PERKEMBANGAN JALAN RAYA DI PANTAI UTARA JAWA TENGAH SEJAK MATARAM ISLAM HINGGA PEMERINTAHAN DAENDELS

Endah Sri Hartatik

Abstract

This article analyze the development of the highway on the north coast of Central Java since the Islamic Mataram in the 17th century to the reign Daendels in the 19th century. This period is very important to know the emergence and development of highways who played a major role in the development of society in Java. Highway is a significant transportation in Java. The most important highway in Java is in the northern coast of Central Java. The highway has long historical roots, formerly the coastal highway then developed to be the post highway. The transformation process from the coastal highway to the post highway passed through a political process since Daendels governed Java in 1808. For the armed forces and economy exploitation, then it was established The Post Highway. In Central Java, the highway was built based on the coastal highway. Revitalization and transformation of the highway had caused economy development in the areas of cities and villages integrated by the highway networks and facilitated the administrative control for colonial rulers.

Tulisan ini bertujuan menganalisis perkembangan jalan raya di pantai utara Jawa Tengah sejak masa Mataram Islam di abad ke-17 sampai pemerintahan Daendels di abad ke-19. Periode ini sangat penting sebagai landasan historis perkembangan jalan raya pada periode setelahnya. Jalan raya merupakan sarana transportasi penting di Pulau Jawa. Salah satu jalan raya terpenting di Jawa adalah Jalan Raya di Pantai Utara Jawa Tengah. Jalan Raya ini memiliki akar historis yang panjang, semula merupakan Jalan Raya Pesisir kemudian berkembang menjadi Jalan Raya Pos. Proses transformasi dari Jalan Raya Pesisir menjadi Jalan Raya Pos melalui proses politik ketika Daendels menguasai Jawa pada tahun 1808. Untuk kepentingan angkatan perang dan eksploitasi ekonomi dibangunlah Jalan Raya Pos. Di Jawa Tengah jalan raya tersebut dibangun dengan mendasarkan diri pada Jalan Raya Pesisir. Revitalisasi dan transformasi jalan raya itu telah mengakibatkan perkembangan ekonomi di wilayah kota-kota dan desa-desa yang terintegrasi oleh jaringan jalan raya tersebut serta mempermudah kontrol administrasi bagi penguasa kolonial.

Keywords

Jalan Raya, Pesisir, Jalan Raya Pos, Revitalisasi, Transformasi.

Full Text:

PDF

References

Anonim. 1895. Serat Wadu Adji. Sala: Radya Pustaka no. 270/D.

Colenbrander, H.T. t.t Koloniale Geschiedenis. Jilid II. The Hague: Rijktarchief in Zuid Holland.

De Graaf, H.J. 1990. Puncak Kekuasaan Mataram, Politik Ekspansi Sultan Agung, Jakarta: Grafiti Pers

Departemen Perhubungan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi. 1980. Sejarah Pos dan Telekomunikasi di Indonesia. Jakarta: Dephub Ditjen Pos dan Telekomunikasi.

Filet, P.W. 1895. De verhouding der Vorsten op Java tot de Ned. Ind. Regeering. Corpus Diplomaticum V

Hartatik, Endah Sri. 2014. The Development of Agroindustry and Transportational Network in the Central Java during Dutch Colonization. Paramita: Historical Studies Journal, 24 (1), p. 1-16.

Hartatik, Endah Sri. 2016. Dari Jalan Pesisir Menjadi Jalan Raya Pantura (Sejarah Jalan Raya di Pantai Utara Jawa Tengah Abad XX). Disertasi. Program Studi Ilmu- ilmu Humaniora Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Gunarto, Imam. 2012. Infrastruktur Ekonomi Abad XIX : Pembangunan Jalan Raya Daendels sebagai Media Integrasi Ekonomi di Wilayah Priangan. Jakarta : Limas.

Indie: Geillustreerd Weekblaad voor Nederlandsch en Kolonieen, Zevende Jaargang, April 1923-April 1924, Haarlem: Cliches en Druk van Joh. Enshede en Zonen.

Insulinde, Tahun I, no 13, tahun 1918, Cirebon, Koleksi KITLV

Joekes, L.V, 1946. Het gedeelte Batang -Weleri van den Grooten Postweg op Java, met een kaartje, 1943-1946, met aantekeningen en correspondentie. Verschenen in Bijdragenvan het KITLV, 104 (2 en 3).

Kian, Kwee Hui. 2006. The Political Economy of Javas Nertheast Coast c. 1740-1800: Elte Synergy, Leiden- Boston Brill

Kompas. 2008. Ekspedisi Anjer-Panarukan: Laporan Jurnalis Kompas. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.

Lombard, Denys, 2000. Nusa Jawa Silang Dunia: Batas-batas Pembaratan. Jilid I. Jakarta: Gramedia.

Marihandono, Djoko, dkk. 2010. Kebijakan politik dan ekonomi;Rezim Napoleon Bonaparte di Jawa 1806-1811, Bandung: Lubuk Agung.

Moertono, Soemarsaid. 1985. Negara dan Usaha Bina Negara di Jawa Masa Lampau: Studi Tentang Mataram II, abad XVI sampai Abad XIX. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Nactegaal , Luc. 1996. Riding The Dutch Tiger: the Dutch East Indies Company and the Northeast of Java 1680-1743. Leiden: KITLV Press.

Nas Peter J.M dan Pratiwo. 2002. Java and de Groote Postweg, la Grande route, The great Mail Road, jalan raya Pos. Bijdragen Tot de taal, Land en Volkenkunde, 154 (4).

Radjiman. 1995. Sistem Apanage dan Lungguh dalam Pola Penguasaan, Pemilikan dan Penggunaan Tanah Secara Tradisional di Praja Kejawen Serta Pengaruhnya Bagi Kehidupan Ekonomi Masyarakat di Masa Kolonial. Laporan Penelitian Mandiri. Fakultas Sastra Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Rafless, Thomas Stamford. 2008. The History of Java. Terjemahan. Jakarta: PT Buku Kita.

Schriecke. 1957. Indonesian Sociological Studies. Vol. II. The Hague dan Bandung: W. Van Hoeve Ltd.

Van den Chijs, J.A. 1894a. Nederlandsch Indie Plakaatboek, Viertiende deel 1804-1808. Batavia: Landsdruikkerij.

Van der Chijs, J.A. 1894b. Plakaat Boek 1602-1811. Jilid 14 . Batavia: Laadsdrukkerijk.

Van den Chijs, J.A. 1895. Nederlandsch Indie Plakaatboek, Viertiende deel 1804-1808. Batavia: Landsdruikkerij.

Van Deventer, Marinus Lodewijk. 1877. de Opkomst van het Nederlandsch Gezag in Oost Indie, iv de, hlm. 293; deel V, hlm. 31. Extract uit Journael vant gepasserde op de reyse naar den Mataram , beginnende den 24 Mei 1623 gehouden der De Haan.

Van Milaan, P.M. 1942. Beschouwingen over het 17e eeuwsche Mataramse wegennet, Sociaal Geographische Mededeelingen No. 4.

Van Niel, Robert. 2005. Javas Northeast Coast: a Study in Colonial Encroachment and Dominance. Leiden: CNWS.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.