MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SEJARAH MELALUI METODE STAD PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 15 SEMARANG

Tirani Widyastuti(1),


(1) SMP N 15 Semarang

Abstract

Learning history in SMP Negeri 15 Semarang has not involved the potency and role of students optimally. So the learning model implemented Student Teams Achievement Division (STAD) through classroom action research. Based on observation of student activity in cycle I, II and III obtained by the average student activities in teaching and learning activities in the first cycle that is equal to 65.1%, Cycle II is equal to 65.9% and further increased in cycle III is at 81 , 8%. Student achievement in cycle I, II and III obtained from the quiz held at the end of the meeting. The average value of the class on the first cycle is 58.8 with completeness of classical 37,2%. The average value of the class on the second cycle is 68.4 with completeness of classical 63.6% . The average score on the cycle class III is 83.2 with completeness of classical 86.4% . Based on the results of this study, it can be concluded that through learning model of Student Teams Achievement Division, learning achievement and learning activities of students in grade VIII SMP 15 Semarang can be improved.


Keywords: STAD, Learning, History, Junior High School

 


Belajar sejarah di SMP Negeri 15 Semarang belum melibatkan potensi dan peran siswa secara optimal. Untuk mengatasi hal itu diimplementasikan metode pebelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) melalui penelitian tindakan kelas. Berdasarkan pengamatan aktivitas siswa dalam siklus I, II dan III diperoleh dengan kegiatan mahasiswa rata-rata dalam mengajar dan kegiatan belajar dalam siklus pertama yang sama dengan 65,1%, Siklus II adalah sama dengan 65,9% dan lebih meningkat dalam siklus III adalah pada 81, 8%. Sementara prestasi siswa dalam siklus I, II dan III yang diperoleh dari kuis yang diadakan pada akhir pertemuan. Rata-rata kelas pada siklus pertama adalah 58,8 dengan kelengkapan 37,2% klasik. Nilai rata-rata kelas pada siklus kedua adalah 68,4 dengan kelengkapan 63,6% klasik. Nilai rata-rata pada siklus III adalah kelas 83,2 dengan kelengkapan 86,4% klasik. Berdasarkan hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa melalui model pembelajaran Siswa Prestasi Tim Divisi, prestasi belajar dan kegiatan belajar siswa kelas VIII SMP 15 Semarang dapat ditingkatkan.


Kata kunci: STAD, Belajar, Sejarah, SMP

 

 

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.