PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, KOMUNIKASI ORGANISASI, MOTIVASI, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI SMP NEGERI 16 SEMARANG

Main Article Content

Gading Puspaningtyas
Ismiyati Ismiyati

Abstract

Kinerja guru yang baik tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kepemimpinan kepala sekolah, komunikasi organisasi, motivasi, dan lingkungan kerja yang ada di SMP Negeri 16 Semarang. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu tingkat kedisiplinan guru dalam mengumpulkan perangkat pembelajaran masih rendah, hal ini mengakibatkan proses kegiatan belajar menjadi kurang efektif karena materi, media, dan metode yang dibawakan timbul secara spontan, siswa memiliki sedikit pengetahuan tentang kewirausahaan di sekolah, materi belajar pada buku sekolah masih terbatas, dan ruang kantor yang terasa panas dan gelap. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dan angket. Uji keberartian persamaan regresi dilihat dari uji Fhitung = 22,103 dengan probabilitas sebesar 0,000 < 0,05 sehingga diperoleh Y = 5,502 + 0,121X1 + 0,232X2 + 0,145X3+ 0,116X4. Besarnya pengaruh secara simultan antara kepemimpinan kepala sekolah, komunikasi organisasi, motivasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru yaitu 66,8%. Variabel yang memberikan pengaruh paling besar terhadap kinerja guru secara parsial adalah komunikasi organisasi yaitu sebesar 17,47%, sedangkan untuk kepemimpinan kepala sekolah, motivasi, dan lingkungan kerja berpengaruh lebih kecil yaitu masing-masing sebesar 11,69%, 11,35% dan 10,56%.

Teacher’s performance is influenced by several factors, such as principal’s leadership, organization communication, motivation, and work environment. The initial observation showed that the problems of the teacher’s performance were: teacher’s discipline to gather the learn program still low, it was ineffective learning process because the material, media, and method were spontaneous, students have a little knowledge about entrepreneurship, the books are still limited, and a part of the teacher’s room was hot and dark. The data were colleted by documentation and questionnaire. The significance of the test equation as calculated from the F test was 22.103 with probability was 0.000 < 0.05, while the results Y = 5,502 + 0,121X1 + 0,232X2 + 0,145X3+ 0,116X4. The simultaneous influence of the principal’s leadership, organization communication, motivation, and work environment toward the teachers performance was 66.8%. The most influential variable toward the teachers performance at SMPN 16 Semarang was organization communication which partially influenced up to 17.47%. Whereas; the principal’s leadership, motivation, and work environment gave lower influence for 11.69%, 11.35%, and 10.56%.


Article Details

How to Cite
Puspaningtyas, G., & Ismiyati, I. (2015). PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, KOMUNIKASI ORGANISASI, MOTIVASI, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI SMP NEGERI 16 SEMARANG. Economic Education Analysis Journal, 4(1). Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj/article/view/4666
Section
Articles

References

Albarobis, Muhyidin. 2012. Kepemimpinan Pendidikan: Mengembangkan Karakter, Budaya, dan Prestasi Sekolah di Tengah Lingkungan yang Terus Berubah. Yogyakarta: PT Pustaka Insan Madani.
Anoraga, Panji. 2009. Psikologi Kerja. Jakarta: Rineka Cipta.

Auliya, Uli Uslihatul., Partono Thomas, dan Lyna Latifah. 2012. “Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru terhadap Kinerja Guru”. Dalam Economic Education Analysis Journal, Volume 1 No. 2 Hal 8-13 Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Danim, Sudarwan dan Khairil. 2011. Profesi Kependidikan. Bandung: Alfabeta.

Hamalik, Oemar. 2005. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Handoko, T Hani. 2008. Manajemen. Yogyakarta:

BPFE Yogyakarta.Malthis, Robert L dan John H Jackson. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Salemba Empat.

Hasibuan, Malayu SP. 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Malthis, Robert L dan John H Jackson. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Salemba Empat.

Muhammad, Arni. 2009. Komunikasi Organisasi. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Munir, Abdullah. 2008. Menjadi Kepala Sekolah Efektif. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Novitasari, Atik., Agus Wahyudin, dan Rediana Setiyani. 2012. “Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Lingkungan Kerja, Pendidikan, dan Pelatihan terhadap Kinerja Guru”. Dalam Economic Education Analysis Journal, Volume 1 No. 2. Hal 1-6 Semarang: Universitas Negeri Semarang.Rifa’i, Achmad dan Catharina Tri Anni. 2011. Psikologi Pendidikan. Semarang: Universitas Negeri Semarang Press.

Rifa’i, Achmad dan Catharina Tri Anni. 2011. Psikologi Pendidikan. Semarang: Universitas Negeri Semarang Press.

Rohim, Syaiful. 2009. Teori Komunikasi: Perspektif, Ragam, dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi, Arikunto. 2010. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Sunyoto, Danang. 2012. Teori, Kuesioner, dan Analisis Data Sumber Daya Manusia (Praktik Penelitian). Yogyakarta: Center for Academic Publishing Service (CAPS).

Usman, Husaini. 2009. Manajemen: Teori, Praktik, dan Riset Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Wahab, Abd. dan Andi Umiarso. 2011. Kepemimpinan Pendidikan dan Kecerdasan Spiritual. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Wirjana, Bernardine R. 2007. Mencapai Manajemen Berkualitas: Organisasi, Kinerja, Program. Yogyakarta: ANDI.

Wibowo, Bambang Kristianto. 2013. “Pengaruh Komunikasi Internal, Motivasi Kerja, dan Loyalitas terhadap Kinerja Guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Rumpun Bisnis Se-Kota Semarang”. Dalam Jurnal STIE Semarang, Volume 5 No. 2 Hal 36-47 Semarang: STIE Semarang.

Widoyoko, Eko Putro. 2012. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.