PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM,TEMAN SEBAYA DAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANGTUA TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF SISWA (Studi Kasus Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Semarang)

  • Luthfatul Amalia Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Khasan Setiaji Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Abstract

Perilaku konsumtif menjelaskan tentang keinginan untuk memiliki atau mengkosumsi barang secara berlebihan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Semarang tahun ajaran 2016/2017 yang  berjumlah  511  siswa,  dengan  sampel  penelitian  84  siswa.  Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data berupa angket. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini diperoleh persamaan regresi Y=0,810+0,318X1+0,392X2+0,577X3. Pemanfaatan media sosial instagram, teman sebaya dan status sosial ekonomi orangtua secara simultan berpengaruh terhadap perilaku konsumtif siswa kelas XI SMA Negeri 1 Semarang tahun ajaran 2016/2017 dengan kontribusi 52,9%, secara parsial penggunaan media sosial instagram berpengaruh terhadap perilaku konsumtif sebesar 11,28%. Teman sebaya berpengaruh terhadap perilaku konsumtif siswa sebesar 16,46%, dan status sosial ekonomi orangtua berpengaruh sebesar 16% terhadap perilaku konsumtif siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan, terdapat pengaruh penggunaan media sosial instagram, teman sebaya dan status sosial ekonomi orangtua terhadap perilaku konsumtif siswa kelas XI SMA Negeri 1 Semarang tahun ajaran 2016/2017 secara simultan. Secara parsial terdapat pengaruh antara pemanfaatan media sosial instagram, kelompok teman sebaya , dan status sosial ekonomi orangtua terhadap perilaku konsumtif siswa. Orang tua harus memiliki peranan dalam mengajarkan anak menjadi pembeli yang bijaksana, dan membeli sesuai dengan apa yang ia butuhkan. Selain itu, hal terpenting adalah pengendalian diri untuk tidak menjadi konsumtif. Ketika seseorang memiliki prinsip yang kuat, dia tidak akan terpengaruh dengan gaya hidup konsumtif disekitarnya.

The consumptive behavior is explaining the desire to own or consume goods in excess. The population of this research carried out all of second graders student in the academic year of 2016/2017 in SMA N 1 Semarang that is 511 students, with a sample of 84 students. This research uses descriptive quantitative and uses quiestionnaires to collect the data. The analysis method used in this research are descriptive statistics analysis and multiple linear regression analysis. The result of this research is the regression equation Y= 0,810+0,318X1+0,392X2+0,577X3. The utilization of social media instagram, peer group and socio- economic status of parents simultanously affect students’ consumptive behavior with a contribution of 52,9%. Partially, the utilization of social media instagram contributes 11,28% and peer groups affects 16,48%, however the s ocio-economic status of students’ parents affect 16% on student’s consumptive behavior.Based on the research, it can be concluded that utilization of social media instagram, peer group and socio economic status of parents simultaneously affect consumptive behavior of second graders students of SMA N 1 Semarang in the academic year of 2016/2017. Parents should also play their important role in teaching their children to be a wise shopper so that they can select things that they really need to buy. At last, the most important thing is self control for not being consumptive. When one has a strong life principle, he will not be affected by t he consumptive lifestyle around him.

Published
2018-01-08