AKSEN FEMINITAS MASYARAKAT NELAYAN JAWA DI PESISIR REMBANG: TELAAH PERBEDAAN GENDER DALAM PENGGUNAAN BAHASA

U’um Qomariyah

Abstract


Penelitian ini mencoba untuk memaparkan hubungan antara bahasa dan
gender dalam kaitannya dengan aksen bahasa. Permasalahan yang diangkat
dalam penelitian ini adalah bagaimana aksen feminitas yang digunakan oleh
masyarakat nelayan Jawa di pesisir Rembang dan faktor-faktor yang
menyebabkan perbedaan aksen tersebut. Pendekatan kualitatif digunakan
untuk menemukan keunikan objek dari sudut pandang yang utuh,
komprehensif, dan holistik. Selain itu, pendekatan gender dalam kaitannya
dengan sosial budaya suatu masyarakat juga digunakan dalam penelitian ini.
Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa konstruksi bahasa, khususnya
aksen antara laki-laki dan perempuan mengalami perbedaan. Perbedaan itu
lebih disebabkan banyaknya vokal /o/ yang digunakan dalam tuturan laki-laki.
Sedangkan perempuan lebih banyak menggunakan vokal /e/ atau /i/. Hasil
penelitian menengarai bahwa perbedaan aksen tersebut biasanya dilakukan
oleh anak muda sedangkan para orang tua mereka cenderung bicara apa
adanya. Kecuali beberapa keluarga yang dipandang sebagai keluarga berada.
Mereka cenderung melakukan penyesuaian berdasarkan lingkungan terbaru
mereka. Hal yang menarik ternyata meskipun laki-laki dikatakan mempunyai
aksen yang lebih kasar dan terbuka dibandingkan perempuan, ternyata laki-laki
tidak ingin meniru aksen yang dituturkan perempuan. Mereka lebih cenderung
ingin berbicara apa adanya. Untuk beberapa hal, terkadang perempuan di sana
cenderung ”ambigu” Di satu sisi ketika mereka berbicara dengan orang yang
”di atas” mereka, aksen mereka lebih cenderung halus, namun jika berbicara
dengan orang sepadan atau ketika kemarahan muncul, mereka tidak akan
memperhatikan lagi aspek kesopanan. Faktor yang menyebabkan perbedaan
tuturan antara laki-laki dan perempuan di antaranya faktor sosial ekonomi dan
konstruksi gender yang timpang.
Kata Kunci: aksen, gender, bahasa

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.