Penguatan Ekowisata melalui Training Home Industry Concervation di Desa Wisata Kandri Gunungpati Kota Semarang

  • Nina Oktarina Program Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Yohana Endang Trirahayu Program Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Tafriyadhur Risa Billah Program Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Keywords: ekowisata, desawisatakandrigunungpati, TrainingHomeIndustryConcervation

Abstract

Abstrak. Permasalahan sampah menjadi tugas utama pemerintah Kota Semarang, berbagai upaya seperti daur ulang sampah kembali di lakukan. Tim pengabdian masyarakat Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan sosialisasi dan implementasi pengolahan limbah sampah dengan warga desa kandri guungpati semarang  melalui pelatihan home industry. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memfasilitasi para pegiat dan pengurus wisata dalam upaya melestarikan dan membuka peluang usaha melalui pelatihan home industry.  Cara pelaksanaan: menyediakan bahan dan alat dengan memberikan informasi mengenai materi implementasi pengolahan dan pelestarian lingkungan. Hasilnya melalui kegiatan kelompok Pokdarwis, masyarakat dapat mengolah sampah menjadi aneka produk kerajinan yang bernilai ekonomis. Simpulan dari pelaksanaan penelitian pengabdian kepada masyarakat  di desa wisata Kandri, peserta kegiatan meningkat pengetahuannya berkaitan dengan pelestarian lingkungan melalui pelatihan home training dan meningkat keterampilannya dalam mengolah limbah menjadi aneka barang dan dapat dijadikan sebagai usaha. Sehingga pada akhirnya akan dapat terjaga kelestarian lingkungan dan juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Wisata Kandri.

Abstract. The waste problem is the main task of the Semarang City government, various efforts such as waste recycling are being carried out again. The Semarang State University (UNNES) community service team conducted socialization and implementation of waste processing with residents of Kandri Guungpati village, Semarang through home industry training. The aim of this activity is to facilitate tourism activists and administrators in efforts to preserve and open business opportunities through home industry training. How to implement: provide materials and tools by providing information regarding processing implementation materials and environmental preservation. As a result, through the activities of the Pokdarwis group, the community can process waste into various handicraft products with economic value. Conclusions from the implementation of community service research in the Kandri tourist village, activity participants increased their knowledge related to environmental conservation through home training and increased their skills in processing waste into various goods that could be used as a business. So that in the end environmental sustainability will be maintained and can also increase people's income in the Kandri Tourism Village.

References

Sahwan, F. L. (2005). Sistem Pengelolaan Limbah Plastik Di Indonesia. Jurnal Sistem Pengolahan Limbah J. Tek. Ling. P3tl-Bpp T, 311-318.
Taufiq, A., & Maulana2, M. F. (2015). Sosialisasi Sampah Organik Dan Non Organik Serta Pelatihan Kreasi Sampah. Jurnal Inovasi Dan Kewirausahaan, 68-73.
Nabila A, A. N. (2021). Pelatihan Pembuatan Karya Tangan Minimalis Bernilai Ekonomis Di Desa Jarak Kabupaten Kediri. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 355-360.
Hasibuan, R. (2016). Analisis Dampak Limbah/Sampah Rumah Tangga Terhadap Pencemaran Lingkungan Hidup. Jurnal Ilmiah Advokasi.
Ahmad Jupri, A. J. (2019). Pengelolaan Limbah Sampah Plastik Dengan Menggunakan Metode Ecobrick Di Desa Pesanggrahan Ahmad. Jurnal Lppm Unpam.
Sarno Widodo, N. N. (2016). Pelatihan Pembuatan Paving Block Dan Eco-Bricks Dari Limbah Sampah Plastik Di Kampung Tulung Kota Magelang. Community Empowerment.
Anggraini2, I. M. (2020). Pengelolaan Sampah Di Tempat Pembuangan Akhir (Tpa) Jatibarang, Kota Semarang . Jurnal Planologi.
Shubhi Mahmashony Harimurti1, 2. E. (2020). Pengolahan Sampah Anorganik: Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Pada Era Tatanan Kehidupan Baru. PKM-CSR.
Published
2023-12-15