PEMAKAIAN BAHASA KOMUNITAS PEDAGANG DI PASAR KLEWER KOTA SALA: SEBUAH PERAN KAJIAN SOSIOLINGUISTIK MENJAGA TRADISI

Triyoga Dharma Utami

Abstract


Tulisan ini bertujuan untuk menjabarkan perwujudan pemakaian bahasa dan pola interaksi verbal,
mengetahui register dalam bertransaksi dan bersosialisasi serta mengidentifikasi faktor penentu pemakaian
bahasa komunitas pedagang beretnik Jawa dengan mitra-tutur yang beretnik bukan Jawa. Kajian mengacu
pada teori sosiolinguistik. Tulisan ini berdasarkan penelitian kualitatif penulis pada tahun 2004. Data yang
dikumpulkan adalah percakapan sehari-hari di lokasi penelitian. Ditemukan bahwa pemakaian bahasa oleh
pemilik kios dan penjaga kios sebagai anggota komunitas pedagang beretnik Jawa terkait erat dengan
hubungan sosial keseharian mereka. Hubungan sosial terwujud karena interaksi teratur dan berulang
dengan pemilik kios lain, penjaga kios lain, pembeli, pemasok, dan penagih. Bahasa yang digunakan adalah
bahasa Indonesia, bahasa Jawa dan campuran. Faktor penentu pemakaian bahasa terbagi menjadi faktor
bahasa dan non-bahasa. Faktor bahasa meliputi bahasa Jawa dialek Solo, tingkat tutur, dan posisi bahasa
Jawa sebagai bahasa ibu. Faktor non-bahasa mencakup keragaman latar belakang etnis penutur,
perwujudan hubungan sosial antar-penutur, dan tradisi budaya.
Kata kunci: pemakaian bahasa, sosiolinguistik, keragaman, tradisi budaya

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.