HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

  • Aprilia Kristina Dewi Jurusan Psikologi Universitas Negeri Semarang
Keywords: Self Control, Premarital Sexual Behaviour.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perilaku seksual pranikah remaja yang akhir-akhir ini banyak dijumpai di Universitas Negeri Semarang. Perilaku seksual pranikah dapat digolongkan sebagai kenakalan remaja sebagai akibat gagalnya sistem kontrol diri terhadap pengaruh dari luar. Keterkaitan antara kontrol diri dengan perilaku seksual pranikah pada remaja memperlihatkan bahwa kemampuan mengendalikan diri berperan penting dalam menekan perilaku seksual. Perilaku seksual pranikah dapat ditekan apabila terdapat kontrol diri yang kuat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara kontrol diri dengan perilaku seksual pranikah pada mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif korelasional. Subjek pada penelitian ini berjumlah 160 mahasiswa. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada korelasi negatif antara kontrol diri dengan perilaku seksual pada mahasiswa dengan koefisien r =- 0,417 dan signifikansi atau p = 0,000. Apabila kontrol diri rendah maka perilaku seksualnya akan tinggi, begitu juga sebaliknya.

 

This research is motivated by the phenomenon of premarital sexual behavior of teenagers these days are often found at the State University of Semarang. Premarital sexual behavior can be classified as juvenile delinquency as a result of the failure of self-control system to outside influences. The link between self-control with premarital sexual behavior in adolescents showed that the ability to control themselves play an important role in suppressing sexual behavior. Premarital sexual behavior can be reduced if there is a strong self-control. The purpose of this study is to determine is there a relationship between self-control with premarital sexual behavior at Semarang State University students. This research is a quantitative correlation. Subjects in this study amounted to 160 students. The sampling technique used was purposive sampling. The results showed no negative correlation between self-control sexual behavior in students with a coefficient of r = - .417 and significance or p = 0.000. If the low self-control sexual behavior will be high, and vice versa.

References

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rhineka Cipta

Atkinson, R. L., Atkinson, R. C., & Hilgard, E. R. 1987. Pengantar Psikologi Jilid I. Jakarta: Erlangga

Atkinson, R. L., Atkinson, R. C., & Hilgard, E. R. 1993. Pengantar Psikologi. Alih bahasa: Nurjannah Taufiq. Jakarta: Erlangga

Azwar, Syaifudin. 1996. Tes Prestasi: Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar (Edisi II). Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset

Azwar, Syaifudin. 1999. Dasar-Dasar Psikometri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Azwar, Syaifudin. 2002. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Azwar, Syaifudin. 2010. Sikap Manusia teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Borba, Michele. 2008. Membangun Kecerdasan Moral. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Calhoun, James F dan Acocella, Joan R. 1990. Psikologi Tentang Penyesuaian dan Hubungan Kemanusiaan. Semarang: IKIP Semarang Press.

Chaplin, J. P. 1999. Kamus Lengkap Psikologi. Penerjemah: Dr. Kartini Kartono. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Dariyo, Agoes. 2004. Psikologi Perkembangan Remaja. Bogor: Ghalia Indonesia

Ghufron M. N dan Risnawita R. 2010. Teori-teori Psikologi. Yogyakarta: Ar Ruzz Media

Hadi, Sutrisno. 1987. Statistik Jilid II. Yogyakarta: Yayasan Pendidikan Fakultas Psikologi UGM

Hurlock, E. B. 1980. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga

Hurlock, E. B. 1999. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan ed. 5. Jakarta: Erlangga

Hurlock, E. B. 2002. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga

Kartono, K. 1989. Psikologi Remaja. Jakarta: CV. Rajawali

Khairunisa, Ayu. 2013. Hubungan Religiusitas dan Kontrol Diri dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja di MAN 1 Samarinda. Jurnal. Samarinda: Universitas Mulawarman

Monks, F. J., Knoers, dan Haditomo S. R. 1994. Psikologi Perkembangan Pengantar Dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Notoatmodjo, 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta

Pawestri. 2012. Gambaran Perilaku Seksual Pranikah pada Mahasiswa Pelaku Seks Pranikah di Universitas X Semarang. Jurnal. Semarang: Universitas Muhammadiyah

Santrock, John W. 1998. Adolescence (7nd ed). Washington, DC: Mc Graw-Hill

Santrock. J. W. 2002. Life-Span Development: Perkembangan Masa Hidup.(edisi kelima). Jakarta: Erlangga

Sarafino, E. P. 1998. Health Psychology. Biopsychosocial Interaction. Third Editon. New York: John Wiley & Sons Inc.

Safitri, Erlina. 2007. Hubungan Kontrol Diri dengan Perilaku Seksual Remaja. Jurnal. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia

Sarwono, S. W. 2000. Pengantar Umum Psikologi. Jakarta: PT Bulan Bintang

Sarwono, S. W. 2005. Psikologi Remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Sarwono. 2006. Ilmu Kebidanan Remaja. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka

Sarwono, S. W. 2012. Psikologi Remaja. Jakarta: CV. Rajawali

Smet, B. 1994. Psikologi kesehatan. Jakarta: Grasindo

http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/news/2013/02/15/145567, diunduh 18 april 2013

http://video.liputan6.com/main/read/3/1043134/0/bkkbn-51-persen-remaja-jabotabek-tidak-perawan, diunduh 18 april 2013

Published
2014-10-15
Section
Articles