITASI KEKUASAAN MATARAM

Teguh Supriyanto

Abstract


Cerita silat ADM menceritakan masalah seputar berdirinya dinasti Mataram mulai dari peperangan antara  Pajang dengan Jipang, runtuhnya Pajang, sampai pada berdirinya kerajaan Mataram. Kebanyakan para tokoh ADM dapat ditemukan dalam cerita babad Tanah Jawi. Berdasarkan pada penelitian intertekstual dapat ditemukan bahwa (1) cerita silat ADM ditulis berdasar cerita babad BTJ, (2) cerita silat ADM merupakan cerita babad Mataram modern, (3) cerita silkat ADM berfungsi melegitimasi kekuasaan panembahan Senapati.

 


The silat story ADM tells about story of establishing  Mataram dynasty beginning from Pajang-Jipang confrontation, the falling of Pajang, and establishing of Mataram dynasty. Most of Characters are similarly to Babad story- a Javanese historiography.  Based on intertextuallity research, some elements of the text can be found. There are: (1) the silat story of ADM is composed based on Javanese historiography (BTJ), (2) the silat story of ADM is the modern historiographyof Mataram. (3) the silat story of ADM legitimates of Panembahan Senapati outhority.


Keywords


the silat story, intertextuallity research, Babad story, legitimates

Full Text:

PDF

References


Abrams, MH. 1984. The Mirror and The Lamp: Romantic Theory and the Critical Tradition.London-Oxford-New York: Oxford University Press.

Darsiti-Soeratman.1989. Kehidupan Dunia Keraton Surakarta 1830–1930. Yogyakarta: Taman Siswa.

De Graff, HJ dan Th. Pigeaud. 2001.Kerajaan Islam Pertama di Jawa. Jakarta:

Grafiti.

Goldmann, Lucient. 1981. Method in the Sociology of Literature. Terjemahan Inggris William Q. Boelhower. (ed.). Oxford: Basil Bleckwell Publisher.

Moedjanto, G. 1987. Konsep Kekuasaan Jawa: Penerapannya oleh Raja-Raja Mataram. Yogyakarta: Kanisius.

Peursen, C. A van. 1985. Strategi Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius.

Ras, J. J. 1986. “ The Babad Tanaj Jawi and Its Reliability: Question of Content, Structure, and Function, dalam C. D Grijns & S. O Robson, ed. Cultural Context and Textual Interpretation. Dodrecht & Cinnaminson: Foris Publication.

Riffaterre, Michael. 1978. Semiotiks of Poetry. Bloomington: Colombia University

Press.

Sudjijono. 1994. “Kajian Struktural Levi Strauss pada Mitos Nyai Rara Kidul”. Makalah (belum diterbitkan). Yogyakarta: Pascasarjana UGM.

Sumarsono, HR.2008. Babad Tanah Jawi. Yogyakarta: Marasi

Supriyanto, Teguh.1999. “Cerita Silat Indonesia: Sebuah Studi Awal” . Laporan Penelitian (belum terbit). Semarang: Lemlit Unnes.

Supriyanto, Teguh. 2006. ”Hegemoni terhadap Sastra Populer: Studi Cerita Silat.” Disertasi UGM.belum diterbitkan. Yogyakarta: Sekolah Pascasarjana UGM.

Supriyanto, Teguh.2008. Teks dan Ideologi. Semarang: Unnes Press.

Mintardja, SH.1972. Api di Bukit Menoreh. Bag. I. Yogyakarta: Penerbit Kedaulatan Rakyat.

Mintardja, SH. 1980. Api di Bukit Menoreh. Bag. I,II,III. Yogyakarta: Penerbit

Kedaulatan Rakyat.

Meinsma, J.J.(ed). 1941.Poenika Serat Babad Tanah Djawi Wiwit saking Nabi Adam doemoegi ing taoen 1647. Terjemahan W. L. Olthof. Den Haag: Nijhoff.

Worton, Michael dan Judith Still. (ed). 1990. Intertextuality Theories and Practices. Manchester dan New York: Manchester University Press.

Yosodipuro, R. M. Riyo. 1985. Karaton Surakarta Hadiningrat. Surakarta: Fakultas Sastra UNS Surakarta.

Zeffry. 1998. Mitos dan Mitologi. Jakarta: Uiversitas Indonesia Press.

Strauss 1978. Myth and Meaning. London: Routledge & Kegan Paul.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.