PENGARUH FASILITAS KANTOR, MOTIVASI KERJA, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PERANGKAT DESA DI KECAMATAN TULIS KABUPATEN BATANG

Main Article Content

Rupik Arofah
Hengky Pramusinto

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fasilitas kantor, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja perangkat desa di Kecamatan Tulis Kabupaten Batang. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 180 (seratus delapan puluh) perangkat desa. Pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional Random Sampling, berjumlah 125 (seratus dua puluh lima) orang. Metode pengumpulan data menggunakan metode angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif presentase, asumsi klasik dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis regresi berganda diperoleh persamaan: Y= 1.575+ 0,326X1+ 0,204X2+ 0,418X3. Uji F menunjukkan bahwa signifikan 0,000. Secara parsial (Uji t) variabel fasilitas kantor diperoleh signifikansi 0,000, variabel motivasi kerja diperoleh signifikansi 0,010 dan variabel disiplin kerja diperoleh signifikansi 0,000. Sehingga H1, H2, H3, dan H4 dinyatakan diterima. Koefisien determinasi simultan (R2) antara fasilitas kantor, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja perangkat desa sebesar 0, 759 atau 75,9%

The purpose of this research is to find out the influence of office facilities, work motivation, and work discipline tool perfomance employees Tulis regency of Batang district. The population in this research were 180 (one hundred and eighty) employees in the district of Tulis Batang. Then, the sample were 125 (one hundred and twenty-five) employees which were taken by using Proportional Random Sampling. This research used questionnaires and documentation. Then, the data were analyzed by using percentage descriptive analysis, classical assumption, and regression. The result of this study based on doubled linear regression analysis showed that the equation: Y= 1.575+ 0,326X1+ 0,204X2+ 0,418X3. F-test showed that the significance was 0.000. Partially, the variable of office facilities showed that the significance was 0.000, the variable of work motivation showed that the significance was 0.010, lastly, the variable of work discipline showed that the significance was 0.000 so H1, H2, H3, dan H4 was accepted. Simultaneously, the coefficient (R2) among facilities, work motivation, and work discipline tool perfomance employees was 0.759 or 75,9%.


Article Details

How to Cite
Arofah, R., & Pramusinto, H. (1). PENGARUH FASILITAS KANTOR, MOTIVASI KERJA, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PERANGKAT DESA DI KECAMATAN TULIS KABUPATEN BATANG. Economic Education Analysis Journal, 4(1). Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj/article/view/4689
Section
Articles

References

Handoko, T. Hani. 2003. Manajemen. Yogyakarta: BPFE.

Hasibuan, Malayu. 2007. Organisasi dan Motivasi Dasar Peningkatan Produktivitas. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

_________________. 2008. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Muhammad, Arni. 2009. Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Fathoni, Abdurrahmat. 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta.
Mangkunegara, Anwar Prabu. 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

Moenir, A S. 1987. Pendekatan Manusiawi dan Organisasi terhadap Pembinaan Kepegawaian. Jakarta: PT Gunung Agung.

Wirawan. 2009. Evaluasi Kenerja Sumber Daya Manusia Teori Aplikasi, dan Penelitian. Jakarta: Salemba Empat.