SENI KERAJINAN BAMBU PRODUK BAMBUSA DESA SOMAGEDE KEBUMEN: KAJIAN PROSES DAN NILAI ESTETIS

Abstract

Aspek kreatif membuat perajin terus berusaha menemukan berbagai gagasan baru dalam berkarya. Usaha yang dimaksud dapat berupa eksplorasi visual, fungsi, bahan, alat atau teknik yang digunakan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses pembuatan dan nilai estetis seni kerajinan bambu Desa Somagede Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di Desa Somagede, Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan menarik simpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian menujukkan bahwa, proses penciptaan seni kerajinan bambu terdiri dari tiga tahapan, yaitu: Tahap persiapan, tahap pembuatan, dan tahap penyelesaian. Secara umum nilai estetis dari produk-produk seni kerajinan Bambusa Desa Somagede dapat diamati dari unsur rupa yang tampak seperti garis lengkung, raut geometris, organis, dan raut tak beraturan, warna yellow ochre, dan tekstur semu pada produk kerajinan. Pada produk kerajinan terdapat cekungan dan tonjolan yang menciptakan dimensi ruang dengan volum tertentu dan seolaholah memiliki sisi gelap dan sisi terang. Selain unsur rupa dapat diamati pula prinsip penyusunan dalam produk seni kerajinan seperti irama repetitif dan ber-flowing. Dominasi berupa cekungan atau tonjolan yang dihadirkan dengan keseimbangan memusat yang simetris. Perbandingan ukuran tiap elemen penyusun menciptakan kesebandingan yang proporsional. Ketepatan penyusunan antar unsur rupa dalam produk menciptakan keserasian dan kesatuan yang baik.

https://doi.org/10.15294/eduart.v8i2.35122
pdf