Abstract

Dalam KTSP pembelajaran pada terkait kompetensi ilmu pengetahuan dan teknologi bertujuan untuk mengembangkan logika, kemampuan berpikir, dan analisis siswa.Hal ini berarti siswa tidak lagi sebagai penerima informasi yang pasif, melainkan menjadi siswa yang aktif dan kreatif.Di SMA 1 Bae, hasil belajar kelarutan dan hasil kali kelarutan mengalami permasalahan yaitu nilai kurang maksimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran kooperatif berbasis kasus bervisi SETS terhadap hasil belajar pada kompetensi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas XI IPA  SMA 1 Bae Kudus tahun pelajaran 2012/2013. Desain yang digunakan the nonequivalent control group design. Teknik sampling yang digunakan purposive  sampling, diperoleh kelas XI IPA 5 sebagai kelas eksperimen menggunakan pembelajaran kooperatif berbasis kasus bervisi SETS dan kelas XI IPA 6 sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran kooperatif berbasis non kasus bervisi SETS. Rata-rata hasil post test kelas eksperimen dan kelas kontrol berturut-turut 89 dan 82. Sedangkan ketuntasan klasikal berturut-turut sebesar 32 dari 36 siswa dan28 dari 34 siswa. Peningkatan belajar berturut-turut sebesar 0,83 dan 0,73 yang termasuk kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pembelajaran kooperatif berbasis kasus bervisi SETS efektif terhadap hasil belajar kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa SMA 1 Bae Kudus.