Dampak Senam Aerobik terhadap Daya Tahan Tubuh dan Penyakit

Purwanto -

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak senam aerobik terhadap daya tahan tubuh dan penyakit peserta senam aerobik di sanggar senam aerobik Magelang. Subjek penelitian adalah 60 orang ibu di Magelang. Mereka terdiri dari 30 orang ibu  peserta senam aerobik dan 30 orang ibu yang tidak melakukan senam aerobik sebagai pembanding. Teknik mengumpulkan data menggunakan angket. Analisis datanya menggunakan Mann Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat daya tahan tubuh terhadap penyakit peserta senam aerobik dengan tingkat daya tahan tubuh terhadap penyakit peserta tidak mengikuti senam aerobik terdapat perbedaan yang signifikan dengan z = 3,803 dan p < 0,05 dan rerata sebesar 84,80 untuk yang mengikuti senam aerobik, sedang yang tidak mengikuti senam aerobik dengan rerata sebesar 77,03. Dengan demikian bahwa tingkat daya tahan tubuh terhadap penyakit yang tidak mengikuti senam aerobik. Berdasarkan temuan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa senam aerobik dapat berdampak pada daya tahan tubuh terhadap penyakit.

Kata Kunci: aerobik; daya tahan; penyakit



This study aims to determine the effects of aerobic exercises on endurance to disease aerobics participants in the aerobics studio Magelang. Subjects were 60 mothers in Magelang. They consist of 30 married women-the mothers aerobics participants and 30 mothers who do not do aerobics as a comparison. Techniques to collect data using questionnaires. Data analysis using the Mann Whitney U Test. The results showed that the level of resistance to disease aerobics participants with a level of resistance to disease aerobics participants did not follow any significant difference by z to 3.803 and p <0.05 and a mean of 84.80 to the following aerobic gymnastics, while that does not follow aerobics with a mean of 77.03. Thus the level of immunity against diseases that do not follow the aerobics. Based on the findings of this study, it can be concluded that aerobic exercise had affect to endurance and diseases.

Keywords: aerobics; endurance; diseases


Full Text:

PDF

References


Budioro, B. 1996. Pengantar Ilmu Kesehatan Masyarakat. Semarang: FKM UNDIP

Cotes, J.E. 1975. Lungfunction. Third Edition. Oxford: Black Well

Fox, E.l., Kirby,T.E & Fox, A.R. 1987. Bases of Fitness. New York: Macmullan Publishing Company

Fox,E.l.,Bowers, R.W & Foss, M.L. 1993.The Physiological Bases for Execise and Sport. Fifth Edition. Dubuque, Iowa Brown & Benchmark Publishers

Giam, C.K. & Teh, K.C. 1993. Sport Medice: Exercise and Fatness. Singapore PC: Publishing PTE Ltd

Hodder & Stronghton. 1997. Sport Therapy: An Introduction to The Theory and Practise. Musselburg. Scotprint Ltd

Kushartanti. W. 2002. Tanggulangi Stress dengan Latihan Fisik. Makalah. Yogyakarta: UNY

Lee, J.M., Sesso, H.D. & Pattenbarger, R.S. 1999. Physical Activity and Risk of Lungcantex. International Journal Of Epidemiology. 28: 620 – 625

Lumenta, B. 1989. Penyakit. Citra Alam dan Budaya. Yogyakarta: Kanisius

Masrum. 1992. Metodologi Penelitian Analisis Kuantitatif. Yogyakarta: Lembaga Pendidikan Doktor UGM

Muhajir. 2007. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Bandung: Yudhistira

Mukholid, A. 2007. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Surakarta: Yudhistira

Murninjaya, Gde. A. A. 1999. Manajemen Kesehatan. Jakarta: Kedokteran EGE

Murtiwi, A.S. 2001. Jawa Pos. Minggu 30 September

Noerhadi, P.A., M. Priyonoadi. B & Sukamti. E.R. 1997. Pengaruh Latihan Beban dan Latihan Aerobik terhadap Penurunan Lemak Tubuh dan Peningkatan Kesegaran Kardiorespirasi. Laporan Penelitian. Yogyakarta: FPOK UNY

Notoatmojo, S. 1993. Pengantar Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan. Yogyakrta: Andi Offset

Pallock, M.L. & Wilmore, J.H. 1990. Exercise in Health and Discase: Evaluation and Rehabilitation. Second Edition. Philadelphia: Saunders

Pizzorno, J. 1998. Total Wellness (Terj. Sehat dan Bebas Penyakit). Jakarta: Gramedia

Putranto, K.H. 1986. Kesehatan Lingkungan. Jakarta: FKM UI

Soekarno, W.K., B.M.W. & Noerhadi, M. 1996. Dasar-Dasar Latihan Senam Aerobik. Yogyakarta L FPOK IKIP

Sumosardjuno, S. 1987. Petunjuk Praktis Kesehatan Olahraga. Jakarta: Pustaka KGU

Sutrisno, H. 1995. Analisis untuk Instrumen. Yogyakarta: Andi Offset

Walmore, J.H & Costill, D.L. 1979. Physiology of Sport and Exercise. Champaigne: Human Kunetic Publisher Inc




DOI: https://doi.org/10.15294/miki.v1i1.1128

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Published by:
Department of Sport Science Universitas Negeri Semarang
Gd. F1 Lt. 1 FIK-UNNES, Jalan Raya Sekaran Gunungpati Semarang Indonesia 50229, Telp/Fax: (024) 8508007

 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.