Abstract

Busana dan Ragam hias Aesan Gede  merupakan simbol budi pekerti dari kebudayaan dan kebesaran masyarakat Palembang. Busana Aesan Gede  harus tetap mempertahankan eksistensinya agar  nilai-nilai yang terkandung di dalam ragam hias masih dapat terjaga. Nilai-nilai yang disampaikan melalui simbol visual yang terdapat pada ragam hias busana Aesan Gede memiliki pesan moral budi pekerti, yang menjaga keselarasan dan keseimbangan hidup antar manusia dengan alam sekitar dan dengan Sang Pencipta. Masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana bentuk, fungsi dan nilai-nilai budaya dalam busana dan  ragam hias Aesan Gede pada upacara adat perkawinan Palembang, Nilai-nilai apa yang terkandung dalam busana dan ragam hias Aesan Gede dalam upacara adat perkawinan Palembang. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan interdisiplin. Fokus penelitian dan data yang dikumpulkan berkaitan dengan masalah penelitian. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi dokumen. Keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Prosedur analisis data dengan reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjunkan hal-hal sebagai berikut. Pertama, bentuk busana dan  ragam hias Aesan Gede didominasi dengan motif hias tumbuh-tumbuhan, dan motif hias geometris. Kedua, ragam hias Aesan Gede memiliki fungsi murni estetis dan fungsi simbolis, Ketiga, nilai yang terkandung dalam busana Aesan Gede dan ragam hiasnya yaitu nilai yang berhubungan dengan keTuhanan, nilai yang berhubungan dengan sesama manusia, dan nilai yang berhubungan dengan tingkah laku.


Aesan Gede symbolizes the character of the culture and greatness of Palembang communities. The existence of Aesan Gede traditional costume needs to always be maintained. It aims to keep the values of the ornamental variety itself. The values which are implicitly showed by Aesan Gede visual symbols are manners which maintain the harmonious relationship between humans and their nature and God. The research questions of this research are form, function and culture values contained in a fashion motif and Aesan Gede customary marriage ceremonies of Palembang comunities. The method used in this research was interdisciplinary qualitative which focused on the gained data related to the research problems. The techniques of the data collection were observations, interview, and document study.  The procedures of data analysis were reduction, data collection, and summarizing. The validity of the data using the triangulation methods.The research result revealed these following findings. First, the variety forms of Aesan Gede are dominated by plant-motif and geometric-lined motif. Second, the variety forms of Aesan Gede have various functions. They are esthetic function, and symbolic function. Third, the values consisted in Aesan Gede are religious values, humanistic values, and behavioral values. The researchers recommended three suggestions.