Abstract

Terbangan sebagai musik pengiring nyanyian yang berisi tentang pujian kepada Nabi Muhammad Saw untuk mengingatkan dan memberikan nasihat yang baik kepada pelaku maupun penonton. Pertunjukan musik terbangan dikemas sesuai dengan aturan adat istiadat masyarakat Semende sehingga tercermin nilai-nilai budaya pada setiap aktivitas sebelum pertunjukan, pada saat pertunjukan dan setelah pertunjukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami nilai budaya yang terkandung dalam pertunjukan musik terbangan pada prosesi pernikahan adat tunggu tubang masyarakat Semende. Metode yang digunakan pada penelitian ini metode kualitatif  dan pendekatan Antropologi Seni. Sumber data pada penelitian ini menggunakan sumber primer dan sekunder dengan teknik perngumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi sumber sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan memverifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya tercermin dalam pertunjukan musik terbangan tercermin ketika manusia berhubungan dengan lima aspek yaitu tuhan, manusia, alam, kerja dan waktu sehingga menghasilkan nilai religi, tanggung jawab, gotong royong, solidaritas, nilai ekonomi dan nilai cinta budaya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi masyarakat kedepannya.