Pembinaan Sikap Sosial Melalui Penerapan Sistem Reward and Punishment Point Pada Pembelajaran IPS

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Salsa Nabila
Encep Supriatna

Abstract

Kurikulum 2013 sangat menjunjung adanya sikap sosial yang dimiliki peserta didik. Namun dewasa ini kerap kita temui sikap peserta didik yang kurang memiliki rasa peduli terhadap sesama, memudarnya sikap jujur dan percaya diri, serta tanggung jawab. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguraikan serta memahami implikasi dari pembinaan sikap sosial melalui penerapan sistem reward and punishment point pada pembelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas dan peserta didik kelas V. Lokasi penelitian berada di SDN Dalung 1. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner dan sikap sosial yang muncul di dalamnya. Implikasi tersebut terlihat dari hasil kuesioner yaitu 95% peserta didik menjawab tepat sesuai dengan sikap sosial yang diharapkan dan 5% peserta didik menjawab tidak tepat terhadap sikap sosial yang diharapkan. Dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem reward and punishment point pada pembelajaran IPS memiliki dampak terhadap pembinaan sikap sosial peserta didik.


 


The 2013 curriculum really upholds the social attitudes of students. However, nowadays we often find the attitude of students who lack a sense of caring for others, a waning attitude of honesty and self-confidence, and responsibility. This research aims to describe and understand the implications of fostering social attitudes through the application of a reward and punishment point system in social studies learning. This research uses a qualitative approach and case study method. The research subjects consisted of class teachers and class V students. The research location was at SDN Dalung 1. Data collection techniques were through observation, interviews, questionnaires and the social attitudes that emerged in them. This implication can be seen from the results of the questionnaire, namely that 95% of students answered correctly according to the expected social attitudes and 5% of students answered incorrectly regarding the expected social attitudes. It can be concluded that the application of the reward and punishment point system in social studies learning has an impact on developing students' social attitudes.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

References

Anggraini, S., Siswanto, J., & Sukamto, S. (2019). Analisis Dampak Pemberian Reward and Punishment Bagi Siswa SD Negeri Kaliwiru Semarang. MIMBAR PGSD Undiksha, 7(3).

Juheli, L., & Supriatna, E. (2021). Analisis Sikap Kepahlawanan Buku Cerita Bergambar Pangeran Diponegoro sebagai Bahan Ajar IPS Kelas V SD. DIDAKTIKA, 1, 572-581.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016).

Ningsih, T. (2015). Implementasi Pendidikan Karakter. Purwokerto: STAIN Press, Purwokerto.

Puspitasari, N. (2012). Pengembangan Model Pembelajaran IPS Berbasis Multikultural. Journal of Educational Sosial Studies. Vol 1(2). Hal 98-1-03

Supriatna, E. (2010). Upaya Meningkatkan Kesadaran sejarah Siswa melalui Alat Pendidikan Reward And Punishment. Jurnal Pendidikan Ilmu IPS (JPIS) , 2 (Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial), 69.

Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.