RITME PERMAINAN MUSIK KELOMPOK TAWANG MUSIK DI STASIUN TAWANG SEMARANG DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI

  • Asfar Muniir Prodi Pendidikan Seni, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Keywords: Existence, Rhythm / rhythm, management

Abstract

Seni khususnya seni musik mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal ini bias dilihat dari semakin banyaknya jenis aliran musik seperti dangdut, pop. rock, jazz, country, kroncong dan lain sebagainya, Selain banyaknya jenis aliran musik yang berkembang, juga semakin banyak bermunculan group / kelompok musik di kota-kota hampir di seluruh Indonesia.Hal ini menimbulkan persaingan antar kelompok musik yang membuat masing-masing kelompok harus mencari cara untuk tetap eksis di dunia hiburan musik. Irama permainan musik kroncong yang inovatif dan juga tetap menjaga keaslian musik kroncong serta manajemen yang baik dalam kelompok Tawang Musik membuat kelompok ini tetap eksis di dunia hiburan musik Kota Semarang sampai sekarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Deskriptif artinya, dalam penelitian kualitatif seorang peneliti harus mampu menjelaskan semua bagian yang bisa dipercaya dengan informasi yang didapat serta tidak menimbulkan kontradiktif dengan interpretasi yang disajikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan irama permainan musik kroncong yang menghibur dan inovatif serta manajemen grup yang baik dapat membuat kelompok musik Tawang Musik eksis dan terus berkembang dalam dunia hiburan musik Kota Semarang. Peneliti menggunakan teori fungsi manajemen George Terry, yang didalamnya mencakup perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan serta evaluasi

Art , especially the art of music has developed quite rapidly . It may be seen from the increasing number of musical genres such as dangdut , pop . rock , jazz , country , kroncong etc. , In addition to the many musical genres that evolved , is also a growing number of emerging groups / music groups in cities across Indonesia.Hal almost raises competition among groups of music that makes each group must figure out a way to exist in the world of entertainment music . Kroncong music rhythm game and also innovative while maintaining the original music and sound management kroncong in Tawang Music group makes this group still exist in the world of music entertainment Semarang until now . This study uses qualitative descriptive approach means , in qualitative research the researcher must be able to explain all the parts that can be trusted with the information received and does not give rise to contradictory interpretations presented . The results showed that the rhythm music game kroncong entertaining and innovative as well as good management group can make music groups Music Tawang exist and continue to thrive in the world of music entertainment Semarang . Researchers used the theory of management functions George Terry , which also includes the planning , organizing , mobilizing and evaluation

References

Abdurachman. R. Paramita. 2008 .Bunga Angin Porlugis diNusantara, Jejak ¬jejak Kebudayaan Porlugis Di Indonesia.Jakarta:Yayasan Goor Indonesia

Bastomi, Suwadji. 1992. Wawasan Seni. IKIP Semarang Press

Banoe, Pono. (2003). Kamus Musik. Yogyakarta : Kanisius

Daft, Richard L. 2007. Management. Manajemen. Jakarta; Salemba Empat

Ganap Victor, 1992. Musik Diatonis, R.M. Soedarsono, ed. Pengantar Apresiasi Seni. Jakarta : Balai Pustaka

Handoko, T. Hani. 1997. Manajemen. Yogyakarta: BPFE

Harmunah, 1987. Musik Kroncong, Sejarah, Gaya dan Perkembangan. Yogyakarta : Pusat Musik Liturgi.

http;wikipedia.orgwikikroncong. Gelar Musik Kroncong Secara Reguler

Jazuli, M. 2001. Manajemen Produksi Seni PertunJukan. Yogyakarta : Yayasan Lentera Budaya.

Joseph, Wagiman, 2001. Teori musik 1. Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang.

Jamalus, 1988. Pengajaran Musik melalui Pengalaman Musik. Jakarta : Depdikbud

Kayam, Umar. 1981. Seni. Tradisi. Masyarakat. Jakarta: Sinar Harapan

Miles, Mattew B and Huberman. 1992. Analisa Data Kualitatif Buku sumber Tentang Metode-Metode Baru. Terj. Tjettep Rohidi. Jakarta : Universitas Indonesia

Moleong, Lexy J. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sukohardi, AL, 1978. Teori Musik Umum. Yogyakarta: Pusat Musik Liturgi.

Sumaryanto, Totok. 2007. Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Seni. Semarang :Unnes Press

Sumaryo, L.E, 1987. Komponis, pemain musik. Jakarta: Pustaka Jaya.

Sunarko, 1989. Seni Musikf. Klaten: PT, Intan Pariwara.

Tambajong, Japi, 1992. Ensiklopedi Musik I. Jakarta; PT CiptaAdi Pustaka

Ticoalu, GA 2010. Dasar-dasar Manajemen George R. Terry. Jakarta: PT. Bumi Aksara

Section
Articles