PENGARUH DEBIT AIR PENDINGIN DAN POSISI KONDENSOR TERHADAP HASIL KONDENSASI PIROLISIS GETAH PINUS

Aminullah Ahmad, Samsudin Anis

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh debit air pendingin dan posisi kondensor terhadap hasil kondensasi pirolisis getah pinus dan laju perpindahan panas yang terjadi pada kondensor. Variasi debit air pendingin kondensor yang digunakan adalah 2 L/menit, 3 L/menit 4 L/menit, dan 5 L/menit. Posisi kondensor yang digunakan adalah horizontal, vertikal dan kemiringan 45o. Variabel-variabel tersebut dijadikan untuk mengevaluasi performa kondensor melalui perolehan minyak hasil kondensasi dan laju perpindahan panas. Hasil penelitian diperoleh debit air pendingin kondensor sangat mempengaruhi jumlah minyak getah pinus yang dihasilkan. Dengan meningkatnya debit air pendingin kondensor volume minyak getah pinus yang dihasilkan semakin meningkat. Posisi kondensor juga mempengaruhi jumlah volume minyak getah pinus yang dihasilkan. Semakin besar sudut kemiringan kondensor maka volume minyak getah pinus yang dihasilkan semakin menurun. Jumlah minyak terbanyak dihasilkan pada debit 5 L/menit pada posisi kondensor horizontal dengan jumlah minyak sebesar 71 ml, dan jumlah minyak paling sedikit dihasilkan pada debit 2 L/menit pada posisi vertikal dengan jumlah minyak sebasar 54 ml. Nilai laju perpindahan panas dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa semakin besar debit air maka nilai laju perpindahan panas semakin besar.


Keywords


posisi kondensor; kondensasi; pirolisis; getah pinus; debit.

References


Daryanto, C. E., Rustana., dan S. P. Simanungkalit. 2016. Studi Karakteristik Bioavtur Getah Pinus Berbasis Hidrogenasi. Jurnal Fisika dan Aplikasinya, 1(1): 89-92.

Dossat, R.J. 1961. Principles of Refrigeration. Jonh Wilay & Sons, INC: New York and London.

Haryadi, S. 2015. Pengaruh Arah Aliran Air Pendingin Pada Kondensor Terhadap Hasih Pengembunan Proses Pirolisis Limbah Plastik. Skripsi. Universitas Negeri Semarang. Semarang.

Jahirul, M. I., M. G., Rasul., A. A. Chowdhury., and N. Ashwath. 2012. Biofuels Production through Biomass Pyrolysis-A Technological Review. Journal Energies. 5(12): 4952-5001.

Mirjana, S. L., M. M. Stojiljkovic., S. V. Lakovic., V. P. Stefanovic., and D. D. Mitrovic. 2010. Impact Of The Cold end Operating Conditions On Energy Efficiency Of The Stem Power Plants. Thermal Science, 14(Suplement): 53-66.

Ridhuan, K., dan I. G. Angga J. 2014. Pengaruh Media Pendingin Air Pada Kondensor Terhadap Kemampuan Kerja Mesin Pendingin. TURBO, 3(2): 1-6.

Shetty, S. N., and P. Kamath. 2017. Performance Assessment Of Water Cooled Condenser Refrigerant System. Energy and Power, 7(3): 70-74.

Sugita, I. W. 2014. Perpindahan Panas Pipa Kalor Sudut Kemiringan 0o, 30o, 45o, 60o, 90o. Jurnal Konversi Energi Dan Manufaktur UNJ, 144-148.

_______ 2016. Studi Eksperimental Kinerja Pipa Kalor Fleksibel. Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur UNJ, 3(3): 142-148.

Sularso, dan H. Tahara. 2000. Pompa Dan Kompresor. Jakarta: Pradia Pramitra.

Sutandi, T., dan Markus. 2011. Uji Performarsi Sistem Refrigerasi dengan Variasi Debit Air Pada Waret-Cooled Condenser. Journal Of Refrigeration, 5(2): 608-612.


Full Text: PDF

DOI: 10.15294/sainteknol.v16i1.16421

Refbacks

  • There are currently no refbacks.