KASIH SAYANG INDUK KUCING TERHADAP ANAKNYA SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS BATIK KAYU

Abstract

Keanggunan dan kecantikan kucing serta kemanjaan sebagai respon yang mendalam membuat penulis sangat menyayangi kucing. Sama seperti manusia, kucing juga memiliki perasaan kasih sayang terhadap anaknya. Berkaitan dengan rasa kasih sayang kucing, penulis menuangkan berbagai bentuk kasih sayang kucing terhadap anaknya ke dalam karya proyek studi seni lukis batik kayu. Proses berkarya dimulai dari pencarian ide yang ada disekitar lingkungan, kemudian dilanjutkan proses pengolahan ide dengan membuat sket pada kertas gambar, selanjutnya proses pemindahan sket pada kayu dan proses mencanting. Proses pewarnaan dilakukan dua tahapan, mulai dari pewarnaan indigosol atau, kemudian dilanjutkan dengan pewarnaan naptol. Proses yang terakhir adalah nglorot atau menghilangkan malam yang melekat dengan cara direbus. Karya seni lukis batik kayu yang dihasilkan berjumlah sepuluh karya dengan bentuk dan ukuran yang bervariasi dan juga karakter kayu yang berbeda. Kucing sebagai objek pada karya seni lukis batik kayu sangat menarik, dengan karakter kucing yang memiliki tubuh lentur, sangat relevan digunakan dalam karya-karya batik yang di dominasi unsur dekoratif.

https://doi.org/10.15294/eduart.v5i1.34817
pdf