Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai dan untuk
mengetahui faktor pendukung dan penghambat pendidikan tanggung jawab anak usia
dini melalui kisah alkitab perjanjian lama di Gereja Santo Ignatius Loyola Banjardowo
Semarang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh observasi yang dilakukan oleh peneliti
dan ditemukan bahwa dari 11 anak usia dini ada 3 anak yang belum memiiki rasa
tanggung jawab ketika mereka enggan memberesakan mainan setelah berkegiatan,2
enggan mengikuti kegiatan pendampingan iman secara online maupun offline serta
adanya 2 anak yang terlambat mengikuti kegiatan karena memilih bermain game
dimalam harinya. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan fenomenologis, data yang dikumpulkan dengan teknik wawancara,
observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis berdasarkan teori Miles and
Huberman. Hasil analasis data mengenai implementasi pendidikan tanggung jawab
2
anak usia dini melalui kisah alkitab perjanjian lama di Gereja Santo Ignatius Loyola
Banjardowo dilaksanakan oleh tiga lingkup pendidikan yakni keluarga, sekolah formal
dan sekolah minggu sebagai pendidiikan non formal. Masing-masing pendidik
memiliki metode dan strategi dalam mengimplementasikan pendidikan tanggung
jawab anak usia dini melalui kisah alkitab perjanjian lama. Para pendidik saling
berkomunikasi dan berkoordinasi dalam mempercayakan serta mendidik anak-anak
sesuai dengan metode yang mereka sering gunakan. Sehingga hal tersebut menjadi
salah satu faktor pendukung, kemudian gereja sebagai tempat penelitian juga
memberikan kesempatan bagi anak untuk mengembangkan potensi, memberi
dukungan dalam bentuk penyelenggaraan kegiatan yang berhubungan dengan
tanggung jawab dan kisah alkitab seperti koor, tarian, drama dan mendongeng. Namun,
beberapa hal yang ditemukan dalam ketiga lingkup pendidikan tersebut ialah
kurangnya inovasi dan kreativitas dalam pengembangan media pembelajaran yang
efektif bagi pendidikan nilai tanggung jawab anak usia dini melalui kisah alkitab
perjanjian lama.
Key word: Responsibility, Children, Value Education