Analisis Faktor Individu dan Faktor Penguat dengan Kepatuhan pada Kewaspadaan Universal di Layanan Kesehatan

Restiana Kartika M.H, Rr. Sri Ratna Rahayu

Abstract


Kecelakaan kerja di layanan kesehatan yang disebabkan blood borne infection (HIV/AIDS, HBV, HVC) melalui luka tusuk jarum suntik pada petugas kesehatan meningkat. Studi menunjukkan bahwa kepatuhan pada penerapan kewaspadaan universal diantara petugas kesehatan untuk menghindari paparan mikroorganisme masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor individu dan faktor penguat yang berhubungan dengan kepatuhan kewaspadaan universal di layanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh perawat dan bidan pelaksana yang bekerja di RSUP Dr. Kariadi dan  RSUD Tugurejo. Teknik penetapan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling  yaitu 60 perawat dan bidan pelaksana di unit perawatan yang berisiko tinggi  di Instalasi Care Unit, Instalasi Gawat Darurat, Ruang Penyakit Dalam, Ruang Bersalin di RSUP Dr. Kariadi dan RSUD Tugurejo. Hasil penelitian menggunakan uji chi square terhadap 30 perawat dan bidan di RSUP Kariadi, bahwa faktor individu (pengetahuan, sikap, persepsi terhadap risiko, risk taking personality, efficacy of prevention) dan faktor penguat (pengalaman pajanan sebelumnya) tidak berhubungan dengan kepatuhan petugas kesehatan. Hasil penelitian terhadap 30 perawat dan bidan faktor individu (pengetahuan) berhubungan dengan kepatuhan petugas kesehatan di RSUD Tugurejo. Faktor penguat (pengalaman terhadap pajanan sebelumnya) tidak memiliki hubungan dengan kepatuhan petugas kesehatan RSUD Tugurejo.

Occupational accidents in health services caused by blood borne infections (HIV / AIDS, HBV, HVC) through injection needle injuries to health workers increased. Studies show that adherence to the application of universal precautions among health workers to avoid exposure to microorganisms is still low. The purpose of this study was to identify individual factors and reinforcing factors related to universal precautions in health services. This research use cross sectional study design. The study population was all nurses and midwives who worked in Dr. Kariadi and RSUD Tugurejo. Sample determination technique in this research use purposive sampling that is 60 nurses and midwife executor in high risk treatment unit in Installation Care Unit, Emergency Installation, Internal Disease Installation, Maternity Room at Dr. Kariadi and RSUD Tugurejo. The result of this research is chi square test to 30 nurses and midwives in RSUP Kariadi, that individual factor is not correlated significantly with the compliance of health officer in RSUP Dr. Kariadi. While the individual factors related to the compliance of health personnel in RSUD Tugurejo is only knowledge while the reinforcing factor that is experience of previous exposure has no significant relationship with the compliance of health officer in Dr. Kariadi and RSUD Tugurejo.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.