Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Masyarakat Dalam Pemeliharaan Sanitasi Lingkungan Di Kelurahan Bandarharjo Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang

Main Article Content

Susetya Wicaksono Satwika
Saptono Putro
Sriyono Sriyono

Abstract

Data obtained from the Bandarharjo Puskesmas, in 2017 there were 647 cases in the Bandarharjo Kelurahan
out of 1382 cases in the Bandarharjo Puskesmas working area. The purpose of this study is to (1) Analyze the
level of community sanitation knowledge, (2) Analyze the level of concern of the population in maintaining
environmental sanitation. Location The study was conducted in the Bandarharjo sub-district of Semarang City.
The variables in this study are public knowledge about environmental sanitation, community attitudes towards
environmental sanitation, environmental sanitation care behaviors. The sampling technique uses a random
sampling technique. Data analysis was performed using quantitative descriptive methods. The results of this
study indicate that: 1) knowledge of environmental sanitation in the Bandarharjo Village is included in the
medium category. 2) The level of attitude of the Bandarharjo village community is classified as not good especially
in terms of garbage disposal and sewage while the community behavior is categorized as medium, because most
people in the Bandarharjo village are still afraid of the threat of tidal flooding. Suggestions, Intensive socialization
from Puskesmas, environmental NGOs or sanitarians (sanitation health workers) is needed regarding the impact
of diseases that will arise due to poor sanitation so that people know and understand health.


Data yang didapatkan dari puskesmas Bandarharjo, pada tahun 2017 terdapat 647 kasus di
Kelurahan Bandarharjo dari 1382 kasus di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk (1) Menganalisis tingkat pengetahuan sanitasi masyarakat, (2)
Menganalisis tingkat kepedulian penduduk dalam menjaga sanitasi lingkungan. Lokasi Penelitian
dilakukan di kelurahan Bandarharjo Kota Semarang. Variabel dalam penelitian ini adalah
pengetahuan masyarakat mengenai sanitasi lingkungan, sikap masyarakat terhadap sanitasi
lingkugan, perilaku peduli sanitasi lingkungan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik
random sampling. Analisis data yang dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa: 1) pengetahuan mengenai sanitasi lingkungan di Kelurahan Bandarharjo
termasuk dalam katagori sedang. 2) Tingkat sikap masyarakat kelurahan Bandarharjo tergolong
kurang baik terutama dalam hal pembuangan sampah dan saluran limbah sedangkan perilaku
masyarakat tergolong dalam katagori sedang hal ini karena kebanyakan masyarakat di Kelurahan
Bandarharjo masih takut adanya ancaman banjir rob. Saran, Perlu adanya sosialisasi secara intensif
dari Puskesmas, LSM lingkungan ataupun sanitarian (petugas kesehatan bagian sanitasi) mengenai
dampak penyakit yang akan timbul akibat sanitasi yang buruk supaya masyarakat tau dan paham
akan kesehatan.

Article Details

Section
Articles