Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemandirian dan aktualisasi diri pada remaja putera dan remaja puteri di Balai Rehabilitasi Sosial “Wira Adhi Karya†Ungaran. Penelitian menggunakan desain komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah remaja di Balai Rehabilitasi Sosial “Wira Adhi Karya†Ungaran. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Sampel diambil sebanyak 50, yaitu 25 remaja putera dan 25 remaja puteri. Variabel dalam penelitian ini adalah kemandirian dan aktualisasi diri. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi yaitu skala kemandirian dan skala aktualisasi diri. Data diolah menggunakan analisis uji T atau  t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemandirian remaja putera di Balai Rehabilitasi Sosial “Wira Adhi Karya†Ungaran dalam kategori Tinggi (64%), dan rata-rata kemandirian remaja puteri juga dalam kategori Tinggi (68%). Rata-rata aktualisasi diri remaja putera di Balai Rehabilitasi Sosial “Wira Adhi Karya†Ungaran dalam kategori Tinggi (56,0%), dan aktualisasi diri remaja puteri juga dalam kategori Tinggi (60%). Hasil uji perbedaan kemandirian remaja putera dan puteri di Balai Rehabilitasi Sosial “Wira Adhi Karya†Ungaran diperoleh equal variance not assumed dengan nilai t sebesar -1.546, probabilitas sebesar 0,130 dengan taraf kepercayaan 95% dimana p>0,05. Kemudian hasil uji perbedaan aktualisasi diri remaja putera dan puteri di Balai Rehabilitasi Sosial “Wira Adhi Karya†Ungaran , juga diperoleh equal variance not assumed dengan nilai t sebesar -0.591, probabilitas sebesar 0,557 dengan taraf kepercayaan 95% dimana p>0,05. Berdasarkan hasil uji analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan kemandirian dan aktualisasi diri pada remaja putera dan remaja puteri di Balai Rehabilitasi Sosial “Wira Adhi Karya†Ungaran.